YLKI: Motor Masuk Tol Tidak Perlu Diambil Pusing

Suara.com – Wacana dari Ketua DPR untuk melegalkan sepeda motor masuk tol belakangan ramai menjadi perbincangan .

Namun menurut, Tulus Pribadi Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ), wacana ini seharusnya tidak perlu diambil pusing. Walau wacana ini dicetuskan oleh Ketua DPR, namun berbentuk conflict of interest .

“Terbukti Ketua DPR adalah pembina komunitas moge, atau motor gede. Jadi itu bukan bentuk aspirasi publik, namun aspirasi dari komunitas tertentu,” ujar Tulus Pribadi saat dihubungi Suara.com, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut, kata Tulus Pribadi, sebaiknya Menteri Perhubungan (Menhub) memikirkan hal-hal yang lebih produktif. Misalnya fokus menyediakan dan memperbaiki angkutan umum.

“Memasukkan sepeda motor ke jalan tol hanya akan menambah persoalan yang lebih akut di jalan raya,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menyebut, bisa saja sepeda motor dimasukan ke dalam lintasan tol. Asalkan, mempunyai jalur sendiri dan terpisah dari jalur mobil.

Dia menerangkan, jalur motor di jalan tol harus dibuat terpisah dengan mobil, dan bukan mengganti fungsi bahu jalan untuk kemudian dijadikan jalur motor.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009 tentang Jalan Tol, pada pasal 38 ayat 2 menyebut, jalan tol bisa dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua (R2) yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukan bagi kendaraan roda empat (R4) atau lebih.

Soal Motor Melintasi Tol: Kelebihan Kapasitas Artinya Tambah Beban

Suara.com – Kondisi jalan padat, dialami pengguna roda dua ( R2 ) maupun roda empat ( R4 ) di Tanah Air. Bagi pengguna R4, salah satu solusi adalah menggunakan jalan bebas hambatan. Sementara R2, tetap bertahan di jalur “klasik”. Namun bila R2 boleh “pindah” ke jalan tol, apakah hal ini menjadi solusi?

Simak wacana dari seorang pengamat transportasi di Indonesia, sehubungan dengan wacana motor melintas tol dari Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mengungkapkan usulan kendaraan roda dua (R2) melintas di jalan tol diperlukan pertimbangan khusus. Yaitu, pemerintah harus melihat kondisi jalan tol yang ada saat ini.

“Mulai dari kapasitasnya, kondisi jalannya seperti apa. Tahu sendiri ‘kan tol di Indonesia, khususnya di dalam kota saja sudah macet. Terus kalau ditambah lagi dengan motor akan seperti apa? Setiap tol yang ada memiliki kapasitas berbeda-beda,” kata Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi Suara.com.

Lantaran kapasitas yang berbeda ini, lanjutnya, tidak semua tol yang ada saat ini bisa dilalui oleh para pengendara sepeda motor. Jika diterapkan di wilayah jalan tol yang sudah kelebihan kapasitas justru akan menambah beban tol itu sendiri.

“Misalnya seperti di Tol Jakarta – Bandung atau tol Jagorawi itu akan sulit karena sudah padat sekali. Jadi memang untuk menerapkan wacana ini dibutuhkan pertimbangan yang matang,” tandasnya.

Jika nantinya pemerintah tetap menyetujui wacana ini, Azas Tigor Nainggolan mengimbau kepada pemerintah untuk memperketat pengawasan terutama terkait faktor keselamatan. Sehingga wacana ini nantinya tidak meningkatkan angka kecelakaan.

“70 persen kecelakaan ini disumbangkan dari kendaraan roda dua. Sehingga pemerintah perlu memperketat pengawasan dan penegakan hukum di lapangan harus diatur agar semua berjalan dengan baik,” tutupnya.

Motor Melintas Jalan Tol, Apakah Sebaiknya Dibuatkan Baru ?

Suara.com – Wacana untuk memperbolehkan kendaraan roda dua ( R2 ) masuk ke ruas bebas hambatan alias jalan tol diberikan oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP Nomor 44 Tahun 2009, yang merevisi Pasal 38 PP Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol, pada Pasal 1a disebutkan jika jalan tol bisa dilengkapi jalur khusus untuk kendaraan bermotor roda dua (R2). Dengan catatan, jalur harus terpisah secara fisik dengan jalur kendaraan roda empat (R4) atau lebih.

Menanggapi hal ini, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menjelaskan PP yang disebut oleh Bambang Soesatyo tadi dibuat untuk mengakomodasi tol Suramadu dan Bali yang dibangun dengan konsep bisa dilalui kendaraan R2.

“Suramadu itu selesai dibangun 2009 dan dibangun menggunakan APBN, otomatis pemerintah ambil pungutan di situ, sedangkan PP 2005 aturannya kendaraan roda empat atau lebih boleh melintas, sedangkan konsep Suramadu untuk motor, agar bisa dikenai pungutan motornya jadi diubah, itu PPnya,” kata Djoko Setijowarno saat dihubungi Suara.com.

Ia menilai, jika pemerintah mengizinkan motor melintas di jalan tol, maka harus disediakan jalur yang terpisah.

“Apa mungkin bikin jalur lagi, pakai bahu jalan di tol? Itu melanggar undang-undang. Kalau sampai pakai bahu jalan begitu, saya orang pertama yang menolak,” tukasnya.

Secara kegunaan, bahu jalan memang  disediakan untuk  kendaraan yang mengalami kendala. Semisal mogok atau mengalami pecah ban. Bila peruntukan atau fungsi ini ditiadakan atau tidak lagi tersedia, tentu membahayakan para pengguna jalan raya itu sendiri.

Djoko Setijowarno pun menilai apa yang diungkapkan oleh Bambang Soesatyo bukan merupakan aspirasi dari masyarakat, melainkan dari komunitas motor besar. Sayangnya, menurut aturan tidak dibolehkan karena menyangkut keselamatan bersama.

Hadirkan PCX Electric, Honda Pilih Skema Bisnis Penyewaan

Suara.com – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda PCX Electric , pada Kamis (31/1/2019), sebagai jawaban atas tren elektrifikasi sepeda motor masa depan.

Meski begitu, pabrikan berlogo sayap mengepak ini tidak langsung menjual produk terbarunya. Dalam hal ini AHM lebih memilih skema bisnis sewa untuk Honda PCX Electric.

“Kami saat ini akan menjalankan skema bisnis penyewaan kepada perusahaan untuk mendukung operasional bisnis. Nantinya, akan kami pelajari secara bertahap bagaimana perkembangan motor listrik di sini,” ujar Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman, di Holiday Inn Kemayoran, Jakarta.

Selain itu, dalam pengembangannya AHM juga akan menggandeng pihak ketiga dalam melayani penyewaan dengan berbagai perusahaan. Kegiatan penyewaan ini akan dimulai pada kuartal pertama 2019 di beberapa kota besar Indonesia. Sedangkan harga penyewaannya sendiri adalah Rp 2 juta per bulan.

“Tahap awal skema bisnis ini juga dapat menjadi landasan untuk melihat dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat kedepan,” tambah Johannes Loman.

Tenaga penggerak PCX Electric mengandalkan dua baterai lithium-ion, masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) agar mendapatkan efisiensi energi dan performa motor listrik yang optimal.

Honda PCX Electric, simak tulisan elektriknya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Honda PCX Electric, simak tulisan elektriknya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Honda PCX Electrix menghasilkan output maksimum 4.2kW yang didapat sejak putaran rendah, dengan akselerasi lembut. Torsi maksimal 18 Nm @500 rpm. Unit daya yang kuat dan ringkas sanggup menjaga suhu sepeda motor serta mengontrol aliran listrik secara lancar dan presisi. Sistem elektrifikasi ini membuat pompa oli, radiator, dan kopling tidak diperlukan.

Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack mampu terisi penuh dalam pengisian selama empat jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off-board. Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on-board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian enam jam.

Pakai Mobil, Mari Belajar dari Kisah Miss International 2017

Suara.com – Bagi para pembaca, khususnya kaum perempuan: apakah Anda pernah dilecehkan oleh pengguna kendaraan–bisa roda dua (R2) dan roda empat (R4)– secara verbal di jalanan (disebut sebagai cat calling)? Kini saatnya bertindak. Bila yakin benar, beri peringatan. Bila mengelak, ajak saja menghadap yang berwajib. Pasti pelaku mencari seribu alasan agar masalahnya dianggap selesai.

Kejadian ini menimpa Miss International 2017 dan runner-up 1 Putri Indonesia 2017, Kevin Liliana. Ia dilecehkan seorang lelaki bermobil Honda CR-V. Saking geramnya, ia sampai gemetar saat menuliskan kisahnya di media sosial Instagram, Insta Story, dengan akun pribadi @kevinlln yang tayang Rabu (30/1/2019).

Saat itu, Kevin Liliana yang mengenakan busana sopan tengah berjalan menuju apartemennya. Tak dinyana, satu Honda CR-V berwarna abu-abu mengklaksonnya. Karena merasa tak menghalangi jalan, ia pun menoleh secara spontan.

Apa yang dilihatnya sungguh mengerikan: seorang lelaki berusia tidak muda dan tanpa rambut di kepala, serta berkacamata, tengah memejamkan mata dan bibirnya bergerak-gerak seolah tengah mencium-cium.

Insta Story Kevin Liliana soal pelecehan yang dialami [Instagram @kevinlln].Insta Story Kevin Liliana soal pelecehan yang dialami [Instagram @kevinlln].

Sontak Kevin Liliana merasa jijik sekaligus geram. Ia langsung menghampiri Honda CR-V yang berhenti untuk mengantre bayar parkir.

Dan paling memalukan, si pemilik mobil tiba-tiba terserang “lupa ingatan”. Berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Sementara satpam tak mengambil langkah pengamanan apapun.

Kevin Liliana secara terbuka dan tegas menyatakan di Insta Story, agar aksi cat calling seperti itu dihentikan.

Mari belajar dari kejadian ini. Jangan ragu untuk melawan tindakan cat calling dan menempatkan etika di atas segalanya. Bagaimanapun, tunggangan mencerminkan sang pemilik. Pelaku akan dicirikan dengan kendaraan yang dia kemudikan.

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Barangkali, Inilah Makna “Makan Angin” yang Sebenarnya

Suara.com – Namanya ide atau upaya mengatasi keterbatasan selalu ada saja. Inilah yang dikenal sebagai kreativitas. Bisa cerdas , lucu, unik, dan bermacam julukan lagi boleh dialamatkan. Dan unggahan dari Siakap Keli Press pada Rabu (30/1/2019) mampu mengundang senyum geli bagi yang melihatnya.

Kisahnya tentang kipas angin atau penyejuk udara. Peranti yang berfungsi membuat suhu atau temperatur tetap nyaman ini bermacam-macam ujudnya. Di pesawat, dengan peranti air conditioning (A/C atau AC). Demikian pula untuk mobil. Sementara di bus, bisa menggunakan AC atau kipas angin yang dipasang di langit-langit. Berdasar pengalaman pribadi Suara.com saat travelling, model disebut terakhir masih bisa dijumpai di bus-bus yang beroperasi di India serta Thailand.

Namun unggahan Siakap Keli Press lebih lucu lagi. Yaitu, sebuah kendaraan penumpang ukuran menengah. Semacam van atau minibus.

Nah, fan atau kipas angin yang dipasang bukan berbentuk kecil-kecil dan ditempatkan di atap bagian dalam. Melainkan … sebuah kipas angin untuk rumah tangga yang dipasang terbalik dan diikat pakai tali!

Kipas angin atau fan kreatif di mobil [Siakap Keli Press]Kipas angin atau fan kreatif di mobil [Siakap Keli Press].

Dalam gambar ini, si kipas angin berwarna fuchsia tampak begitu dekat menghadap ke wajah seorang ibu paruh baya yang kebetulan matching mengenakan kerudung berwarna fuchsia pula. Ia terlihat tersenyum dan menikmati kenyamanan buaian sang bayu itu.

Namun tentu saja kita tak pernah tahu, apakah beliau tidak masuk angin karena disembur angin terus-menerus selama perjalanan. Bisa menimbulkan pertanyaan pula: inikah makna “makan angin” yang sebenarnya?

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Asyik, Honda PCX Electric Resmi Dikenalkan !

Suara.com – PT Astra Honda Motor ( AHM ), pada hari ini, Kamis (31/01/2019), resmi memperkenalkan motor Honda listrik pertama, yaitu Honda PCX Electric di Holiday Inn Kemayoran, Jakarta Utara.

Honda PCX Electric pertama kali dipamerkan melalui Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Kini, AHM memproduksinya secara lokal di pabrik perakitan Sunter, Jakarta.

Presiden Director AHM, Toshiyuki Inuma mengatakan bahwa Honda PCX Electric adalah salah satu perwujudan roadmap AHM untuk menghadirkan teknologi sepeda motor. Yaitu suatu teknologi yang sesuai perkembangan tren kendaraan saat ini, sekaligus menghadirkan alternatif moda transportasi dengan teknologi listrik.

“Kami ingin mewujudkan kendaraan listrik yang nyaman dan menyenangkan di masa depan. Honda PCX Electric adalah model pertama kami untuk melengkapi gaya hidup masa depan masyarakat Indonesia,” ujar Toshiyuki Inuma.

Sementara itu, Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman mengatakan sejalan dengan arah perkembangan industri yang dicanangkan pemerintah, Honda PCX Electric menjadi tonggak pertama dalam mengembangkan produk motor listrik dan layanan terbaiknya bagi pencinta sepeda motor di Tanah Air.

“Kami bukan hanya menawarkan produk motor listrik. Melainkan menyiapkan secara bertahap mulai infrastruktur, layanan, sumber daya manusia dan skema bisnis tersendiri untuk mengantarkan kelahiran Honda PCX Electric ini,” kata Johannes Loman.

Honda PCX Electric dikembangkan dari Honda PCX yang sudah terlebih dahulu dipasarkan. Tenaga dari mesin bakar diganti dengan sumber tenaga listrik yang dikembangkan lebih kompak.

Motor listrik PCX Electric ini menggunakan dua baterai lithium-ion, masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) agar mendapatkan efisiensi energi dan performa motor listrik yang optimal.

Honda PCX Electrix menghasilkan output maksimum 4.2kW yang didapat sejak putaran rendah, dengan akselerasi lembut. Torsi maksimal 18 Nm @500 rpm. Unit daya yang kuat dan ringkas sanggup menjaga suhu sepeda motor serta mengontrol aliran listrik secara lancar dan presisi. Sistem elektrifikasi ini membuat pompa oli, radiator, dan kopling tidak diperlukan.

Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack mampu terisi penuh dalam pengisian selama empat jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off-board. Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on-board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian enam jam.

Temu Perdana Nissan dengan Pimpinan Baru Renault

Suara.com – Sejak peristiwa penangkapan Carlos Ghosn, orang nomor satu (kini mantan) dalam kemitraan Nissan – Renault – Mitsubishi di Tokyo, Jepang, pos-pos yang ia tinggalkan mulai diisi oleh pimpinan baru. Paling hangat adalah terpilihnya Jean Dominique Senard sebagai penggantinya di Renault.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, salah satu tugas awal Jean Dominique Senard yang bermarkas di Perancis adalah berdiskusi untuk kali perdana dengan Hiroto Saikawa , Chief Executive Officer (CEO) Nissan Motor Co., Ltd. Dan kegiatan ini akan berlangsung di antara pertemuan aliansi perusahaan-perusahaan otomotif itu di Amsterdam, Belanda, pada Kamis (31/1/2019).

“Saya ingin menggunakan sebanyak mungkin kesempatan untuk berbicara dengan Jean Dominique Senard,” demikian dipaparkan Hiroto Saikawa kepada jurnalis kemarin (30/1/2019), seperti dilansir Reuters dari rekaman stasiun televisi Jepang, NHK.

Dalam pertemuan kemitraan Nissan – Renault – Mitsubishi yang digelar di Amsterdam, Belanda itu nantinya, salah satu topik penting adalah langkah bisnis ketiganya di masa mendatang. Sebagaimana diketahui, secara terpisah Nissan dan Renault pernah menyampaikan bahwa aliansi mereka tetap menguntungkan.

Sementara Carlos Ghosn sendiri masih menjadi pesakitan, menunggu digelarnya sidang lanjutan setelah kemunculan perdananya di Pengadilan Distrik Tokyo pada awal bulan ini (8/1/2019). Ia dikenai tuduhan melaporkan penghasilan dengan jumlah yang telah diperkecil, serta memasukkan kerugian investasi pribadi ke rekening Nissan.

Dan salah satu reputasi terkenalnya adalah keberhasilan Carlos Ghosn untuk membawa Nissan kepada kesuksesan setelah terpuruk dan hampir tutup pabrik. Selain itu, ia sanggup menggandengkan tiga produsen sehingga menjadi raksasa industri global kurun dua dekade.

Bukti Konsistensi: Bugatti Nyatakan Tak Bakal Kembangkan SUV

Suara.com – Pengembangan dan perluasan jenis produk ke segmen Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi semacam trend di kalangan produsen otomotif supercar . Salah satu contohnya adalah Lamborghini yang baru saja melahirkan SUV perdananya, Lamborghini Urus. Namun, Bugatti adalah kisah lain.

Perusahaan yang bermarkas di Molsheim, Alsace, Perancis–serta didirikan oleh Ettore Bugatti, desainer otomotif kelahiran Italia dan berkewargaan Perancis–ini memiliki sudut pandang berbeda. Mereka tidak terpancing untuk mengembangkan produk di segmen SUV.

Hal itu adalah wujud dari konsistensi mereka di tengah para produsen kendaraan sekelasnya, yang kini mulai beralih sudut pandang.

Stephan Winkelmann, Chief Executive Officer (CEO) Bugatti menandaskan, bahwa memproduksi tunggangan SUV tidak termasuk dalam rencana perusahaan mereka.

Bugatti Divo diperkenalkan di California, Amerika Serikat pada Jumat (24/8). [Facebook/Bugatti]Bugatti Divo diperkenalkan di California, Amerika Serikat pada Jumat (24/8). [Facebook/Bugatti]

“Tidak akan ada SUV dari Bugatti, karena jenis ini tidak masuk dalam sejarah Bugatti,” kata Stephan Winkelmann, seperti dikutip dari Carscoops, Kamis (31/1/2019).

Ia menegaskan bahwa Bugatti akan tetap mengembangkan produk supercar sesuai sejarah perusahaan. Apalagi, perusahaan ini juga memiliki target pasar tersendiri.

“Kami selalu ingin menghadirkan mobil dengan akselerasi cepat dan berkendara kencang,” ujarnya.

Sebelum ini, Bugatti dikabarkan tengah mengembangkan mobil jenis SUV untuk merayakan hari jadi ke-110. Namun, perusahaan itu menepis rumor hangat yang tengah beredar.

David Sitanala Sowan Gubernur, Ini yang Dibahas

Suara.com – Berlangsung di Ambon, ibu kota Tanah Maluku , kemarin (30/1/2019) pebalap single-seater asal Indonesia, David Juliano Sitanala berjumpa dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Dikutip dari kantor berita Antara, Nyong Ambon satu ini menceritakan bahwa maksud kedatangannya adalah mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diterimanya dari Pemerintah Provinsi Maluku, dalam bentuk moril maupun anggaran.

“Dukungan terbesar melalui Gubernur Said Assagaff, yaitu menjadi sponsor utama kompetisi F4 China pada 2017,” ungkap lajang berambut ikal ini.

Selama empat tahun berkiprah di ajang karting internasional, kata David Sitanala, Pemprov Maluku mendorongnya untuk selalu bersemangat. Sekaligus mengemban dan melaksanakan misi mempromosikan Maluku, terlebih di sektor pariwisata.

Caranya, dengan memasang logo Pemprov Maluku serta tulisan “Visit Maluku” sebagai bagian livery tunggangan Formula 4 (F4) serta membincangkan eloknya Negeri Seribu Pulau dengan sesama driver di ajang single-seater itu.

Dua hal yang dilakukannya itu terasa gregetnya, saat David Sitanala mampu meraih dua gelar bergengsi di Sirkuit Zhuhai, China, pada April 2017. Dari tiga race digelar, dua kali ia memenangi peringkat ke-tiga.

“Kami tetap mendukung perjuangan David Sitanala di ajang sirkuit internasional karena bisa menjadi contoh sekaligus motivasi bagi generasi muda Maluku lainnya,” ujar Gubernur Maluku Said Assagaff dalam perjumpaannya dengan sang pebalap F4 di Ambon.

Harapan beliau, selain berjuang meraih prestasi terbaik di dunia balap internasional, David Sitanala tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab moralnya untuk mempromosikan Maluku sehingga lebih dikenal secara luas.

Saat ini, David Sitanala menempuh pendidikan di Universitas Nanyang, Singapura, dengan beasiswa dari Pemerintah Maluku. Dalam acara sowannya kepada Gubernur Maluku kemarin menyatakan kesiapannya untuk turun berlaga di beberapa kejuaraan single seater F4 internasional putaran 2019. Semoga ia bisa terus lanjut, seperti Rio Haryanto dan Sean Gelael di pentas single-seater dunia.

Beberapa catatan prestasi dari lajang yang ditetapkan sebagai Duta Wisata Maluku oleh Kementerian Pariwisata serta mendapat dukungan dari Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi ini adalah juara kelas junior Indonesia Rotax Max Challenge dan runner-up Asia Max Challenge (2014). Juga peraih gelar The Best National Junior Max Kart Driver IMI Award 2014, The Best International Junior Max Kart Driver dari IMI dan FIA 2014, serta wakil Indonesia di kategori Junior Max pada kejuaraan dunia Grand Final Rotax 2014 di Valencia, Spanyol.

Diberi Label Rp 24 Jutaan, Suzuki Thunder Dipasarkan Kembali

Suara.com – Masuk melalui importir umum, Suzuki Thunder atau Suzuki EN 125 resmi meramaikan pasar sepeda motor Vietnam. Menariknya, motor style lelaki alias batangan milik Suzuki ini dipatok dengan harga cukup tinggi , yakni 40 juta Dong atau sekitar Rp 24 jutaan.

Mengutip Motosaigon, Suzuki Thunder yang masuk pasar Vietnam sebenarnya merupakan generasi lama. Tampak desain lampu belakang masih menggunakan bentuk bulat, tangki tanpa stripping dan plastik penutup tangki biru seperti digunakan pada model lama Suzuki Thunder.

Bila mengacu pada Suzuki Thunder di Indonesia, Suzuki pernah membubuhkan label  harga sekitar Rp 18 jutaan untuk versi terbaru. 

Sebagai kilas balik, Suzuki Thunder pertama kali meluncur pada 1999 dengan kapasitas mesin 250 cc, serta diboyong langsung dari Jepang. Mulai 2003, Suzuki Indonesia mulai merakitnya secara lokal untuk pasar nasional.

Model ini digadang-gadang sebagai penantang Honda Tiger yang memiliki kapasitas mesin 200 cc. Sayang kurang menuai sukses, karena faktor harga, yaitu Rp 20 juta, juga fitur kurang lengkap. Akibatnya, kalah bersaing dengan Honda Tiger dan Yamaha Scorpio.

Hingga 2004, Suzuki tetap mempertahankan Thunder. Bedanya, kapasitas mesin yang ditanamkan lebih kecil, yaitu 125 cc. Sesudahnya, pada 2016 produk ini disuntik mati.

Catat: Mitsubishi Segera Lakukan Penyesuaian Harga Produk

Suara.com – Tahun baru , dengan harga juga baru. Demikian kira-kira yang terjadi di berbagai pasar, tak terkecuali bidang otomotif. Dan Mitsubishi pun rupanya mulai mengambil ancang-ancang untuk melakukan penyesuaian harga produk untuk 2019 .

Menurut Director of Sales PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Michimasa Kono, penyesuaian harga produk dilandasi oleh beberapa faktor, salah satunya seperti biaya produksi dan Bea Balik Nama (BBN).

“Mitsubishi akan menaikkan harga pada Februari 2019. Kenaikan harga merupakan pengaruh dari BBN,” ujar Michimasa Kono di sela-sela acara peresmian dealer baru Mitsubishi, di Cilegon.

Kendati demikian, Michimasa Kono belum bisa menyebutkan berapa angka pasti dari kenaikan harga produk Mitsubishi. Pasalnya harga baru akan ditetapkan setelah adanya keputusan dari pemerintah terkait BBN.

“Kami masih menunggu dari pemerintah, awal Februari dikabarkan akan ada hasilnya. Setelah itu kami akan menyesuaikan harga,” terangnya.

Terlepas dari penyesuaian harga yang akan dilakukan, perusahaan berlogo tiga berlian ini memang cukup gencar melakukan mengembangkan dealer ke seluruh Indonesia.

Rencana ini juga dipicu dengan catatan positif Mitsubishi yang baru saja mencatatkan rekor penjualan dalam sejarah Mitsubishi Motors.

“Tahun lalu kami memiliki penjualan yang meningkat. Ini adalah angka penjualan tertinggi sepanjang sejarah Mitsubishi Motors di Indonesia,” kata Michimasa Kono.

Nah, bila ingin mendapatkan tunggangan baru dengan harga lama, agaknya para konsumen bisa mulai sekarang menjajaki mobil-mobil idaman yang akan dibeli.

Indonesia Mampu Bersaing dalam Pengadaan Baterai Mobil Listrik

Suara.com – Ketua Program Percepatan dan Pengembangan Kendaraan Listrik, Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di segmen mobil listrik jika fokus pada jenis kendaraan berbasis baterai .

Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai mendukung kepentingan nasional karena Indonesia akan memiliki pabrik baterai di Morowali, Sulawesi Tengah . Sejumlah investor asing juga berniat membangun pabrik baterai di sana, sejalan dengan akselerasi pengembangan kendaraan listrik Tanah Air.

“Fokusnya pada listrik baterai. Mengapa? Karena lewat teknologi itu Indonesia punya peluang bersaing dengan negara lain,” kata Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam acara Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia di BSD City, Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Guru Besar Institut Teknologi Bandung ini mengatakan, pemangku kepentingan dan pemerintah mampu mendukung pengembangan mobil listrik berbasis baterai, dengan mengundang investor lain untuk membangun produksinya di Tanah Air.

“Mobil listrik secara nasional yang menggunakan baterai, yang hibrid dan lainnya di luar jenis ini,” katanya, seraya menambahkan, “Ini mengutamakan kepentingan nasional.”

Terkait dengan percepatan kendaraan listrik, Satryo Soemantri Brodjonegoro menyarankan agar ada investasi senilai Rp 1 triliun untuk baterai sepeda motor listrik dengan kapasitas produksi 120 ribu unit per tahun.

Sedangkan untuk baterai mobil, menurutnya, membutuhkan investasi hingga Rp 5 triliun untuk produksi 60 ribu unit baterai dalam setahun.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika mengatakan pabrik baterai itu sudah siap beroperasi dalam 16 bulan ke depan.

“Dalam 16 bulan, bahan baku baterai sudah ada di Indonesia,” kata Putu Juli Ardika yang hadir mewakili Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto.

Ia memastikan, bahwa segala persiapan menuju produksi baterai mobil listrik sudah sangat dekat.

“Jadi kami sudah mengundang investasi untuk sel baterainya. Jadi kalau berjalan lancar, persiapan kita sudah sangat dekat,” tutupnya. [Antara]

Bila Peraturan Terbit, Mobil Listrik Langsung Diproduksi ?

Suara.com – Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengakui bila para pelaku industri otomotif saat ini masih menunggu aturan yang akan diterbitkan pemerintah terkait peraturan mobil listrik .

Pasalnya, secara teknologi hampir seluruh produsen yang ada siap untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Namun saat ditanyai apakah para pelaku industri otomotif akan segera mengembangkan mobil listrik layaknya saat pemerintah membuat aturan terkait kendaraan low cost green car ( LCGC )? Jawabnya adalah sebagai berikut.

Dalam hal ini, Jongkie Sugiarto menjelaskan bila keduanya memiliki segmen yang berbeda. Pasalnya saat pertama diluncurkan, mobil LCGC berada di rentang harga Rp 100 juta.

“Itu sebabnya, dahulu produsen berani melakukan investasi untuk membuat LCGC. Sekarang di dunia, tidak usah pakai pajak saja tidak ada mobil hybrid seharga Rp 100 juta,” ujar Jongkie Sugiarto, di Garuda Room Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Lebih lanjut, kata Jongkie Sugiarto, oleh karena itu sekarang pasar LCGC sudah 25 persen. Artinya, model ini sudah terjual 250 ribu setiap tahunnya.

Sehingga menurutnya, keduanya memiliki segmentasi yang berbeda. Total pasar kendaraan listrik saat ini belum besar.

“Sebab kemauan untuk memproduksi itu bila skala ekonomisnya tercapai. Misalnya baik untuk pemasaran dalam negeri ataupun untuk ekspor. Jadi, kembali lagi pertanyaannya: tarif,” pungkas Jongkie Sugiarto.

Bagian dari Mobil ini Ternyata Lebih Kotor dari Dudukan Toilet

Suara.com – Seriap harinya, tangan manusia selalu bersentuhan dengan berbagai macam benda . Disadari atau tidak, benda-benda tersebut menjadi sarang kuman dan bakteri . Sebut sama uang, ponsel, keyboard laptop ataupun setir mobil ketika berkendara.

Penelitian dari situs web CarRentals, telah melakukan survei di antara 1.000 pengemudi di Amerika Serikat. Ditemukan, 32 persen dari jumlah tersebut jarang membersihkan bagian interior mobil mereka. Bahkan, ada yang mengaku jika membersihkan bagian dalam mobil hanya dilakukan setahun sekali.

Padahal, aktivitas tersebut penting dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan. Parahnya, sebuah studi yang dilakukan oleh Pusat Informasi Bioteknologi Nasional menyebutkan kalau interior mobil menjadi salah satu tempat paling kotor di Bumi.

Studi tersebut mengukur tingkat kekotoran bagian dalam mobil dengan ukuran jumlah rata-rata bakteri per sentimeter persegi atau satuan pembentuk koloni (CFU).

Tak disangka setir mobil menunjukkan tingkat kekotoran 629 CFU mengalahkan handphone (100 CFU), tombol lift (313 CFU) dan tisu toiler (172 CFU). Bahkan yang lebih mengagetkan lagi, setir mobil disebut empat kali lebih kotor dibandung dudukan toilet umum.

Studi tentang stir mobil dan dudukan toilet. (motor1.com)Studi tentang stir mobil dan dudukan toilet. (motor1.com)

Fakta yang ditemukan tersebut tentunya cukup mengejutkan, mengingat banyak orang yang selama ini tidak menyadarinya. 

Berbanding lurus dengan tingkat kekotoran setir mobil, para ahli kemudian menemukan bakteri apa saja yang menempel pada benda berbentuk lingkaran tersebut. Menurut penelitian, ditemukan bakteri Staphylococcus (penyebab infeksi kulit dan keracunan makanan) serta Propionibacterium (bakteri pemicu peradangan dan infeksi).

Jadi, rajin-rajinlah membersihkan bagian eksterior dan interior ya.

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Mabuk, Pengemudi Tidak Sadar Kendarai Mobil dengan Tiga Roda !

Suara.com – Polisi Inggris belum lama ini menangkap pelanggar lalu-lintas yang berkendara di bawah pengaruh alkohol . Karena dalam keadaan mabuk berat, pengendara rupanya tidak sadar bila roda depan mobilnya sudah tidak ada!

“Tim pusat telah menghentikan kendaraan setelah ada panggilan yang melaporkan pengendara yang mengemudi secara ugal-ugalan,” tulis akun resmi Kepolisian setempat, seperti dikutip Autoevoution.

Penampakan mobil tiga roda, karena driver mabuk [Autoevolution]. Penampakan mobil tiga roda, karena driver mabuk [Autoevolution].

Selain itu, polisi setempat juga turut mengunggah foto mobil yang dimaksud. Hanya saja unggahan ini mengundang tanya para pengguna sosial media.

Banyak yang bertanya terkait kebenaran foto itu. Melalui unggahan selanjutnya, akun kepolisian setempat pun langsung mempertegas bila kejadian ini adalah nyata.

“Memang begitulah kenyataan mengejutkan yang kami temui. Keadaan roda sudah sangat buruk ditambah dengan temuan alkohol,” tulis akun itu.

Beruntungnya, kejadian ini belum sempat menelan korban jiwa karena polisi segera menghentikan pengemudi yang mabuk.

Motor Masuk Tol, Menhub: Harus Hati-hati

Suara.com – Menteri Perhubungan , Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah perlu melakukan kajian mendalam sebelum mengikuti saran Ketua DPR , Bambang Soesatyo untuk mengizinkan pengendara motor masuk jalan tol .

Budi menuturkan, pemerintah perlu melihat payung hukum dan menganalisis risiko sebelumnya kebijakan itu diterima lalu diterapkan.

“Tentang wacana motor masuk tol memang kita harus berhati-hati. Satu, kita harus lihat undang-undangnya seperti apa,” kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Selanjutnya yang perlu diingat, tambah Budi, adalah soal risiko. Ia mengatakan bahwa 70 persen kecelakaan di jalan raya melibatkan sepeda motor.

“Tapi ada satu fakta bahwa motor itu resiko. Resiko berkaitan dengan keselamatan. Sekarang ini 70 persen kecelakaan itu karena motor,” ujar Budi.

Budi juga menyebut soal jumlah sepeda motor di jalanan saat ini yang melebihi kapasitas jalan tol.

“Jumlah motor ini banyak sekali, sementara jalan tol yang kita bangun terbatas. Jadi saya hati-hati untuk menetapkan karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak,” ucap dia.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengusulkan agar pemerintah mengizinkan pengendara motor masuk ke jalan tol.

“Bali saja di tol sudah ada jalur khusus motor. Suramadu jalan tolnya sudah ada khusus motor. Saya meminta dan mengimbau dari gedung DPR ini, pemerintah harus mewujudkan jalan khusus bagi roda dua di jalan-jalan tol. Ini penting untuk persamaan hak warga negara,” ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Menteri PUPR Tak Keberatan Motor Masuk Tol

Suara.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengaku tak keberatan jika pengendara sepeda motor masuk jalan tol . Menurutnya praktik itu sudah ditemukan di jalan tol di Bali dan Suramadu, Jawa Timur.

Berbicara kepada wartawan di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (29/1/2019), Basuki bahkan mengatakan bahwa sudah ada aturan yang mengizinkan sepeda motor masuk jalan tol, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009.

“Dulu waktu mau bikin (jalan tol) Suramadu mengubah peraturan pemerintah (PP). Dulu kan enggak boleh (sepeda motor masuk tol ). Namun, karena Suramadu diminta jalur motor, ubah PP,” beber dia.

Memang dalam PP Nomor 44 Tahun 2009 disebutkan bahwa jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur roda empat atau lebih.

Meski demikian, imbuh Basuki, perlu pembahasan lebih lanjut antara Kementerian Perhubungan dan Kepolisian terkait usulan tersebut. Karena kata dia, motor dibuat bukan untuk transportasi jarak jauh.

“Yang paling tahu polisi dan perhubungan. Harus ada rest area kalau memang ada,” ucap Basuki.

Sebelumnya Ketua DPR Bambang Soesatyo mengusulkan agar pengendara sepeda motor diizinkan masuk ke jalan tol. Ia mengatakan kebijakan itu penting agar hak pengendara motor dan mobil disetarakan.

Dituduh Curang, Pemancing ini Tak Jadi Dapatkan Sebuah Mobil

Suara.com – Peristiwa tak mengenakkan menghampiri pria sederhana asal Provinsi Riau yang bernama  Fahri. Dirinya yang ikut dalam sebuah ajang lomba mancing tingkat nasional gagal mendapat hadiah utama yang menjadi haknya karena dituduh curang oleh panitia.

Fahri dan beberapa rekannya mengikuti ajang lomba Mancing Mania Nusantara 34 Provinsi di Selat Air Hitam, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Hadiah utama perlombaan tersebut adalah satu unit mobil Toyota Agya. 

Pada ajang Mancing Mania Nusantara 34 Provinsi ini, seluruh peserta berlomba untuk mendapatkan ikan bersisik paling berat dengan cara dipancing dan dalam kurun waktu dua jam. Saat itu, Fahri berhasil mendapatkan ikan Kurau dengan berat delapan kilogram.

Karena tak ada peserta yang bisa memancing ikan bersisik dengan bobot lebih berat dari ikan Kurau yang didapat Fahri. Akhirnya, Fahri pun dinyatakan sebagai pemenang. Prosesi penyerahan kunci mobil secara simbolis pun telah dilakukan oleh panitia kepada Fahri.

Namun, kebahagiaan yang dirasakan Fahri hanya berlangsung sebentar saja, Sob. Pasalnya, Fahri dituduh oleh panitia telah melakukan kecurangan .

Fahri, Pemenang Lomba Mancing yang Tidak Jadi Dapat Hadiah Mobil. (Facebook/Ali Imroen)Fahri, Pemenang Lomba Mancing yang Tidak Jadi Dapat Hadiah Mobil. (Facebook/Ali Imroen)

Lalu bagaimana hadiah yang harusnya menjadi hak Fahri bisa dibatalkan oleh pihak panitia? Cerita selengkapnya yang pasti bikin geregetan.

Unggahan Pria di Instagram ini Penuh Misteri, Grand Livina Bakal Tamat?

Suara.com – Berkembangnya media sosial memang seolah mendobrak sekat yang melekat seperti di masa lalu. Berkat media sosial, orang kadang menjadi tahu apa yang sebenarnya tak diketahui orang lain. Unggahan tentang salah satu mobil dari Nissan , Grand Livina ini contohnya.

Akun @erwincamz mengunggah foto yang bikin banyak orang bertanya-tanya lewat jejaring sosial Instagram belum lama ini. Dari penelusuran sederhana, pemilik akun tersebut merupakan seorang karyawan atau mekanik dari PT Nissan Motor Indonesia.

Ia mengunggah foto kebersamaan teman-teman seprofesinya yang saat itu kompak memakai seragam abu-abu. Terlihat dari foto, 17 orang yang ada di dalamnya menunjukkan ekspresi bahagia. Sementara yang menarik perhatian adalah caption yang dituliskan pada foto itu.

Unggahan tentang Grand Livina. (Instagram/@erwincamz)Unggahan tentang Grand Livina. (Instagram/@erwincamz)

”The last teteh Livina (Teteh Livina yang terakhir),” tulis caption @erwincamz.

Caption singkat tapi penuh misteri itu kemudian mendapat tanggapan dari warganet yang melihat unggahan viral tersebut. Banyak dari mereka yang kemudian mengajukan pertanyaan tentang maksud dari unggahan tersebut.

“Last teteh Livina? Ganti model? Apakah sudah ada penggantinya? Saya nanya itu aja,” komen @resyrizkiofirdaus.

”The last? ini model lama yang terakhir diproduksi yah? Ganti model/platform seperti yang dirumorkan atau malah suntik mati nih?” tanya @kuroakaitou.

Maklum saja, pada pertengahan tahun 2018 lalu, PT Nissan Motor Indonesia menyuntik mati MPV Nissan Evalia karena kegagalan penjualan.

Kini, publik pun dibuat penasaran dengan arti caption unggahan pria tersebut, kira-kira apakah nasib Livina akan mengikuti Nissan Evalia, ataukah hanya ganti model seperti yang dilakukan oleh kompetitor?

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita

Siap Meluncur: Kia Sorento 2019 Seharga Rp 350 Jutaan

Suara.com – Kia Motors Corporation baru saja melansir pernyataan siap memasarkan produknya di segmen compact crossover Sport Utility Vehicle (SUV), Kia Sorento. Dikutip kantor berita Antara dari Yonhap pada Selasa (29/1/2019), peluncuran ini dimaksudkan memperkuat jajaran produk Kia secara keseluruhan.

Kia Motors Corporation adalah produsen otomotif terbesar kedua di Korea Selatan , dan telah menjadi bagian dari Hyundai Motor Group–konglomerat otomotif terbesar kelima di dunia untuk bidang pemasaran.

Produksi perdana Kia Sorento dimulai pada 2002. Dikategorikan sebagai compact SUV untuk produksi 2002 – 2009, dan versi sesudahnya hingga kini masuk ke segmen compact crossover SUV.

Kelahirannya diawali oleh produk Kia Mohave, yang di China serta Amerika Serikat dipasarkan dengan nama Kia Borrego.

Saat ini, Kia Sorento yang beredar di pasaran termasuk dalam generasi ke-tiga, yang disebut sebagai Kia Sorento Prime di Rusia, atau Kia Sorento L di China. Rentang produksinya mulai 2014 sampai kini, serta diassembling di Korea, Malaysia, Amerika Serikat, Rusia, sampai Aljazair.

Untuk produksi 2019, salah satu fitur paling dikedepankan oleh Kia atas Sorento, sebagaimana dikutip Yonhap adalah sistem pengingat lalu-lintas serta tabrakan bagian depan. Juga gril radiator dalam balutan krom, yang berbeda dibandingkan edisi sebelumnya.

Sementara dapur pacu menyajikan dua versi mesin, yaitu diesel 2.000 cc serta bensin 2.000 cc dilengkapi turbocharged. Menggunakan sistem transmisi otomatis delapan percepatan.

Harga yang ditawarkan untuk pasar domestik adalah 28 juta Won atau sekitar Rp 351 juta, dengan versi paling mewah diberi label 36 juta Won, setara dengan Rp 452 juta.

Berjaya di NAIAS 2019, Hyundai Kona EV Dilego Setengah Miliar

Suara.com – Nama pabrikan Hyundai Motors Corporation menghangat beberapa pekan ini, karena keberhasilannya mengantar Hyundai Kona Electric Vehicle (EV) sebagai bintang The North American Auto Show ( NAIAS ) 2019 . Atau kerap disebut sebagai Detroit Motor Show.

Di pentas otomotif pembuka tahun itu, Hyundai Kona EV sukses meraih predikat 2019 Car of the Year. Beberapa keunggulan produk yang didesain sporty, serasi dengan selera konsumen muda usia ini adalah kemampuannya menempuh jarak lebih dari 415 km dengan sekali pengisian baterai. Juga dukungan atas nol emisi lewat pemilihan sumber energi terbarukan, serta semburan tenaga mencapai 201 daya kuda.

Dikutip kantor berita Antara dari situs resmi Hyundai pada Rabu (30/1/2019), Hyundai Kona EV yang diproduksi di Ulsan, Korea Selatan bakal segera masuk pasar global.

Destinasi pertamanya adalah California, Amerika Serikat. Lantas dilanjutkan dengan penjualan ke kawasan pantai barat dan timur Amerika Serikat, kemudian negara-negara yang berfokus pada produk-produk Zero Emission Vehicle (ZEV).

Adapun label harga untuk pasar Amerika Serikat mencapai sekitar setengah miliar rupiah, atau tepatnya Rp 513 juta alias 36.450 dolar Amerika Serikat (AS) atas varian Kona EV SEL. Kemudian Kona EV Limited senilai 41.150 dolar AS atau Rp 580 ribu, dan Kona EV Ultimate diberi harga 44.650 dolar atau setara Rp 629 juta.

Hore, Inilah Bocoran Harga BMW C 400 X !

Suara.com – BMW Motorrad Indonesia akhirnya buka suara terkait peluncuran skuter otomatis alias skutik yang berbodi bongsor, C 400 X. Saat dikonfirmasi, Joe Frans, Chief Executive Officer (CEO) Maxindo Moto menginformasikan bahwa waktu peluncuran akan dilakukan pada pertengahan Februari 2019 .

“Saat ini belum launching. Akan tetapi bakal kami luncurkan pada 16 Februari 2019,” ujar Joe Frans kepada Suara.com.

Kendati demikian, Joe Frans menambahkan, BMW C 400 X saat ini sudah bisa dipesan. Bagi konsumen yang tertarik bisa langsung melakukan booking.

“Untuk pemesanan bisa dilakukan dengan booking fee sebesar Rp 10 juta. Harga resminya adalah Rp 259 juta off the road untuk DKI Jakarta,” jelasnya lebih detail.

Seperti diketahui, BMW C 400 X sendiri mengusung gaya adventure dengan kapasitas mesin 350 cc yang mampu memasok tenaga sampai 34 daya kuda, serta torsi 35 Nm.

Sebagai sebuah skutik dengan postur menggiurkan, BMW C 400 X digadang-gadang sebagai skutik mid-size untuk kawasan perkotaan. Fiturnya modern, sanggup membuat performanya makin kentara di antara produk-produk yang tengah beredar di pasaran.

Yaitu antara lain mampu terkoneksi dengan ponsel pintar ke layar TFT, serta bisa dikontrol selama berkendara. Baik untuk sambungan panggilan, musik, sampai kebutuhan dalam hal navigasi atau panduan tujuan.

Yuk, kita tunggu bersama kehadiran skutik BMW C 400 X di berbagai penjuru Tanah Air.

Berapakah Harga Ideal buat Mobil Listrik ?

Suara.com – Mobil listrik terus digadang-gadang sebagai kendaraan masa depan di berbagai negara. Di Indonesia sendiri, pemerintah mentargetkan setidaknya 20 persen dari populasi mobil yang beredar pada 2025 adalah mobil listrik.

Lalu berapakah sebenarnya kisaran harga mobil listrik yang diharapkan konsumen Indonesia?

Menurut Chaikal Nuryakin, Peneliti LPEM FEB Universitas Indonesia, dari survei yang dilakukan, konsumen menginginkan harga sama dengan harga mobil dipasarkan saat ini.

“Jadi kami sudah survei, kira-kira dengan harga berapa mobil listrik bisa dibeli sesuai kemampuan. Memang modusnya, dari hasil survei itu diinginkan harga sama,” ujar Chaikal Nuryakin, di Garuda Room Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Dari survei yang ada, tambahnya, harga sama merupakan harga paling rasional.

“Namun bila dibandingkan dengan harga mobil biasa, kami asumsikan untuk PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) lebih mahal sekitar 1,4 persen, HEV (Hybrid Electric Vehicle) 1,25 persen, dan BEV (Battery Electric Vehicle) lebih mahal sekitar 1,6 persen,” tandasnya.

Dengan alokasi harga yang telah disyaratkan ini, harapannya pemerintah perlu memberikan intensif. Apalagi bila dihubungkan dengan keinginan agar rakyat Indonesia segera menuju ke era nol-emisi.

“Itu berarti pemerintah harus memberi insentif. Bila menggunakan harga langsung ke BEV sulit. Apalagi targetnya adalah 20 persen pada 2025,” jelas Chaikal Nuryakin.

Terakhir, ia menambahkan bahwa harga tadi adalah perkiraan harga jika semuanya diproduksi di dalam negeri. Hitungannya tentu akan berbeda, bila pembuatan dilangsungkan di luar negeri.

Perlu Insentif Tambahan Selain Pajak dalam Kembangkan Mobil Listrik

Suara.com – Chaikal Nuryakin, Peneliti LPEM FEB Universitas Indonesia mengatakan pemerintah perlu memberikan insentif lebih selain pajak , untuk mendorong perkembangan mobil listrik di Indonesia.

Ia mencontohkan, di negara lain, mobil listrik boleh masuk ke jalur yang tak dibolehkan bagi kendaraan pribadi pada umumnya, seperti menggunakan lintasan busway. Selain itu, mobil listrik juga tidak perlu terbentur oleh aturan ganjil genap.

“Mungkin itu tambahan insentif selain pajak. Kemarin juga ada kebijakan diskon dari tarif listrik. Seperti rumah yang menggunakan mobil listrik mendapatkan diskon atau potongan harga,” ujar Chaikal Nuryakin, di Garuda Room Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Intinya, menurut Chaikal Nuryakin, perlu ada tambahan insentif non-fiscal instrument untuk menambah lagi insentif masyarakat agar berkeinginan untuk membeli. Kemudian masyarakat juga perlu dirangsang, karena sebenarnya mereka sudah tahu mobil listrik. Namun tidak bisa melihat fisik kendaraan jenis ini di dealer-dealer mobil.

“Mungkin bila ada MPV (Multi Purpose Vehicle) Avanza electric bagus untuk dijadikan bahan pembanding. Selama ini belum pernah ada. Mungkin showroom bisa memberikan pengetahuan, begini contohnya Avanza versi tenaga listrik. Karena kehadiran kendaraan listrik tidak bisa berlangsung tiba-tiba,” paparnya memberikan wacana.

Sebab menurut hematnya, tidak mungkin 20 persen mobil listrik yang ditargetkan pemerintah pada 2025 merupakan model yang memiliki pangsa pasar kecil.

“Tidak mungkin sedan, kategorinya harus MPV atau LCGC (Low Cost Green Car). Kalau 20 persen tidak mungkin sedan. Jadi memang harus terjun ke mobil sejuta umat,” tandasnya.

Aksi Hotman Paris Terjang Banjir dengan Mobil Baru, Nekat tapi Keren!

Suara.com – Pengacara kondang nan kontroversial, Hotman Paris Hutapea memang sering sekali memosting kegiatannya di jejaring media sosial Instagram. Hotman Paris juga sering menampilkan gaya hidup mewah, termasuk dengan memamerkan koleksi mobil mewahnya dengan gaya nyentrik.

Terbaru, pengacara 59 tahun ini mengunggah video yang isinya mengomentari pembangunan jalan tol, dan banjir di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara.  Selain komentar tentang banjir dan jalan tol, yang menarik perhatian netizen adalah mobilnya yang masih terbungkus plastik, seperti baru keluar dari diler.

Tak butuh waktu lama, video unggahan @hotmanparisofficial itu sudah ditonton lebih dari 300 ribu kali. ”Kelapa Gading Permai, jalan tolnya, mangkrak. Jalan berlubang-lubang,” kata Hotman Paris dalam video tersebut.

”Pura-pura dikerjain. Tiga, lima orang. Tapi, sebenarnya tidak ada perkembangan apapun, jalan tol Kelapa Gading Permai,” lanjut Hotman.

Dalam video singkat tersebut, Hotman geregetan mengomentari pembangunan tol yang tidak kunjung usai. Pria kelahiran Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara ini juga menjelaskan kalau rencananya, jalan tol ini akan dibuat sampai ke Sunter, tapi lahan di wilayah Sunter pun masih belum jelas sampai saat ini.

Ia menyayangkan, kenapa pembangunan jalan tol ini harus terburu-buru, yang pada akhirnya malah mangkrak

”Jalan tol ini kan, rencananya, memang mau nyambung ke Sunter, terus ke arah Cengkareng. Tapi, di daerah Sunter sendiri, tanahnya pun belum dibebasin. Ya terus, bagaimana nanti jalan tolnya ini? Berarti buntu dong, jalan tolnya, ngegantung, kepotong. Sambungannya tidak ada, karena tanahnya pun nggak dibebasin. Terus kenapa buru-buru? dan sekarang mangkrak juga di Kelapa Gading. Kasihan orang Kelapa Gading, jalan tolnya… (terputus)” Kritik Hotman Paris.

Komentar dari Hotman Paris ini pun ramai ditanggapi warganet dan akhirnya, banyak yang berdepat soal jalan tol di kolom komentar. Tapi, tak sedikit juga netizen yang cukup jeli memperhatikan mobil Hotman Paris yang masih terbungkus plastik. Mulai dari kursi penumpang di depan, sampai ke head unit pun masih terbungkus plastik, seperti baru keluar dari diler.

Dari interiornya, terlihat kalau mobil yang ditunggangi Hotman Paris Hutapea adalah Toyota Alphard . Mobil MPV premium ini memang dikenal sebagai mobil mewah, yang sering jadi pilihan para pesohor Tanah Air.

”Bang itu plastik yg dikursi nggak menganggu kenyaman didlm mobil mewah bunyi kresek kresek,” kata @yelfidanasir.

”Duh mobil baru udah kena banjir2, sedih aqutu.” Tulis @masissal di kolom komentar.

Duh, kalau bener mobil Toyota Alphard yang dinaiki bang Hotman Paris ini masih baru, sayang juga ya kalau kena banjir. Ah, tapi orang kaya mah, bebas.

Mobimoto.com/Praba Mustika

Mitsubishi Motors Merapat ke Kota Baja

Suara.com – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), bekerjasama dengan SKM Group meresmikan dealer kendaraan penumpang Mitsubishi ke-125 di seluruh Indonesia, yaitu PT Setiakawan Menara Motor – Cilegon, Banten pada Rabu (30/1/2019).

Cilegon sendiri adalah kota industri dengan kondisi perekonomian sedang berkembang, sekaligus menjadi jalur vital transportasi antarpulau Jawa dan Sumatera . Juga berjuluk “ Kota Baja ”, karena menjadi salah satu penghasil baja terbesar se-Asia Tenggara.

Sehingga tidak heran bila Kota Cilegon berpotensi menghadirkan pasar yang cukup baik untuk kendaraan penumpang dan niaga ringan. Terbukti lewat peningkatan minat masyarakat terhadap pembelian kendaraan penumpang Mitsubishi Motors dengan pangsa pasar sepanjang 2018 sebesar 26 persen, atau meningkat sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Bengkel Setiakawan Menara Motor, Cilegon [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Bengkel Setiakawan Menara Motor, Cilegon [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

“Apresiasi konsumen menjadi semangat kami untuk terus berusaha memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan dalam seluruh proses kepemilikan kendaraan Mitsubishi. Termasuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan layanan penjualan serta purnajual Mitsubishi Motors dengan terus memperluas jaringan dealer di Indonesia,” ungkap Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Sementara itu, Usdensi, Bisnis Manager PT Setiakawan Menara Motor Cilegon menambahkan bahwa pihaknya mengucurkan investasi sampai Rp 4 miliar untuk membangun dealer ke-enam hasil kerjasama dengan PT MMKSI.

“Investasi Rp 4 miliar mulai dari tanah bengkel dan lainnya. Kami targetkan mampu melakukan penjualan hingga 80 unit per bulan,” kata Usdensi.

PT Setiakawan Menara Motor – Cilegon mengaplikasikan konsep identitas visual terbaru dari Mitsubishi Motors, sebagai implementasi tagline global “Drive your Ambition”.

Desain terbaru ini menggabungkan warna hitam, putih, dan abu-abu serta garis merah yang dinamis sebagai aksen. Dan mulai sekarang, siap meramaikan pasar otomotif di jalur antarpulau Jawa dan Sumatera.

Beginilah “Keisengan” atas Motor yang Layak Ditiru

Suara.com – Kondisi berikut ini cukup mudah dibayangkan, dan sangat mungkin terjadi. Coba diingat-ingat masa-masa sekolah dahulu. Yaitu saat bel sekolah sudah berbunyi, dan para murid harus buru-buru masuk kelas. Sepeda motor yang mestinya dijajarkan rapi diletakkan begitu saja dan langsung ditinggalkan.

Lantas siapa yang pusing sesudahnya? Tentu saja jukir alias juru parkir di sekolah. Atau pengawas parkir, atau sekuriti, bisa juga satpam.

Dan, seorang satpam SMAN 4 di Tangerang Selatan, bisa diacungi jempol dalam usahanya menangani hal ini. Apa yang ia lakukan sampai viral di media sosial , seperti yang diunggah pemilik akun Twitter @aestergurls dan @killerqweennn.

Apa pasal?

Pak Satpam itu memiliki rasa disiplin, nilai kerapian, serta estetika yang tak perlu diragukan lagi. Motor-motor diparkir merunut tipe serta warna. Tak kalah dengan unsur kerapian dari anggota klub motor bila memajang tunggangan saat kopi darat alias kopdar, atau sesi pemotretan.

Seluruhnya dilakukan Pak Satpam, merunut spesifikasi dan warna [Twitter/@killerqweennn].Seluruhnya dilakukan Pak Satpam, merunut spesifikasi dan warna [Twitter/@killerqweennn].

Memang belum diketahui pasti apakah Pak Satpam satu ini adalah anak motor. Namun apa yang ia lakukan adalah sebuah teladan.

Dari unggahan ke media sosial tentang deretan motor yang diparkir rapi oleh Pak Satpam SMAN 4 Tangerang ini, komentar warganet bertebaran. Paling banyak tentu saja apresiasi atas dedikasinya.

Namun ada pula pendapat menyatakan hal ini adalah sebuah kode untuk kenaikan gaji. Rasanya komentar ini tak mengena, karena kerapian juga termasuk ajakan ketertiban, dalam konteks terkait adalah bagaimana memarkir motor agar tak centang-perenang. Mestinya hal baik menjadi sebuah cermin, bukan disangka “main kode”. Bukannya begitu?

Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal

Pemerintah Bakal Mengkaji Wacana Motor Lintasi Jalan Bebas Hambatan

Suara.com – Para bikers atau pengguna kendaraan roda dua (R2) yang bermukim di Surabaya dan sekitarnya tentu tak asing lagi saat melintas di ruas Jembatan Suramadu ( Surabaya – Madura ), penghubung antara Kota Surabaya tepatnya kawasan Kedung Cowek, dengan Kota Bangkalan di Madura. Apalagi saat warga Madura melakukan acara mudik Lebaran Haji atau Lebaran Idul Fitri berjuluk ” Toron “. Bersama kendaraan roda empat (R4) seluruhnya tumpah-ruah di ruas sama, namun dibatasi separator.

Berangkat dari usulan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo agar kendaraan R2 diperbolehkan melintas di jalan tol dengan jalur khusus, pemerintah akan mengkaji wacana R2 bisa melaju di jalan bebas hambatan. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

“Tentang wacana motor masuk tol memang kita harus berhati-hati. Satu, kita harus melihat undang-undangnya,” tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Menurut Budi Karya Sumadi, pemerintah juga akan meninjau praktek internasional terkait peraturan lalu-lintas kendaraan R2 di jalan tol. Ia pun menegaskan, bahwa pemerintah akan berhati-hati mengenai wacana “motor masuk tol” karena terkait keselamatan dan hajat hidup masyarakat.

“Kalau menurut saya belum urgent, karena kita harus menimbang antara kebaikan dan masalahnya sendiri,” tukasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pada hari yang sama menyebutkan bahwa infrastruktur jalan tol mampu mengakomodasi lalu-lintas kendaraan R2.

Basuki Hadimuljono menambahkan, kendaraan R2 telah diperbolehkan melalui jalan tol yaitu di Jalan Tol Mandara, Bali, serta Jembatan Suramadu yang menghubungkan Suarabaya atau Jawa Timur, dengan Pulau Madura.

Kendati demikian, terkait wacana R2 dibolehkan melintas di jalan tol, Menteri PUPR tetap mengikuti kebijakan dari Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri.

Sedangkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjenhubda) Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi mengatakan bahwa dari segi keamanan hal ini sangat berbahaya dan sulit diterapkan.

“Kalau dari segi safety saya kurang setuju akan hal ini. Karena tol yang ada di Indonesia dirancang dengan kecepatan tertentu, dan jalan tol di Indonesia sudah bebas dari rumah penduduk kiri-kanan. Coba bayangkan tekanan anginnya seperti apa bila mobil melintas, bisa oleng, bukan?” kata Budi Setiadi saat konferensi pers yang dihadiri Suara.com di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Dirjenhubda mengakui, dalam regulasi motor diperbolehkan melintas di jalan tol. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah PP Nomor 44 Tahun 2009, yang merevisi Pasal 38 PP Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol, pada Pasal 1a disebutkan jika jalan tol bisa dilengkapi jalur khusus untuk kendaraan bermotor roda dua. Dengan catatan, jalur harus terpisah secara fisik dengan jalur kendaraan roda empat atau lebih.

“Memang secara regulasi bisa, namun awal regulasi itu untuk mengakomodir tol Suramadu dan di Bali. Regulasi ini memang diciptakan untuk itu dan kedua tol itu memang didesain untuk sepeda motor. Kalau di jalan tol perkotaan, agak susah mau di mana,” lanjutnya.

Menurut Dirjenhubda, bisa saja motor melintas dalam jalan bebas hambatan tadi, namun tidak dengan jarak yang jauh. Pasalnya motor di Indonesia juga tidak didesain untuk berkendara jarak jauh.

“Bisa saja melintas di jalan tol, akan tetapi jaraknya tidak lebih dari 15 sampai 20 km. Kami lebih konsen kepada safety, karena sesuai dengan semangat pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan,” imbuhnya.

Polisi Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Generasi Milenial

Suara.com – Kemajuan teknologi yang terjadi di zaman milenial merambah semua lini. Semua informasi dibutuhkan secara cepat, termasuk masalah lalu-lintas . Kini kaum milenial makin dimudahkan dalam memperoleh informasi termasuk masalah aturan atau tindakan terkait lalu-lintas.

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol. Chryshnanda DL mengungkapkan bahwa informasi dari berbagai hal sangatlah kompleks dan bervariasi. Namun menurutnya, secara prinsip yang mendasar dalam pendekatan pemolisian bisa dikategorikan menjadi tiga bagian besar.

“Ada tiga prinsip pendekatan pemolisian yang bisa dilakukan. Yang pertama yaitu berbasis wilayah atau area, yang kedua berbasis kepentingan atau fungsi atau dari aktivitas. Dan yang ketiga berbasis dampak masalah,” jelasnya.

Tatkala teknologi informasi dielaborasi pada pemolisian, sistem-sistem pengumpulan informasi akan dianalisa atau dikembangkan menjadi data. Sehingga informasi lebih mudah dipahami oleh generasi milenial.

“Data merupakan konstruksi atau bangunan informasi dari berbagai kategori akan sesuatu yang berbasis wilayah maupun kepentingan. Ini informasi terstruktur dibangun sistematis, bisa dihubungkan secara holistik atau saling terkait dan menjadi suatu model,” tambah Brigjen Pol. Chryshnanda DL.

Dari model-model inilah, maka akan terjawab permasalahan yang telah terjadi, bahkan yang bakal terjadi. Sistem analisa data menjadi kekuatan tingkat kecerdasan atau kecanggihan suatu teknologi informasi.

Agar maksimal, maka dilengkapi sistem visual berupa peta, tabel grafik, diagram maupun gambar, yang sudah biasa di zaman milenial. Ini menjadi alat bantu untuk memprediksi, membuat antisipasi dan solusi secara cepat tepat akurat transparan dan mudah diakses.

Dengan sistem pemetaan, akan menjadi model yang mampu menunjukkan pola. Sehingga data yang ada mampu berfungsi secara proaktif dalam memberikan pelayanan publik. Ini mendukung produktivitas masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup.

Selain itu, sistem teknologi di era digital menggunakan pembaca signal, pergerakan serta kamera. Berfungsi untuk menangkap obyek yang diolah menjadi data. Karena sangat penting untuk menangani masalah yang berkaitan dengan kecepatan serta informasi maupun reaksi cepat pada saat emergency.

Kurangi Bahan Bakar Fosil, Jerman Tutup 84 Pabrik Batu Bara

Suara.com – Pemerintah Jerman memutuskan untuk tidak akan lagi menggunakan bahan bakar fosil alias batu bara pada 2038. Dikutip dari Mashable, keputusan ini ditandai dengan menutup 84 pabrik batu bara pada akhir pekan lalu.

Ditandaskan pula, bahwa komisi di Berlin memang berkehendak agar Jerman segera bisa berpindah dari ketergantungan bahan bakar batu bara yang saat ini penggunaannya masih sebesar 40 persen.

Untuk merealisasikan keputusan ini, pemerintah Jerman harus menelan biaya yang tidak sedikit. Menurut LA Times,  demi mencapai apa yang diinginkan pada 2038, yaitu kondisi bebas bahan bakar fosil, pemerintah harus menanggung biaya sebesar 45 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 63,6 triliun.

Selain itu, Jerman juga mengungkap rencana mereka untuk berpaling dari energi nuklir mulai 2022, untuk beralih ke sumber energi terbarukan alias energi lestari.

Di Indonesia sendiri, sebagai upaya percepatan kendaraan listrik untuk transportasi jalan, Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah mengusulkan pelarangan penjualan kendaraan bahan bakar fosil di Indonesia mulai 2040. Beberapa negara lain, bahkan sudah merencanakan pelarangan itu pada 2030.

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian ESDM, selain Jerman, negara lain seperti Inggris, Amerika Serikat, serta India akan melarang penjualan kendaraan bahan bakar minyak bumi mulai 2030.

Sedangkan Norwegia yang saat ini menjadi salah satu negara paling serius beralih ke kendaraan listrik akan melarang penjualan kendaran berbahan bakar fosil mulai 2025.

Dirjen Perhubungan Darat: Tol Tak Dirancang untuk Sepeda Motor

Suara.com – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi mengatakan sangat sulit bagi pihaknya untuk mengizinkan sepeda motor masuk jalan tol , khususnya di perkotaan.

Hal itu diungkapkan Budi di Jakarta, Rabu (30/1/2019), menanggapi Ketua DPR Bambang Soesatyo yang meminta agar sepeda motor diizinkan melintasi jalan tol.

“Karena tol yang ada saat ini tidak dirancang untuk dilalui sepeda motor. Mau lewat sebelah mana? Jalur di sebelah paling kiri itu kan bahu jalan, tidak bisa itu diubah untuk jalur sepeda motor,” kata Budi.

Tetapi Budi mengatakan bahwa jika jalan tol baru dibangun, ada kemungkinan sepeda motor diberi izin untuk masuk.

“Seperti Suramadu dan tol di Bali, dua tol itu kan memang dibangun dengan konsep bisa dilalui sepeda motor,” ujarnya.

Ketua DPR Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu memberikan usulan kepada pemerintah untuk mengizinkan kendaraan roda dua dalat melintas dijalan tol.

Bambang meminta agar sepeda motor diberi izin untuk masuk tol untuk memberikan hak yang setara bagi pengguna mobil serta pengendara sepeda motor.

Setelah LiveWire, Harley – Davidson Siapkan Motor Listrik Lagi

Suara.com – Sukses mengundang aplaus dunia otomotif dengan produk motor besar atau motor gede alias moge bertenaga alternatif yang dinamai LiveWire , Harley – Davidson menyiapkan “paket” selanjutnya. Tentu saja dengan koridor sama: menggunakan energi terbarukan alias bebas bahan bakar minyak bumi.

Dikutip dari kantor berita Antara, produsen yang melahirkan produk-produk berjuluk The American Iron serta sudah berkiprah selama 116 tahun di pentas otomotif ini menyiapkan dua motor listrik konsep.

Dalam pernyataan laman resmi Harley – Davidson yang dikutip Rabu (30/1/2019), disebutkan bahwa motor listrik ini dirancang memiliki kelincahan dan kemampuan bermanuver untuk wilayah perkotaan.

LiveWire Harley-Davidson [Sumber: RideApart].LiveWire Harley-Davidson [Sumber: RideApart].

Dan, merujuk pada mobilitas pengguna yang tinggi, dipikirkan unsur kepraktisan dalam pengisian ulang baterainya. Yaitu ringkas, mudah dilepaskan, dan bisa diisi kembali di rumah atau pun lokasi lainnya, seperti perkantoran.

Soal harga, belum disinggung. Namun sebagai catatan, moge LiveWire dari Harley – Davidson meluncur ke pasar dengan label Rp 420 juta atau mendekati setengah miliar Rupiah.

Demikian pula soal pemasarannya, belum dipaparkan lebih lanjut kapan bakal diproduksi dalam jumlah massal. Jadi, mari nantikan bersama kehadiran motor listrik atau motrik edisi lanjutan dari Harley – Davidson ini.