Ini Dia Lady Fortuner Yang Doyan Touring dan Modifikasi

Suara.com – Kegiatan tur komunitas otomotif kini bukan lagi monopoli lelaki, salah satu buktinya adalah Laura Simaguci, anggota komunitas Toyota Fortuner Club of Indonesia ( ID42NER ) yang juga suka mendadani SUV bongsor kesayangannya.

Laura, yang bersama perempuan lain dalam komunitas ID42NER biasa dijuluki Lady Fortuner, rupanya sangat menyukai touring. Laura mengaku setiap tur bersama komunitas selalu memiliki cerita tersendiri.

Touring pasti bikin anggota semakin erat. Selain itu perjalanan touring buat saya selalu memacu adrenalin,” ujar Laura saat berbincang dengan Suara.com, di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Belum lama ini, Laura baru saja merampungkan tur ke Sumatera Barat dengan tema Raun Ka Minang 2 (RKM 2). Pelaksanaan RKM 2 dimulai pada tanggal 28 Desember 2018 sampai dengan tanggal 01 Januari 2019 yang di ikuti 140 peserta dengan jarak tempuh sekitar 2000 kilometer.

Menjelang tur, Laura rupanya menyempatkan diri untuk melakukan modifikasi. Alhasil dirinya memilih untuk menambah aksesoris berupa tow ball.

“Saya baru pasang menjelang touring. Sempat mau pakai pelek ukuran 20, tapi dengar saran teman-teman kurang nyaman buat pakai touring, akhirnya tidak jadi,” kata Laura.

Ke depannya pengguna Fortuner BRZ ini mengaku akan kembali melakukan modifikasi dengan memasang Sunroof.

“Fortuner itu buat saya kurang ada Sunroof aja. Jadi saya bakal pasang biar tambah macho,” pungkas Laura.

Berulang Kali Gagal Ujian SIM, Remaja 18 Tahun Ancam Petugas Dengan Pisau

Suara.com – Untuk bisa mendapatkan lisensi berkendara atau yang di Indonesia disebut Surat Izin Mengemudi (SIM), normalnya, seseorang harus melewati serangkaian tes. Tidak hanya di Indonesia, proses tersebut pun juga ada di negara-negara lain, termasuk Malaysia .

Sistem yang ketat saat ujian SIM tersebut nyatanya membuat sebagian orang gagal dan harus mengulang ujian sampai berkali-kali. Saking frustasinya, seorang pemuda berusia 18 tahun beraksi nekat dan mengancam petugas dengan sebilah pisau.

Dilansir dari laman World of Buzz, seorang mahasiswa di Malaysia gagal ujian SIM A untuk keempat kalinya. Sekitar pukul 10.23 waktu setempat, ia mamacu mobilnya ke jalanan Nilai, Saremban, Negeri Sembilan, Malaysia untuk mengulang ujian SIM di bawah pantauan seorang petugas.

Saat proses ujian praktik SIM A, ia terciduk melanggar peraturan lalu lintas dan tidak menyalakan lampu hazard. Petugas Departemen Transportasi Jalan (JPJ) yang sedang menguji pemuda itu pun meminta untuk segera menghentikan mobilnya.

Pemuda nekat ancam petugas karena tak lolos ujian SIM. (worldofbuzz)Pemuda nekat ancam petugas karena tak lolos ujian SIM. (worldofbuzz)

Aksi remaja asal Malaysia tersebut memang bikin geregetan. Seperti apa cerita selengkapnya?

Buat Penyuka Komik Marvel: Hyundai Kona “Iron Man” Siap Meluncur !

Suara.com – Menyukai karakter superhero karya Marvel ? Produk terbaru dari Hyundai Motor Corporation ini layak ditunggu. Dikutip kantor berita Antara dari Yonhap menjelang akhir pekan ini (11/1/2019), Hyundai Kona edisi Iron Man bakal segera mengaspal sekitar dua pekan lagi (23/1/2019).

Disebutkan bahwa setelah resmi diluncurkan di Korea Selatan oleh raksasa terbesar negeri itu, maka penjualan di seluruh dunia akan segera mengikuti di bulan yang sama, demikian disebutkan Yonhap.

Namun, ada baiknya untuk selalu melakukan update informasi penjualan Hyundai Kona Iron Man, mengingat produk ini kabarnya akan diproduksi dalam status edisi terbatas, hanya tujuh ribu unit, dan sebanyak 1.700 unit sendiri ditujukan untuk pasar domestik Korea Selatan.

Untuk menampilkan karakter superhero Iron Man pada produk itu, desainer Hyundai bermitra dengan Marvel untuk bekerja sama menciptakannya selama dua tahun. Dan sebagai pengisi dapur pacunya, digunakan mesin bensin turbocharged berkapasitas 1,6 L serta sistem transmisi tujuh percepatan, dengan opsi penggerak empat roda (4WD).

Label harganya adalah 29,45 juta Won atau sekitar 26,3 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 367 juta, untuk pasar domestik Korea Selatan.

Suka karakter superhero Iron Man dari Marvel? Ada baiknya menunggu kehadiran produk Hyundai satu ini.

Mobilitas sebagai Layanan: “Tagline” Volkswagen buat Produk Swakemudi

Suara.com – Belum lama ini, salah satu perusahaan otomotif Jerman, Volkswagen menyatakan telah meminang seorang pakar dari industri teknologi, Apple , untuk bergabung.

Keunikan Volkswagen dalam menggamit Alexander Hitzinger untuk dipekerjakan sebagai direktur pengembangan teknis kendaraan swakemudi adalah: sosok berusia 47 tahun ini sejatinya bukan melulu bergerak di bidang teknologi.

Dikutip dari Reuters, rekam jejak kariernya adalah bekerja di Porsche, bagian dari tim balap Formula One (F1), Red Bull Technology, sebelum meluncur dalam projek mobil listrik Apple. Jelas “citarasanya” cenderung otomotif dibandingkan dunia teknologi.

Perekrutan Hitzinger adalah upaya dari Volkswagen di tengah tantangan dari perusahaan teknologi Silicon Valley. Di mana mobil swakemudi terus dikembangkan sebagai kendaraan yang hemat bahan bakar.

Atas dasar pengembangan teknologi otomotif di masa depan itulah, Volkswagen menyisihkan sebagian anggaran untuk lebih menseriusi produk-produk swakemudi dan Electric Vehicle (EV).  Bahkan membuat semacam tagline untuk karya mereka di masa yang akan datang dengan kalimat: “Mobilitas sebagai Layanan”.

Catat: Mulai Januari 2019, Toyota Naikkan Harga Produk

Suara.com – Kenaikan harga produk di 2019 sepertinya menjadi hal yang tidak terhindarkan . Hal senada juga dilakukan PT Toyota Astra Motor (TAM) dalam menapaki tahun yang baru ini.

Berbincang di sela-sela peluncuran All New Camry, Henry Tanoto, Vice President PT TAM mengakui bila ada kenaikan harga terhadap beberapa produk Toyota di tahun ini.

“Januari ada kenaikan harga memang, ada penyesuaian harga per Januari. Hampir semua model naik, cuma kalau yang tidak naik itu ada juga,” ujar Henry Tanoto, di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bila ada beberapa faktor yang mendorong kenaikan harga. Di antaranya ada unsur cost produksi, cost logistik, pajak bbn. Selain itu, ada unsur lain seperti market acceptance dan lain-lain.

“Itulah sebenarnya yang menjadi dasar kami dalam mengambil keputusan untuk dinaikkan atau tidak. Exchange rate juga masih menjadi salah satu faktor dari cost, namun tak melulu itu yang menjadi dasar keputusan kami,” kata Henry Tanoto.

Namun, tambah Henry Tanoto, “Toyota tidak pernah langsung menaikkan harga ketika exchange rate berubah. Pasalnya, kami berpikir reaktif dan selalu punya rencana untuk jangka menengah dan panjang.”

Namun demikian, saat ditanyai apakah ada kemungkinan bila Rupiah menguat maka harga produk Toyota akan kembali turun, ia tidak menampik bila hal ini bisa saja terjadi.

“Kemungkinan ya bisa saja, kita lihat faktanya seperti apa. Karena komponen harga banyak, jadi itu (harga dolar) mempengaruhi namun bukan yang paling utama,” tandasnya.

Asyik, Telah Hadir Layanan Berbagi Mobil Tanpa Deposit

Suara.com – Bila sebelumnya masyarakat perkotaan di beberapa penjuru dunia bisa berbagi pakai sepeda, motor, bahkan mobil yang menggunakan deposit, kini Cina menawarkan layanan selangkah lebih keren. Pengguna tak perlu mengalokasikan sejumlah dana dalam akunnya.

Dikutip kantor berita Antara dari Xinhua pada Kamis (10/1/2019), projek percontohan ini dilakukan oleh operator otomotif kondang di sana, Didi Chuxing. Khusus areanya ditunjuk kawasan Cina bagian timur, seperti Ningbo dan Hangzhou.

Di kedua kota ini, seperti dikutip dari Xinhua, Didi Chuxing menyediakan 450 stasiun pengambilan dan pengembalian mobil atau kendaraan roda empat ( R4 ). Rata-rata lokasi adalah terminal bus dan kereta, mall, sampai berbagai gedung perkantoran dan perumahan.

Siapa saja yang tertarik menggunakan layanan ini, cukup mendaftar dengan KTP atau ID, dilengkapi SIM, serta membuat potret wajah. Namun, dengan ikut serta dalam konsep pemakaian bersama ini, ada konsekuensi tertentu.

Semisal cara mengemudi atau perilaku berkendara. Yang buruk akan mendapatkan semacam peringatan atau rapor untuk diperbaiki. Senada bila melakukan pelanggaran lalu-lintas. Akan ditindak orang per orang, bukan dilimpahkan kepada operator. Pihak pengelola akan mengirimkan pesan kepada pengguna lewat komunikasi telepon cerdas.

Dan catatan bagi pengguna yang sebelumnya telah bergabung dan dengan layanan Didi Chuxing serta dikenai deposit, mulai pekan ini mereka bisa mengajukan permohonan bagi pengembalian deposit.

Saat ini, Didi Chuxing mengelola sekitar 30 juta perjalanan harian bagi para pengguna, dan diharapkan pada 2028 dari total jumlah mobil yang bergabung, terdapat 10 juta tunggangan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Sementara untuk kemitraan, Didi Chuxing bekerja sama dengan 31 industri otomotif dalam membangun platform operator mobil terintegrasi. Termasuk di antaranya adalah penyewaan mobil, dan layanan berbagi mobil.

Cheng Wei, pendiri serta Chief Executive Officer (CEO) Didi Chuxing menyebutkan, “Kemitraan itu bertujuan untuk merangkul revolusi transportasi masa depan, di mana industri otomotifnya akan didukung kemajuan kendaraan dengan energi terbarukan serta mobilitas.”

Uber Gandeng Bell Wujudkan Layanan Taksi Terbang

Suara.com – Consumer Electronics Show ( CES ) 2019 jadi ajang unjuk gigi berbagai perusahaan teknologi ataupun otomotif untuk memperkenalkan inovasi terbaru. Tidak mau ketinggalan dari perusahaan lain, Uber dan Bell memanfaatkan ajang tahunan ini untuk memamerkan sebuah taksi terbang .

Diberi nama Bell Nexus, taksi terbang ini sanggup menampung hingga lima penumpang dan dibekali enam kipas bersudut tertentu yang ditenagai oleh listrik hibrida.

Presiden dan CEO Bell Mitch Snyder mengatakan, perkembangan industri yang cepat mendorong mereka untuk mengembangkan taksi terbang.

“Kami percaya, desain yang diambil dengan pendekatan strategis untuk membangun infrastruktur, akan mengarah pada keberhasilan penyebaran Bell Nexus ke seluruh dunia,” kata Mitch Snyder, dikutip dari Interesting Enginering, Jumat 11/1/2019).

Sebelumnya, Uber sudah pernah memamerkan layanan taksi terbang untuk masa depan. Namun dalam mewujudkannya, perusahaan asal Amerika Serikat ini menggandeng Bell sebagai mitra awal untuk mewujudkan mimpi itu.

Pada Mei 2018, Uber memamerkan salah satu purwarupa taksi terbang di Uber Elevate Summit. Saat itu mereka menyatakan keinginan untuk memiliki unit yang dipamerkan pada 2023.

“Rapor” Xpander: Kantongi Skor 71,66 Poin di Segi Keamanan

Suara.com – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan bahwa Mitsubishi Xpander , mendapat peringkat bintang 4 dari ASEAN New Car Assessment Programme ( NCAP ). Sebagai model Multi-Purpose Vehicle (MPV) pertama dari Mitsubishi, secara keseluruhan Xpander berhasil mengantongi skor 71,66 poin.

Dalam kategori perlindungan orang dewasa (adult occupant protection), Xpander mencetak 39,08 poin, pada kategori perlindungan anak (child occupant protection) dan 13,89 poin untuk kategori safety assist technologies.

“Keamanan saat berkendara merupakan hal utama, sebuah produk tidak cukup hanya menawarkan kenyamanan, design yang bagus, dan mesin yang andal, tetapi fitur keamanan lah yang sangat penting untuk sebuah mobil keluarga,” ungkap Boediarto, Head of Technical Service and Customers Service Support Department PT MMKSI.

Sementara itu Sekretaris Jenderal ASEAN NCAP, Khairil Anwar Abu Kassim mengatakan Xpander merupakan MPV pertama yang diuji oleh ASEAN NCAP berdasarkan protokol baru untuk 2017-2020, dan menunjukkan kinerja baik dalam penilaian yang lebih ketat.

“Ini menunjukkan bahwa Mitsubishi Motors berdedikasi untuk menghasilkan mobil yang lebih aman untuk kawasan ASEAN,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Mitsubishi Xpander dibekali dengan dual airbags dan pengingat pada sabuk pengaman depan, baik untuk pengemudi maupun penumpang depan, sebagai standar.

Selain itu, tersedia fitur safety assist technology yang disebut emergency stop signal, yang ditawarkan sebagai standar atau opsi di negara-negara Xpander dipasarkan.

Unjuk Rasa Pekerja General Motors Sempat Hentikan Produksi

Suara.com – Para pekerja di salah satu pabrik General Motors (GM) di Oshawa , Ontario, Kanada melakukan unjuk rasa kemarin (10/1/2019), demikian dikutip kantor berita Antara dari Reuters.

Mereka melakukan protes, yang sanggup menggoyang jalannya produksi. Hal ini terjadi dua kali, yaitu pada Rabu (9/1/2019) selamaa dua jam, dan Selasa (8/1/2019) selama lima jam. Dilakukan setelah serikat pekerja Unifor, yang mewakili para pekerja bidang otomotif gagal memperoleh dukungan General Motors untuk menyelamatkan pabrik.

Awalnya, Unifor berjanji untuk berbicara dengan pihak General Motors di Detroit, Amerika Serikat pada Selasa (8/1/2019). Misinya menghentikan niat pabrikan otomotif itu dalam menutup pabrik Oshawa akhir 2019.

“Namun para pekerja sekarang telah kembali bekerja, dan jalannya produksi diharapkan kembali normal,” papar Kathleen O’Keefe, juru bicara Unifor.

Sementara juru bicara General Motors, David Paterson menanggapi, “Kami memahami kondisi frustrasi serikat kami, namun saat ini yang dibutuhkan adalah dukungan, transisi, dan pelatihan bagi karyawan kami.”

Untuk diketahui, rencana penutupan pabrik Oshawa ini bakal berdampak terhadap 2.973 pekerja. Pihak General Motors terpaksa melakukannya sebagai tahapan dari restrukturisasi, yang mana kelak akan lebih difokuskan kepada kendaraan listrik (Electric Vehicle atau EV) dan swakemudi.

Selain pabrik Oshawa yang terdampak mulai akhir 2019, masih ada empat pabrik lainnya dalam jajaran General Motors yang masuk daftar penutupan produksi. Dan pabrik Oshawa sendiri memiliki fasilitas memproduksi GM Chevrolet Impala, Cadillac XTS, GMC Sierra, serta Chevrolet Silverado. Saat ini, kapasitas produksi hanya mencapai sekitar 22 persen dari kapasitas total 100 persen.

Keren, Hyundai Segera Produksi Sistem Navigasi Holografik !

Suara.com – Bagaimanakah fitur teknologi membantu para pengemudi di masa depan? Gelaran Customer Electronics Show ( CES ) 2019 di Las Vegas, Amerika Serikat bisa menjadi tolok ukurnya. Ya, karena pameran ini mengusung aneka teknologi mutakhir yang siap menjadi tren. Contohnya Hyundai , dengan temuan sistem navigasi Augmented Reality ( AR ) holografik .

Dikutip kantor berita Antara dari Yonhap, Korea Selatan (9/1/2019), Hyundai Motor serta afiliasinya, Kia Motors Corporation berniat menerapkan sistem navigasi AR holografik ini pada produk massal mereka setelah 2020, seperti sedan Genesis G80 .

“Kami telah memasang sistem navigasi AR holografik ini pada display kami di CES 2019,” demikian papar juru bicara Hyundai kepada Yonhap.

Pada sedan Genesis G80, sistem canggih AR holografik dikembangkan bersama WayRay, yang berbasis di Swiss dan termasuk salah satu pakar solusi teknologi bagi pabrikan otomotif.

Secara teknis, sistem AR holografik buatan WayRay bekerja dengan cara memberikan instruksi pada pengemudi, mencatat data tujuan kendaraan, informasi tingkat berkendara, serta berbagai fungsi navigasi. Termasuk di antaranya adalah peringkatan akan tabrakan, serta pilihan jalur saat menuju ke suatu tujuan, dan perkiraan tiba. Lebih mengasyikkan lagi, untuk menggunakan teknologi ini, tidak dibutuhkan peranti khusus berupa kacamata holografik.

Diperkirakan, penggunaan tampilan holografik di dunia bakal tumbuh sekitar 30 persen setiap tahun. Sehingga teknologi yang siap dieksekusi Hyundai ini bakal masuk menjadi salah satu pembawa tren mengemudi masa depan.

Koleksi Mobil Mewah Haya Bint Al Hussein, Cucu Langsung ke-41 Nabi Muhammad

Suara.com – Di Timur Tengah , mobil mewah bukanlah sesuatu yang mengherankan. Mobil mewah merek Ferrari, Lamborghini, Mercedes-Benz atau Porsche biasa berlalu lalang di jalanan Negara Teluk. Banyak orang kaya di sana karena adanya sumber minyak mentah yang melimpah.

Jika warga biasa saja bisa punya banyak mobil mewah, apalagi jika statusnya seorang putri kerajaan seperti Putri Haya bint Al Hussein . Putri Raja Hussein dari Yordania ini disebut punya kekayaaan yang luar biasa. Kekayaan Putri kelahiran Amman, 3 Mei 1974 ini, ditaksir mencapai USD 5 miliar, atau sekitar Rp 70 triliun.

Dengan kekayaan sebanyak itu, diketahui kalau cucu langsung ke-41 Nabi Muhammad ini punya beberapa koleksi mobil mewah. Apa saja itu?

Mercedes-Benz G-Class

Ilustrasi Mercedes-Benz G-Class. (Mercedes-Benz)Ilustrasi Mercedes-Benz G-Class. (Mercedes-Benz)

Tidak diketahui secara pasti tipe Mercedes-Benz G-Class milik Putri Haya bint Al Hussein. Tapi, siapa yang tidak kenal dengan mobil jenis SUV dari Mercedes-Benz ini, sih?

Harga Mercedes-Benz G-Class sendiri, sekitar Rp 1.9 miliar, lho. Prestise serta teknologi, tentu saja bisa didapatkan oleh Putri Haya bint Al Hussein di mobil SUV ini.

Penasaran apa lagi koleksi mobil mewah yang terparkir rapi di garasi wanita yang aktif di kegiatan sosial tersebut?

Soal Airbag, Toyota Recall Lebih dari 1,5 Juta Produknya

Suara.com – Kembali, airbag Takata bermasalah . Pekan silam, Ford Motor Company telah menarik 953 ribu unit kendaraannya di seluruh dunia karena inflator produksi perusahaan ini. Sekarang, giliran Toyota Motor Corporation yang merilis keterangan soal penarikan atau recall 1,7 juta produknya akibat inflator kantong udara Takata yang berpotensi menimbulkan masalah.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Kamis (10/1/2019), langkah Toyota ini adalah bagian dari kampanye multi-tahun soal penarikan kantong udara bermasalah.

Adapun recall terbaru dari Toyota tadi meliputi model produksinya yang dibuat antara 2010 – 2015, dengan 1,3 juta unit berada di wilayah Amerika Serikat.

Bila ditinjau secara statistik, lebih dari 290 orang yang mengalami cedera di seluruh dunia dikaitkan dengan inflator Takata berpotensi mampu meledak serta menimbulkan pecahan logam dalam kabin kendaraan. Totalnya, sebanyak 19 produsen kendaraan roda empat (R4) telah menarik lebih dari 100 juta inflator yang berpotensi rusak dari peredarannya di seluruh dunia.

Perusahaan otomotif Honda dan Ford bahkan dikabarkan telah mendesak para pengguna produknya dengan usia kendaraan yang sudah lama, agar tidak menggunakan mobil mereka lagi, sampai inflator kantong udaranya diganti.

Berkait potensi masalah pada inflator, perusahaan Takata telah mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Juni 2017. Dan April 2018, pembuat komponen Key Safety Systems mengakuisisi Takata. Perusahaan ini tergabung dalam Joyson Safety Systems, anak perusahaan dari Ningbo Joyson Electronic Corporation.

Mischa Chandrawinata: Ternyata Doyan Moge

Suara.com – Nama salah satu adik kembar dari aktris Nadine Chandrawinata ini tengah ramai disebut-sebut akibat isu memiliki kedekatan dengan mantan istri Gading Martin. Akan tetapi, Mischa Chandrawinata menyatakan tidak. Ia lebih suka travelling serta mengulik dunia otomotif . Hal yang bisa dijumpai dari posting di Instagram dengan akun pribadinya.

Salah satu di antaranya adalah gaul bersama motor bongsor, alias motor gede, atau moge. Dan tentunya, berpose di depannya. Seperti yang dilakukan saudara kembar Marcel Chandrawinata ini dengan sebuah Harley – Davidson Forty-Eight. Di mana ia mendapatkan begitu banyak emoji jantung alias “like” dari anggota warganet.

Sebuah Harley-Davidson Forty-Eight dan Mischa Chandrawinata [Instagram : @mischach].Sebuah Harley-Davidson Forty-Eight dan Mischa Chandrawinata [Instagram : @mischach].

Ini dia, gaya Mischa Chandrawinata bersama The American Iron yang memiliki mesin V-Twin engine dengan kapasitas 1.200 cc, tangki bahan bakar klasik gaya peanut, garpu 49 mm, serta ban depan MT90 fat front wheel, dipadu ban belakang dilengkapi rear shock absorber dan screw adjuster.

Gaya? Sudah pasti keren. Sebagai catatan, Harley – Davidson juga dicintai kalangan selebritis, tak terkecuali di Tanah Air. Aktor lain seperti Gading Martin dan Raffi Ahmad juga doyan menunggang kuda besi khas Amerika Serikat ini.

Tampil perdana di Mobimoto.com

Hankook Akan Boyong 5 Ban Baru ke Indonesia, Sasar MPV dan SUV

Suara.com – Produsen ban asal Korea Selatan, Hankook Tire akan meluncurkan lima varian ban terbaru untuk pasar Indonesia pada 2019. Langkah tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan pasar otomotif di Tanah Air, khususnya segmen kendaraan MPV (multi purpose vehicle) dan SUV (sport utility vehicle).

“Berdasarkan studi kami tentang perkembangan pasar otomotif di Indonesia, kami menyadari bahwa penjualan kendaraan penumpang masih didominasi oleh segmen MPV. Namun kami juga menyadari adanya peningkatan penjualan mobil premium Eropa dan premium MPV, serta pertumbuhan signifikan pada porsi penjualan SUV,” ujar President Director of PT Hankook Tire Indonesia Sales Division, Jason Soo Lee, di Jakarta, Kamis (10/1/2018).

Kelima ban baru yang akan dihadirkan Hankook Tire yakni Ventus Prime 3, Kinergy Eco2, Optimo, Dynapro AT2 dan Dynapro MT2. Ventus Prime 3 akan menjadi ban yang paling awal dikeluarkan, yakni pada bulan ini.

Ventus Prime 3 hadir untuk menyasar segmen mobil premium Eropa dan MPV. Ban ultra-high performance yang dirancang untuk segala kondisi tersebut merupakan penyempurnaan dari ban sporty Ventus Prime 2.

Ventus Prime 3 diklaim mengalami peningkatan cengkraman pada ban baik dalam kondisi jalanan kering maupun basah. Ban pemenang uji ban yang dilakukan oleh Auto Bild pada awal 2018 itu akan tersedia dalam 42 ukuran, bervariasi dari 16 hingga 19 inci.

Kemudian pada bulan April Hankook Tire akan meluncurkan Kinergy Eco2 dan Optimo. Kedua ban tersebut dihadirkan untuk memenuhi permintaan pasar MPV dan LCGC (low cost green car).

“Hankook Kinergy Eco2 dan Hankook Optimo menawarkan kenyamanan dan keiritan bahan bakar,” ujar Jason.

Kinergy Eco2 dikembangkan untuk mobil modern berukuran kecil, compact, dan menengah, sedangkan Optimo diperuntukkan sebagai original equipment tire pada beberapa sedan sporty dan coupe. Baik Kinergy Eco2 dan Optimo sama-sama diklaim sangat cocok digunakan untuk berbagai kondisi cuaca, baik jalanan kering maupun basah.

Hankook Kinergy Eco2 tersedia dalam 34 ukuran, mulai dari 13 inci hingga 17 inci, sementara Optimo hadir dalam enam ukuran mulai dari 15 inci hingga 18 inci.

Adapun untuk segmen SUV dan truk sport, Hankook Tire memperkenalkan generasi baru Dynapro AT2 dan Dynapro MT2. Dynapro AT2 dirancang dengan pola seimbang antara traksi off-road dan kenyamanan berkendara onroad.

Selain itu, ban yang akan diluncurkan pada April tersebut dilengkapi teknologi pencegah kebisingan dan diklaim memiliki umur ban yang lebih panjang dan tingkat keausan yang merata karena tekanan pada permukaan ban terdistribusi secara merata.

Sementara Hankook Dynapro MT2 merupakan ban off-road dengan desain agresif yang diklaim memiliki performa tinggi dalam berbagai medan, baik berlumpur, tanah, pasir hingga bebatuan. Ban ini akan diedarkan di pasar otomotif Indonesia pada Agustus mendatang.

Hankook Dynapro AT2 tersedia dalam 15 ukuran dari 15 hingga 18 inci, sedangkan Dynapro MT2 tersedia dalam 14 ukuran dari 14 hingga 20 inci.

Supervisor Asia Pacific, Africa & Midle-East Marketing Strategy Team Hankook Tire Indonesia Theonanta Pardede mengatakan dari kelima ban baru yang akan diluncurkan, empat di antaranya diproduksi di dalam negeri, hanya Dynapro MT2 yang diproduksi di pabrik Korea Selatan. (Antara)

Tak Disangka: Ferrari Dijadikan Kapal Selam Mini

Suara.com – Bila mendiang Enzo Ferrari , sang pemilik kerajaan otomotif Ferrari S.p.A masih hidup, apa kalimat yang bakal ia lontarkan bila menengok kejadian ini: sebuah Ferrari F 360 tercemplung ke laut. Akankah dari bibirnya tercetus makian, pujian, atau kebanggaan karena bisa menyaingi Lotus Esprit SP1 (kini menjadi milik pimpinan otomotif Tesla, Elon Musk) yang diubah menjadi kendaraan bawah laut dalam salah satu film James Bond, The Spy Who Loved Me.

Yang jelas, kejadian ini memang langka, dan bisa disimak lewat rekaman dari kamera CCTV.

Dikutip dari stasiun berita WPTV, James Mucciaccio yang berusia 48 tahun terlihat tengah memarkirkan sebuah Ferrari F 360 di Palm Beach, Florida, Amerika Serikat. Posisinya tak jauh dari Samudera Atlantik.

Kemudian seorang polisi tampak datang menghampirinya. Mereka bercakap serius, mungkin seputar parkir, bisa juga mengomentari seksinya produk Ferrari yang diproduksi kurun 1999 – 2004 dan terdiri dari tiga varian itu: Modena, Spider, dan Challenge Stradale.

Lantas tak lama kemudian, James Mucciaccio tampak buru-buru kembali ke tunggangannya dan siap berlalu.  Apa daya, yang terjadi setelah ia menginjak pedal gas adalah: si Ferrari 360 melejit masuk laut.

James Mucciaccio bisa langsung diselamatkan, akan tetapi sportscar kesayangannya melayang-layang di dalam Samudera Atlantik sampai kedalaman sekitar 10 m.

Cara penyelamatannya sungguh sulit, butuh waktu hampir sehari semalam alias 24 jam. Caranya, penyelam turun serta mengikatkan beberapa kantong berisi udara mirip balon, yang bisa membawa F 360 ke permukaan. 

Terbayang bukan, betapa James Mucciaccio mesti menggesek kartu kreditnya  agar si Ferrari F 360  bisa kembali seperti sedia kala!

Terbit perdana di Mobimoto.com