Happytrip: Sebahagia Apa Travelling, Termasuk Bermobil Malam Hari?

Suara.com – Saat undangan dari Asuransi Astra tiba, tagline Simply Memorable Trip menyita perhatian. Pasalnya, datang satu paket berupa tas yang disebut panitia sebagai amphibious bag, dengan “kecanggihan” bisa diubah-ubah model backpack atau duffel bag. Lantas masih ada wadah penyimpannya, model tote bag. 

Bagian wadah ini bisa dipakai tersendiri, untuk menampung oleh-oleh bila tak cukup dimasukkan ke tas utama.  Dan saat tas utama tak digunakan, bisa disimpan dengan cara digulung mirip sleeping bag dan masuk ke wadah penyimpannya  itu.

Namun ada hal tak kalah seru dibandingkan acara packing serta jatuh hati pada tas perjalanan tadi. Yaitu produk asuransi yang disebut sebagai Happytrip. Salah satu produk polis asuransi dari Asuransi Astra, dengan lingkup pertanggungjawaban perjalanan pribadi maupun keluarga selama bepergian ke satu atau lebih destinasi. Dan melayani berbagai tujuan perjalanan, seperti bisnis, religi, sampai liburan umum.

Cara membeli polis pun anti ribet. Setelah membuka situs www.happyone.id, cukup ikuti panduan tertulis dari panitia dan tuntas sudah. Hal ini sudah mencakup pengisian dalam melakukan pembelian menggunakan voucher atau online banking. Seluruh rangkaian pengisian formulir sampai pembayaran bisa dituntaskan dalam durasi sekitar lima menit. Selaras dengan tagline Simply Memorable Trip.

Laman formulir pembelian polis asuransi travelling online di Happytrip [Suara.com/ukirsari].Laman formulir pembelian polis asuransi travelling online di Happytrip [Suara.com/ukirsari].

Langkah pembelian polis asuransi lewat pengisian mandiri secara online ini pula menjadi cermin dari pemaparan Rudy Chen, Chief Executive Officer (CEO) Asuransi Astra, serta Gunawan Salim, Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra. Bahwa pihak mereka terus melakukan upaya-upaya dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya asuransi.

“Selaras dengan perkembangan zaman, kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi dalam menyajikan produk yang tadinya offline menjadi online. Tujuannya agar semakin memudahkan calon konsumen,” jelas Rudy Chen saat dijumpai dalam bincang santai bersama jurnalis dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, di ICE, BSD City, Tangerang.

Dan ditambahkan pula oleh Gunawan Salim dalam kesempatan sama, bahwa edukasi soal asuransi ini tak hanya diterapkan untuk produk tertentu, seperti otomotif, properti, dan kesehatan. Namun mencakup semua lini polis asuransi yang dimiliki Asuransi Astra.

“Meski kami juga menyadari, bahwa konsumen terbagi menjadi dua kelompok, yaitu offline maupun online, dengan habit atau kebiasaan masing-masing. Ada yang ingin serba online, ada yang ingin berdiskusi langsung dan mendatangi salah satu kantor cabang kami sebelum memutuskan membeli produk,” imbuh Gunawan Salim dalam kesempatan sama di GIIAS 2019.

Dengan bermodalkan asuransi yang sudah melekat kepada konsumen, trip panjang dalam rangkaian Media Gathering Asuransi Astra 2019 yang berawal dari Jakarta, dilanjutkan penerbangan ke Medan, lantas bermobil seharian hingga malam hari, sampai pulang kembali ke Jakarta pun dicover secara menyeluruh.

Seperti disebutkan dalam laman penjelasan www.happyone.id, bahwa nilai manfaat yang bisa diambil dari mengikuti asuransi perjalanan Happytrip Domestik (yang kurang lebih senada untuk Happytrip International) adalah: perlindungan pembatalan perjalanan, perlindungan terhadap bagasi dan barang pribadi, biaya medis akibat kecelakaan, perlindungan keterlambatan penerbangan, sampai evakuasi medis darurat dan repatriasi.

Tanpa perlu khawatir lagi, karena telah ada polis asuransi perjalanan yang membuat trip memang semakin happy. Terlebih saat acara menempuh perjalanan panjang di trek offroad untuk bisa bercengkerama dengan gajah serta orangutan, dua spesies endemik dari Pulau Swarnadwipa alias Sumatera.

Dan untuk soal si mobil sendiri, juga tersedia produk asuransi otomotif dengan lingkup pertanggungjawaban tertentu, yang bisa dipilih oleh pemilik kendaraan. Dan karena perjalanan didukung oleh TRAC, Toyota Rent A Car, maka asuransi mobil Toyota Kijang Innova 2.0 M/T telah disiapkan oleh pihak penyedia layanan mobil.

Top 5 Otomotif Pagi: Mandikan Gajah, Offroad Malam, Pantang Handsfree

Suara.com – Pernah nonton video klip dengan bintang Nicholas Saputra dan Velove yang meminjam setting Conservation Rescue Unit (CRU) Tangkahan, Sumatera Utara? Lokasi ini menjadi populer kembali dan menyedot banyak pengunjung negeri sendiri. Ternyata, perjalanan bermobil ke sana juga tak kalah seru.

Senada adalah destinasi wisata alam serta satwa kategori endangered species yang berlokasi di area tetangga Tangkahan, yaitu Bukit Lawang dengan kawanan satwa orangutan serta Thomas Leaf.

Dua berita ini termasuk yang paling seru di kanal otomotif Suara.com sehari lalu, disusul beberapa berita unik, seperti berdagang siomay dengan motor kategori street racing, mobil untuk para calon menteri di kabinet baru Presiden Joko Widodo, sampai pandangan pengamat soal sosialisasi dan implementasi mobil listrik yang tidak bisa disamakan semudah menukar smartphone atau ponsel kita.

Langsung saja silakan menuju ke sini:

1. Empat Jam Bermobil Demi Jumpai Gajah Kesayangan Nicholas Saputra

Rute dengan kepulan debu mengiring trek non-aspal ke CRU Tangkahan [Suara.com/ukirsari].Rute dengan kepulan debu mengiring trek non-aspal ke CRU Tangkahan [Suara.com/ukirsari].

Berperjalanan cukup jauh dengan mobil untuk mencapai destinasi wisata menarik lagi berkonsep alam bebas adalah salah satu kejutan yang diberikan oleh Asuransi Astra dalam Media Gathering yang berlangsung di Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara pekan ini (21/8/2019).

Dikemas dalam tagline Simply Memorable Trip, Laurentius Iwan Pranoto, Ketua Panitia acara sekaligus Senior Vice President Communications and Service Management Asuransi Astra menyatakan sebelum keberangkatan bahwa destinasi sengaja dirahasiakan agar menghadirkan rasa penasaran sekaligus sarat unsur surprise alias kejutan.

Baca selengkapnya

2. Off Road Malam di Hutan, Tangkahan-Bukit Lawang 40 km Tembus 5 Jam!

Saat berpapasan dengan pengguna route sama di kawasan dekat Bukit Lawang [Suara.com/ukirsari].Saat berpapasan dengan pengguna route sama di kawasan dekat Bukit Lawang [Suara.com/ukirsari].

Bepergian menggunakan tunggangan kategori Multi-Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Kijang Innova 2.0 bertransmisi manual dengan spesifikasi mesin bahan bakar bensin 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, VVT-i kali ini terasa berbeda.

Belum lama berselang, Asuransi Astra menggelar acara wisata bertajuk Simply Memorable Trip dengan rute Medan-Tangkahan-Bukit Lawang. Andalannya Toyota Kijang Innova yang diberi label family car, sehingga sudah pasti kenyamanan berkendara dalam suasana kekeluargaan di trek non-extreme menjadi jaminan.

Baca selengkapnya

3. Era Mobil Listrik: Proses Hybrid Dahulu, Bukan Seperti Tukar Ponsel

Toyota C-HR Hybrid dipamerkan dalam arena IIMS 2019 di Jakarta, Kamis (25/4/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]Toyota C-HR Hybrid dipamerkan dalam arena IIMS 2019 di Jakarta, Kamis (25/4/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Bebin Djuana, pengamat otomotif menilai bahwa penerapan mobil listrik di Indonesia tidak bisa dilakukan begitu saja walaupun Peraturan Presiden atau Perpres mobil listrik sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut Bebin Djuana, ketika kebutuhan akan sarana transportasi sudah mulai mengarah ke mobil listrik, tetap harus ada bridging dengan menggunakan kendaraan hybrid. Sebab ada kebiasaan yang perlu diubah terlebih dahulu sebelum tercipta pengguna mobil listrik murni.

Baca selengkapnya

4. Pantang Telpon saat Motoran, Pemerintah Inggris Larang Perangkat Handsfree

Perangkat handsfree pada helm. (motorcyclenews.com)Perangkat handsfree pada helm. (motorcyclenews.com)

Perangkat handsfree memang mempunyai beragam wujud. Ada yang berbentuk seperti earphone yang tertempel di telinga namun ada juga yang terpasang di helm layaknya intercom.

Walaupun canggih dan memudahkan pengendara kendaraan untuk berbicara atahu bahkan menelpon saat berkendara, rupanya perangkat ini dianggap tidak aman, khususnya oleh pemerintah Inggris.

Baca selengkapnya

5. Berfaedah, Anjar Dedi Aji Gunakan Yamaha R15 Untuk Jualan Siomay

Pedagang siomay yang menggunakan Yamaha R15 sebagai penarik gerobak. (Facebook/Berita Purbalingga)Pedagang siomay yang menggunakan Yamaha R15 sebagai penarik gerobak. (Facebook/Berita Purbalingga)

Mempunyai motor sport keren mungkin adalah impian dari banyak orang. Namun nyatanya tak setiap orang membeli motor keren tersebut cuma untuk gaya-gayaan.

Seperti yang satu ini. Viral di media sosial seorang penjual siomay yang menggunakan motor sport miliknya untuk menarik gerobak.

Baca selengkapnya

Nissan Juke Terbaru Dirilis 3 September, Dipacu Mesin Baru

Suara.com – Nissan resmi merilis gambar teaser Juke generasi terbaru dan memastikan crossover andalannya itu akan diperbarui pada 3 September mendatang.

Seperti diwartakan Carcoops, Nissan sebenarnya sudah beberepa kali melempar gambar teaser guna membuat konsumen penasaran. Hanya saja perusahaan masih menutup rapat informasi peluncuran Juke teranyar.

Beberapa bagian yang tampak ditonjolkan salah satunya bagian depan mobil. Terlihat Juke terbaru memiliki gaya yang lebih funky dengan penggunaan daytime running lights LED di atas headlamp bundar.

Selain itu bagian gril mengadopsi milik Nissan Murano. Bedanya, ada aksen silver pada gril dan sudah memiliki body cladding.

Platformnya diperkirakan memakai CMF yang sama dengan Renault Clio dan Captur. Namun untuk desain, Juke terbaru memang tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Urusan performa, Nissan Juke generasi terbaru disebut akan menggendong mesin 1,3 liter turbocharged 4-silinder yang mampu menghasilkan tenaga 138 hp dan 158 hp. Kabar lain menyebutkan akan ada pilihan mesin 1.0 liter turbocharged 3-silinder dan mesin diesel 1,5 liter.

Rencananya mobil ini akan diperkenalkan pertama kali pada ajang Frankfurt Motor Show 2019 bulan depan. Hanya saja penjualannya sendiri baru akan dilakukan pada awal tahun 2020.

Off Road Malam di Hutan, Tangkahan-Bukit Lawang 40 km Tembus 5 Jam!

Suara.com – Bepergian menggunakan tunggangan kategori Multi-Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Kijang Innova 2.0 bertransmisi manual dengan spesifikasi mesin bahan bakar bensin 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, VVT-i kali ini terasa berbeda.

Belum lama berselang, Asuransi Astra menggelar acara wisata bertajuk Simply Memorable Trip dengan rute Medan-Tangkahan-Bukit Lawang. Andalannya Toyota Kijang Innova yang diberi label family car, sehingga sudah pasti kenyamanan berkendara dalam suasana kekeluargaan di trek non-extreme menjadi jaminan.

Namun, seperti disebutkan oleh Laurentius Iwan Pranoto, Ketua Panitia serta Senior Vice President Communications and Service Management Asuransi Astra, kemasan acara  memang penuh kejutan. Utamanya untuk setengah perjalanan terakhir, yaitu rute Tangkahan usai acara bermain tubing, memandikan gajah serta santap malam. Konvoi yang terdiri dari tujuh unit Toyota Kijang Innova siap menuju ke Bukit Lawang di malam hari via rute alternatif.

Suara.com bersama driver TRAC Astra Rent a Car Medan, formasi lengkap Medan - Tangkahan - Bukit Lawang, Asuransi Astra Simply Memorable Trip [courtesy Yunisa Icha].Suara.com bersama driver andalan TRAC Astra Rent a Car Medan, formasi lengkap Medan – Tangkahan – Bukit Lawang, Asuransi Astra Simply Memorable Trip [courtesy Yunisa Icha].

Dipandu sepeda motor yang diawaki Donanta Sembiring serta satu rekannya, kerap disapa Donny, kami pun dibawa melintasi rute non-aspal, alias off-road, atau di luar jalur jalan raya. Tujuannya tak lain memangkas jarak dibandingkan melintasi rute umum di jalur aspal cukup mulus.

Seru?

Well, setiap orang atau lebih tepatnya setiap peserta memiliki definisi dan penilaian masing-masing untuk menyebut rute ini seru atau tidak. Namun bagi tim di mana Suara.com bergabung, yang total terdiri dari lima orang termasuk driver Rizal Batubara, pengalaman ini menjadi suatu hal tak terlupakan di jalur Tangkahan – Bukit Lawang. Apalagi karena berlangsung di malam hari.

Jungle night trek seru bersama Asuransi Astra [Suara.com/ukirsari].Jungle night trek seru bersama Asuransi Astra [Suara.com/ukirsari].

Laman berikutnya adalah: rute alternatif berdurasi nyaris sama rute biasa. Kok bisa?

Menteri Kabinet Baru Jokowi Bakal Pakai Toyota Crown Hybrid?

Suara.com – Para menteri dalam kabinet baru Presiden Joko Widodo jabatan 2014-2024 akan menggunakan mobil dinas baru dan Toyota Crown Hybrid disebut sebagai salah satu mobil yang sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Toyota Crown Hybrid digadang-gadang bakal jadi kendaraan para menteri setelah PT Astra International Tbk memenangkan tender pengadaan kendaraan dinas menteri atau pejabat setingkat menteri periode 2019-2024.

Saat coba dikonfirmasi, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor – agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia – menolak berkomentar.

“Soal ini saya belum bisa komentar. Mungkin bisa ke instansi pemerintah terkait,” kata Anton saat dihubungi Suara.com.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.577/KM.6/2017 tentang Modul Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara, jelas tertulis mobil menteri kualifikasi A1 harus berwujud sedan dengan mesin 3.500 cc enam silinder atau model sport utility vehicle (SUV) 3.500 cc enam silinder.

Sedangkan Toyota Crown Hybrid generasi ke 15 memiliki tiga varian mesin, yakni 2.0 liter turbo 4-silinder, 2,5 liter Hybrid, dan 3,5 liter V6 Hybrid. Varian terakhir, yang juga tertinggi inilah yang disebut bakal jadi tunggangan para menteri Jokowi.

Toyota Crown Hybrid paling mewah ini mampu menghasilkan tenaga hingga 356 ps dan torsi maksumum 620 Nm. Harganya sendiri berkisar Rp 835 – Rp 962 juta.

Nantikan, IRC Siapkan Ban Balap untuk Motor 250 cc

Suara.com – PT Gajah Tunggal Tbk (GT), produsen ban motor merek IRC diam-diam tengah menyiapkan ban khusus balap untuk pasar Indonesia.

Dodiyanto, Marketing Product Development GT mengungkapkan, ban balap ini sudah diriset sejak tahun lalu. Kompon yang digunakan juga berbeda antara ban depan dan ban belakang.

“Ban ini menyesuaikan karakter aspal dan kondisi sirkuit Sentul, yang kerap dipakai untuk balapan. Waktu tes di Suzuka dan Buriram sudah lolos tes,” ujar Dodiyanto, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Peserta mengendarai mobil All New Honda Brio di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019). All New Honda Brio menawarkan pengalaman berkendara yang lebih baik dengan nuansa yang "sporty" dan "fun-to-drive" sesuai DNA Honda dengan performa tinggi yang melampaui kelas LCGC serta konsumsi bahan bakar yang efisien. Sebagai ilustrasi produk [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga].Peserta mengendarai mobil All New Honda Brio di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019). All New Honda Brio menawarkan pengalaman berkendara yang lebih baik dengan nuansa yang “sporty” dan “fun-to-drive” sesuai DNA Honda dengan performa tinggi yang melampaui kelas LCGC serta konsumsi bahan bakar yang efisien. Sebagai ilustrasi Sentul [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga].

Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Dodi itu menjelaskan, bahwa kondisi permukaan trek yang bumpy membuat ban memiliki kerja ekstra. Pasalnya ban juga berfungsi untuk membantu kerja suspensi agar lebih ringan.

“Jadi, ban balap yang nanti akan dipasarkan berbeda dengan yang dijual di negara lain,” kata Dodiyanto.

Rencananya, ban balap terbaru dari IRC akan menyasar segmen motor 250 cc. Di mana segmen ini juga diisi oleh Pirelli dan Dunlop.

“Tapi kita punya setting harga yang lebih terjangkau dari dua merek itu,” pungkasnya.

Rencananya ban balap terbaru dari IRC ini akan diluncurkan bulan depan, di Sentul, Provinsi Jawa Barat bersamaan dengan Yamaha Endurance Race atau di proving ground milik GT.

Beda Jauh, Foto Ini Ungkap Tarif Bus Patas Tahun 90-an yang Hemat Abis

Suara.com – Saat ini marak bermunculan bus-bus dengan fasilitas lengkap nan mewah. Namun hal itu tentu juga diimbangi dengan pemasangan tarif yang sesuai.

Hal tersebut kontras dengan foto unggahan warganet satu ini. Sebuah foto diunggah oleh warganet dengan akun bernama Bakuri di media sosial Facebook.

Foto tersebut memperlihatkan tarif bus cepat terbatas (patas) yang nominalnya sangat jauh dibandingkan dengan masa sekarang.

Tak mencapai puluhan ribu rupiah, tarif bus tersebut membuat generasi milenial terheran-heran.

Tarif bus patas tahun 90-an. (Facebook/Bakuri)Tarif bus patas tahun 90-an. (Facebook/Bakuri)

Dalam foto tersebut, terlihat tarif bus yang masih berada di level Rp 5.000 pada tahun 1993. Sangat kontras dengan waktu belakangan ini.

Tentu saja ada banyak faktor yang memengaruhi tarif tersebut, inflasi misalnya. Namun tetap saja foto tersebut membuat banyak generasi 90-an yang berusia masih sangat belia pada waktu itu, merasa heran. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Tahun 1995 aku masih SMA, Sinar Jaya Wonosobo-Jakarta Rp 11 ribu.” ujar Suprihatin Nirwandi.

“Masa-masa indah ditahun 93 an, rindu kembali ke zaman dulu.” ujar Kaka Ajaa.

Nostalgia banget kan?

Picu Perang Twit, Toyota Ungkap Sebab Mobilnya Absen di Game Need For Speed

Suara.com – Need for Speed merupakan salah satu franchise game balapan yang paling banyak mempunyai penggemar.

Beragam seri game pun telah mereka rilis, membuat kehadiran permainan mereka selalu dinanti-nanti penggemarnya.

Walaupun sudah terkenal, rupanya hal tersebut tak serta merta membuat produsen mobil ingin produk-produk buatan mereka dilisensikan agar bisa dimainkan di game tersebut, salah satunya oleh Toyota.

Melaui sebuah cuitan, Toyota Inggris mengungkap penyebab mengapa mobil buatan mereka tidak ada di game-game Need for Speed terbaru.

Hal tersebut terungkap melalui sebuah cuitan dari pengguna akun Twitter dengan akun bernama @jacoja06.

Cuitan Toyota yang mengungkao sebab mobil mereka tidak ditemukan di game Need for Speed. (Twitter/@jacoja06)Cuitan Toyota yang mengungkao sebab mobil mereka tidak ditemukan di game Need for Speed. (Twitter/@jacoja06)

Dalam cuitan tersebut ia menanyakan mengapa mobil Toyota tidak bisa ditemui di game Need for Speed.

“Di mana Toyota di game Need for Speed terbaru? Sungguh sebuah kesempatan yang terlewat.” ujar akun tersebut.

Rupanya cuitan tersebut direspon oleh akun resmi Toyota Inggris @ToyotaUK. Mereka pun mengungkap alasan mengapa mereka absen di game tersebut.

Need for Speed. Sumber: istimewa.Game Need for Speed yang diangkat ke layar lebar. Sumber: istimewa.

“Tidak di sana. Anda bisa menemui mobil kami di game GT Sport, karena kami tidak mendukung balapan jalanan ilegal.” ujar Toyota.

Namun cuitan tersebut ternyata memicu perang cuitan. Jawaban dari Toyota tersebut ‘disambar’ oleh akun resmi dari game Need for Speed. Mereka pun mencibir jawaban dari Toyota.

“Pffft cupu.” ujar akun @NeedforSpeed secara singkat. Cuitan tersebut pun ramai sebelum akhirnya pihak Toyota menghapus pernyataan mereka. Namun tetap saja jejak digital terlanjur tercipta.

Ada-ada saja.

Apakah Ada Konsekuensi Bila Bahan Bakar Dicampur Zat Aditif?

Suara.com – Saat ini, berbagai jenis zat aditif atau tambahan, seperti salah satu contohnya berfungsi nenambah oktan bahan bakar bisa ditemukan dengan mudah di pasaran.

Membubuhkan zat aditif ini cukup banyak dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor, yang bertujuan bisa meningkatkan oktan pada bahan bakar minyak atau BBM kendaraannya.

Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).Ilustrasi mengisi tambahan zat pada  oli mesin mobil (Shutterstock).

Namun amankah jika zat aditif dicampurkan ke BBM?

Mengutip laman Suzuki Indonesia, penambahan zat aditif sangat tidak dianjurkan. Sebab bukan tidak mungkin, penambahan ini justru bisa berimbas kepada penurunan performa mesin kendaraan. Sehingga menimbulkan efek negatif, karena jantung pacu tak bisa beroperasi dengan sempurna seperti biasanya.

Efek negatif yang ditimbulkan sendiri bervariasi, tergantung pada formula yang digunakan zat aditif itu. Akan tetapi satu hal sudah pasti, tidak ada perusahaan otomotif merekomendasikan zat aditif aftermarket tambahan untuk digunakan pada kendaraan produksi.

Sebelum dijual ke pasaran, produk bahan bakar sudah melalui proses uji laboratorium. Setiap bahan bakar mengandung kadar oktan berbeda-beda. Dikhawatirkan, fungsi yang ada pada bahan bakar akan hilang bila ditambahkan dengan zat aditif lainnya.

Perlu diingat bahwa semua perusahaan penyedia bahan bakar kendaraan sudah membuat keseimbangan dalam formulasi bahan bakar, sudah dites dan diinformasikan manfaatnya kepada konsumen, tanpa ada efek bisa merusak kendaraan.

Sehingga bila ada produk aftermarket zat aditif dimasukkan ke dalam tangki bahan bakar, risikonya mungkin saja terjadi hal di luar dugaan yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan, sekaligus bisa merusak garansi kendaraan.

Berfaedah, Anjar Dedi Aji Gunakan Yamaha R15 Untuk Jualan Siomay

Suara.com – Mempunyai motor sport keren mungkin adalah impian dari banyak orang. Namun nyatanya tak setiap orang membeli motor keren tersebut cuma untuk gaya-gayaan.

Seperti yang satu ini. Viral di media sosial seorang penjual siomay yang menggunakan motor sport miliknya untuk menarik gerobak.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, motor tersebut merupakan milik dari Anjar Dedi Aji, seorang penjual siomay dari Kalimantan Barat.

Motor tersebut ia beli dari hasil jerih payahnya berjualan siomay. Bukan sembarang motor, ia memutuskan untuk memboyong motor sport Yamaha R15.

Namun bukan motor pertamanya, warga asal Purbalingga Jawa Tengah tersebut sempat memiliki Honda MegaPro dan Yamaha Byson sebelum ia beralih ke R15.

Pedagang siomay yang menggunakan Yamaha R15 sebagai penarik gerobak. (Facebook/Beritaa Purbalinggaa)Pedagang siomay yang menggunakan Yamaha R15 sebagai penarik gerobak. (Facebook/Berita Purbalingga)

Inspiratif, kisah warganet tersebut menuai beragam respons dari warganet. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Mantep mbah menginspirasi. Asal gak gengsi bisa sukses dengan caranya sendiri.” ujar Aditya Nugraha.

“Alhamdulillah ikut senang.” ujar Jagad Abimanyu.

Hasil dari bekerja keras dipakai untuk mencari uang, luar biasa.

Sah! Enduristan Ramaikan Pasar Aksesoris Bagi Pencinta Touring

Suara.com – PT Enduro Republik resmi menjadi distributor resmi Enduristan di Indonesia. Peresmian ini bertempat di Yesterday Backyard Jakarta Selatan, Rabu (21/08/2019).

Enduristan adalah brand asal swiss yang berfokus dalam memproduksi tas dan ransel dengan kualitas tinggi untuk menemani petualangan para pencinta perjalanan off-road, touring dan adventure.

CEO PT Enduro Republik, Budi Kurniawan menjelaskan bahwa kondisi medan di Indonesia yang beragam dan cuaca yang tropis memungkinkan pengendara untuk membawa kebutuhan akan penyimpanan barang berdurabilitas tinggi, lagi praktis.

Produk Enduristan Indonesia yang dibuat berdasarkan pengalam touring bikers [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Produk Enduristan Indonesia yang dibuat berdasarkan pengalam touring bikers [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

“Produk ini kami hadirkan berdasarkan pengalaman kami selama berpetualang dengan sepeda motor. Biar bagaimanapun, kami tetap membawa barang penting, juga kebutuhan perjalanan. Kami percaya bahwa produk kami adalah produk yang tepat untuk itu,” kata Budi Kurniawan, di Jakarta.

Keunggulan dari Enduristan bisa dirasakan dari jenis produknya, seperti Soft Luggage Waterproof yang didesain sangat ringan dan tidak menambah lebar kendaraan, sehingga rider tidak terganggu dalam kegiatan berkendara. Selain itu, produk yang didesain khusus dengan teknologi Nylon 1000D dan Material 100 persen waterproof untuk durabilitas tinggi dan ketahanan air.

Serta tersedia pula sistem modular yang dapat ditempel atau dipasang dengan produk Enduristan lainnya, hingga menjadikan Soft Luggage Waterproof ini sesuai bagi para pecinta motor, terlebih memiliki harga yang kompetitif.

“Ke depannya kami akan terus berinovasi untuk menciptakan produk dengan fungsionalitas tinggi, detail inovatif, dan kualitas terbaik, persis seperti yang dibutuhkan para riders,” ujar Budi Kurniawan.

Untuk saat ini produk-produk Enduristan dapat ditemui di dealer – dealer resmi Enduristan seperti RC Motogarage Kebayoran Baru, Gading Serpong, dan Bandung. Selain itu, tersedia di Thrill Bitz dan Juragan Helm. Harga dari produk-produk Enduristan sendiri berada di kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 8 juta.

Seru, Blackauto Battle 2019 Balikpapan Baru Saja Rampung

Suara.com – Setelah sempat vakum beberapa lama, ajang car tuning Blackauto Battle 2019 kembali digelar di tiga kota besar Indonesia, yaitu Kota Balikpapan, Jakarta dan Yogyakarta sebagai tuan rumah Final Battle 2019.

Sebagai salah satu kota termaju di Pulau Kalimantan, Balikpapan hingga saat ini masih dianggap sebagai salah pusat trend setter serta kiblat dari para pecinta car tuning Tanah Air terutama di belahan pantai timur Kalimantan.

Tol Balikpapan-Samarinda. (Dok: Jasamarga)Tol Balikpapan-Samarinda.  Sebagai ilustrasi Balikpapan [Dok. Jasamarga].

Balikpapan dinilai mempunyai magnet khusus yang membuatnya tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Dan 2019 dianggap sebagai momen yang pas untuk kembali menghadirkan Balikpapan sebagai kekuatan strategis di pentas dunia modifikasi Indonesia terutama Pulau Kalimantan dan sekitarnya.

“Balikpapan berpotensi sebagai lokomotif industri car tuning terutama untuk modifikasi dan car audio. Komunitas mobil berskala nasional terdapat di kota penghasil minyak ini,” ujar Boy Prabowo, Perwakilan Pelaksana Event Blackauto Battle atau BAB 2019.

Tidak hanya itu, tambah Boy Prabowo, kemampuan para tuner dan rumah modifikasi Balikpapan juga patut disejajarkan dengan kota lain yang lebih maju seperti Jakarta atau Bandung.

Untuk sistem penilaian, Black Out Loud terbagi dua kelas pertandingan, yaitu SQL FFA dan Street SPL. SQL yang dipertandingkan yaitu kelas FFA (2 subwoofer) dengan penilaian penggabungan antara nilai SQ berupa tonal akurasi dan listening pleasure.

Selain itu, uji instalasi berupa kerapian serta keamanan dalam proses install dan uji SPL yang diperhitungkan melalui alat ukur, dengan peranti standar di hampir semua asosiasi car audio dunia, bernama Term Lab Magnum.

Adapun yang meraih gelar juara adalah sebagai berikut:

The Champ
Nama: Dawank
Bengkel: R Garage Makassar
Jenis Mobil: Suzuki Swift

1st Runner up
Nama: Ranting
Club: Startech Samarinda
Jenis Mobil: Toyota Agya

2nd Runner up
Nama: Rahman
Club: Connection Samarinda
Jenis Mobil: Silvia

Beda Dari Stereotip, Pria ini Ungkap Beragam Tipe Penumpang Ojol

Suara.com – Selama ini masih banyak masyarakat yang doyan melabeli golongan orang tertentu, mengidentikkan mereka dengan stereotip yang telah lama beredar.

Hal itu tentu dapat memicu sentimen terhadap golongan-golongan tertentu (sikap rasis) yang ada di masyarakat.

Walaupun demikian rupanya stereotip yang banyak dipercaya masyarakat seringkali keliru, seperti cuitan viral ojol (ojek online) satu ini.

Narik ojol 3,5 tahun, orang ini berujar bahwa pernampilan dari seseorang seringkali menipu.

Beda jauh dari stereotip, rupanya banyak perilaku penumpang ojol yang menegasikan anggapan masyarakat. Berikut cuitannya.

1. Tinggi, besar dan kekar ternyata orangnya humoris

Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)

2. Ternyata tak selalu pelit

Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)

3. Pergi ke diskotik bukan berarti lupa dengan keyakinan

Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)

4. Beda pilihan politik tak selalu berantem

Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)

5. Yang emosian tak selalu galak

Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)Cuitan ojol yang melawan stigma masyarakat. (Instagram/@gojek24jam)

Era Mobil Listrik: Proses Hybrid Dahulu, Bukan Seperti Tukar Ponsel

Suara.com – Bebin Djuana, pengamat otomotif menilai bahwa penerapan mobil listrik di Indonesia tidak bisa dilakukan begitu saja walaupun Peraturan Presiden atau Perpres mobil listrik sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut Bebin Djuana, ketika kebutuhan akan sarana transportasi sudah mulai mengarah ke mobil listrik, tetap harus ada bridging dengan menggunakan kendaraan hybrid. Sebab ada kebiasaan yang perlu diubah terlebih dahulu sebelum tercipta pengguna mobil listrik murni.

“Karena proses ini butuh waktu. Mobil listrik tidak bisa secepat seperti cara kita ganti smartphone. Semisal hari ini pakai Apple besok sudah pakai Huawei,” ujar Bebin Djuana, di Jakarta, baru-baru ini.

Ilustrasi mobil hybrid [Shutterstock].Ilustrasi mobil hybrid [Shutterstock].

Lebih lanjut, Bebin Djuana menambahkan, di sisi pemerintah sendiri perlu persiapan. Apalagi, seperti diketahui harga kendaraan listrik saat ini masih mahal. Utamanya soal baterai yang berharga sangat tinggi dan belum ditemukan formulasi yang tepat, memiliki harga murah dan sesuai dengan jarak tempuh yang diharapkan.

“Kita bisa lihat dari negara maju, pemerintahnya perlu memberikan trigger agar mobil listrik bisa terjangkau,” tukas Bebin Djuana.

“Jadi program langit biru bukan sekadar basa basi. Langkah paling cepat yang bisa diambil adalah melistrikkan semua kendaraan umum,” lanjutnya.

Terakhir, ia menambahkan bahwa kendaraan yang mampu menempuh jarak 400 km dalam dua jam itu hanyalah kendaraan umum. Hal itu bisa menjadi dasar untuk melistrikkan semua sarana transportasi massal, tanpa perlu basa-basi dengan dalih menekan polusi.

Pungli Merajalela di Medan, Begini Curhatan Sopir Truk

Suara.com – Fenomena pungli (pungutan liar) memang sudah menjadi lagu lama yang beredar di masyarakat. Tak terkecuali bagi para sopir truk.

Seperti yang viral satu ini. Sebuah video yang diunggah oleh akun Romansa Sopir Truk di media sosal Facebook memperlihatkan momen-momen saat truknya mendapat pungutan liar.

Tak hanya sekali-dua kali, namun sopir truk tersebut mendapat pungutan berkali-kali hanya dalam jarak relatif berdekatan.

Yang membuat miris adalah, pungutan tersebut justru dilakukan oleh warga setempat. Sang sopir pun mengeluhkan minimnya kehadiran penegak hukum di area tersebut.

“Ini kuitansinya, kosong, pembuktiannya tidak ada.” ujar perekam video tersebut.

“Daerah ini tidak sanggup dibenahi oleh aparat setempat. Ini lagi, badan besar kerja malas.” gumam sopir truk tersebut.

“Apa memang kami pendatang harus membayar. Adakah undang-undangnya?” imbuh sang sopir.

Video tersebut mempunyai durasi sekitar 10 menit. Sang sopir berujar untuk menempuh jarak yang relatif dekat ia harus menyiapkan banyak uang.

“Untuk menempuh 1 km kami harus menyiapkan Rp 100 ribu lebih, kuitansinya kosong dengan berbagai alasan. Jika kami tidak mau membayar, kami diancam kaca truk kami akan dipecah.” tutur sang sopir.

Bikin geram, banyaknya pungli dalam video tersebut mengundang respons negatif dari masyarakat. Berikut beebrapa komentar di antaranya.

“Itulah potret lintas Sumatra. Ternyata hampir semuanya ya. Jangan malu yang jadi orang sono kalo punya gelar orang malas ya. Saya pikir kemaren daerah Maisuji aja ternyata hampir semua wilayah Sumatra ada. Pantas pak Polisi bingung mau nindak, karna sudah mayoritas.” ujar Jamal Perdana.

“Biasanya kalau viral baru ada penindakan dari aparat.” ujar Trisno Trisno.

Empat Jam Bermobil Demi Jumpai Gajah Kesayangan Nicholas Saputra

Suara.com – Berperjalanan cukup jauh dengan mobil untuk mencapai destinasi wisata menarik lagi berkonsep alam bebas adalah salah satu kejutan yang diberikan oleh Asuransi Astra dalam Media Gathering yang berlangsung di Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara pekan ini (21/8/2019).

Dikemas dalam tagline Simply Memorable Trip, Laurentius Iwan Pranoto, Ketua Panitia acara sekaligus Senior Vice President Communications and Service Management Asuransi Astra menyatakan sebelum keberangkatan bahwa destinasi sengaja dirahasiakan agar menghadirkan rasa penasaran sekaligus sarat unsur surprise alias kejutan.

Begitulah, setengah dari perjalanan bermobil konvoi dari Medan bersama delapan unit Toyota Innova dari TRAC Astra Rent Car mengambil rute jalan non-aspal membelah perkebunan kelapa sawit. Rupanya kami meluncur ke … Tangkahan.

“Mobil kita sudah diselimuti banyak salju,” demikian gurau Rizal Batubara, salah satu driver pendamping tim jurnalis dalam Media Gathering Asuransi Astra dengan tagline Simply Memorable Trip ini. Yang ia maksud adalah … debu yang membubung tinggi akibat rute non-aspal saat dilibas berbagai macam mobil. Mulai angkutan setempat, truk-truk pengangkut kelapa sawit, hingga kendaraan kami.

Setelah debu naik ke udara, tentu saja mendarat di segala macam permukaan. Tak terkecuali di bodi kedelapan tunggangan jenis Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang kami gunakan.

Tak kurang dari setengah perjalanan diwarnai oleh trek non-aspal ini, sebelum akhirnya kami tiba di kawasan konservasi gajah Tangkahan.

Acara paling dinanti, tak lain dan tak bukan adalah bercengkerama bersama gajah yang berada di area konservasi gajah atau Conservation Response Unit (CRU) Tangkahan, di area Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Katiyo atau lebih akrab disapa Pak Tyo, salah seorang mahout atau pawang gajah menyatakan bahwa ada sembilan ekor gajah berada di lokasi ini. Satu di antaranya adalah seekor pejantan, tiga anakan, serta sisanya adalah gajah betina, induk mereka.

Bintang tamu dari kawanan gajah itu tak lain adalah Theo, sang pejantan dan satu-satunya yang memiliki taring gading perkasa.

“Usia Theo saat 28 tahun, dan bayi-bayi gajah ini adalah Eropa, Christopher, serta Bangkit. Induknya Yuni, Olive, Augustine,” jelasnya.

Acara yang dilakukan bersama para gajah adalah memandikan satwa yang kini masuk kategori endangered species itu, menggosok kulit tubuh dan kaki-kaki serta kuku mereka menggunakan sikat plastik, bermain sembur-semburan air, sampai berbaring di air bersama-sama.

Seru? Sudah pasti.

Apalagi cuaca panas terik siang hari itu segera digantikan oleh hujan cukup deras. Dan boleh dicatat, berkesempatan memandikan Theo adalah pengalaman seru, karena ialah gajah yang pernah disayang-sayang aktor kondang Indonesia, Nicholas Saputra. Tepatnya dalam videoklip “Adu Rayu” bertemakan love triangle antara Velove Vexia, Chicco Jerikho, dan Nicholas Saputra alias Nicsap.

“Wah, serasa jumpa Nicsap atau malahan serasa menjadi Nicsap?” seloroh beberapa rekan seperjalanan yang mengundang gelak tawa di tengah keriuhan bunyi hujan serta semburan gajah.

Sudah Teredukasi, Kesadaran Asuransi Otomotif Masih Perlu Dipupuk

Suara.com – Gunawan Salim, Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra menyatakan bahwa pengertian masyarakat Indonesia terhadap asuransi otomotif adalah cukup bagus. Dalam artian sudah teredukasi. Namun soal kesadaran berasuransi di bidang ini masih perlu dipupuk.

“Soal pengertian asuransi otomotif, semakin hari semakin banyak yang sudah teredukasi. Kami sendiri dari pihak penyedia jasa asuransi, termasuk bidang otomotif,  juga senantiasa melakukan langkah-langkah edukasi ini,” paparnya dalam Media Gathering Asuransi Astra yang berlangsung di Hotel Adimulia, Medan beberapa saat lalu.

Ilustrasi mobil bekas (Shutterstock).Ilustrasi deretan mobil siap diasuransikan (Shutterstock).

“Akan tetapi bicara soal kesediaan untuk mendaftarkan kendaraan milik mereka agar dicover asuransi masih perlu langkah-langkah pendukung lain,” imbuhnya.

Hal ini, antara lain, disebabkan dari kebiasaan pada konsumen saat memiliki kendaraan baru.

“Ada dari mereka yang langsung memilih untuk berasuransi, karena saat pembelian mobil baru sudah diarahkan oleh pihak penjual produk. Bisa juga karena barang yang dibeli sudah termasuk cakupan asuransi,” ujar Rudy Chen, Chief Executive Officer (CEO) Asuransi Astra.

“Dan ada pula yang masih menimbang-nimbang, karena pemikiran: apakah perlu atau tidak, mengingat mobil saya tak akan digunakan setiap hari, namun sesekali saja,” imbuh Gunawan Salim mencontohkan.

Ia sendiri langkah mengisahkan, betapa seorang temannya sendiri pernah menanyakan hal senada, apakah asuransi mobil tetap diperlukan bila kendaraan tidak diajak mengaspal setiap hari.

“Jawaban saya tetap perlu, karena namanya kejadian, atau peristiwa bisa terjadi begitu saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Seperti mobil yang disimpan terus atau menjadi penghuni tetap garasi, tetap saja berisiko rusak meski telah dilakukan langkah-langkah perawatan,” ujar Gunawan Salim lagi.

Untuk itu, langkah preventif, salah satunya dengan mengikutsertakan si kendaraan baru dalam asuransi sangatlah diperlukan. Baik lewat pemahaman pribadi, dengan perantara pihak layanan jasa asuransi yang memberikan edukasi secara online maupun offline, sampai kehadiran sosok yang berpengaruh seperti sahabat atau teman dekat dengan pernyataan testimoni atau ajakan.

Disebut terakhir ini, dalam bahasa Jawa disebut sebagai “getok tular” atau words of mouth, yang dirasa cukup efektif untuk memberikan edukasi atau mendukung langkah-langkah berkesadaran ikut serta dalam asuransi otomotif.

5 Top Berita Otomotif: Ganjil Genap Tak Efektif Sampai Test Drive DFSK

Suara.com – Sosialisasi perluasan ganjil genap terus dilangsungkan sehubungan dengan Instruksi Gubernut atau Ingub No 66 Tahun 2019. Disebutkan pula bahwa kondisi udara membaik pada saat dilakukan pembatasan terhadap penggunaan kendaraan bermotor.

Akan tetapi, disebutkan pula bahwa ganjil genap tidak efektif karena membuka peluang buat diakali. Padahal sejatinya aturan lebih penting untuk ditaati dan dijalankan sesuai etika yang ada.

Berikut adalah laporan soal penerapan ganjil genap yang disebutkan warga net tidak efektif. Ditambah empat berita seru lainnya. Mulai maraknya crossover listrik,sampai liputan DFSK ke Sukabumi. Selamat membaca dan semoga kumpulan berita ini seru menemani Anda menikmati pagi.

1. Gelar Polling, Unggahan Vlogger Ini Kuak Sebab Ganjil-Genap Tak Efektif

Polling mini yang mengungkap efektivitas kebijakan ganjil-genap. (Instagram/@motomobitv)Polling mini yang mengungkap efektivitas kebijakan ganjil-genap. (Instagram/@motomobitv)

Kemacetan merupakan salah satu isu lawas yang tak pernah usai di Jakarta. Beragam kebijakan pun telah diterapkan untuk mengurai masalah ini. Salah satunya adalah kebijakan mengenai ganjil-genap.

Namun rupanya kebijakan tersebut dinilai tidak efektif, setidaknya menurut hasil polling yang diunggah oleh seorang otovlogger kondang, Motomobi.

Baca selengkapnya

2. Menengok Aksesoris Berkelas Mobil Medina Kamil, Serasa Kendaraan Mewah

Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)

Medina Kamil, seorang wanita yang tentu tak asing lagi bagi sobat traveler. Pernah menjadi pembawa acara Jejak Petualang, wanita berusia 37 tahun ini memang doyan blusukan hutan.

Namun tak cuma itu, ia kerap tampil ‘mesra’ bersama mobil kesayangannya. Bukan mobil mewah kelas ningrat, mobil yang ia gunakan cukup sering ditemui di masyarakat.

Baca selengkapnya

3. Mengekor Tren Global, Pasar SUV di Indonesia Meningkat

Wuling Almaz di GIIAS 2019, lengkap dengan penyebutan label harganya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Wuling Almaz di GIIAS 2019, lengkap dengan penyebutan label harganya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai peningkatan tren penjualan kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) di Indonesia merupakan sebuah kewajaran karena juga terjadi dalam skala global.

“SUV ini sangat menarik karena pasarnya besar dan terus naik. Tak hanya market di Indonesia tapi juga market dunia,” jelas Bebin Djuana dalam di sesi talkshow seputar kendaraan SUV, di dealer DFSK Pondok Indah, Jakarta Selatan pekan ini.

Baca selengkapnya

4. Memo Internal Bocor, Strategi BMW Kejar Mercedes Benz Terbongkar

BMW i8, salah satu andalan BMW di sektor mobil listrik yang telah muncul beberapa saat sebelum GIIAS 2019 [Suara.com/ukirsari].BMW i8, salah satu andalan BMW di sektor mobil listrik yang telah muncul beberapa saat sebelum GIIAS 2019 [Suara.com/ukirsari].

Chief Executive Officer BMW, Oliver Zipse mendesak para karyawan untuk mengejar ketertinggalan perusahaan dari Mercedes Benz. Hal ini terungkap setelah surat elektronik yang dikirimkan kepada karyawan tersebar luas untuk umum.

Seperti diwartakan Carcoops, Zipse mendesak para staf untuk menemukan cara-cara inovatif untuk membuat perusahaan lebih baik dari para kompetitor.

Baca selengkapnya

5. Menjajal DFSK Glory 560 Jakarta – Sukabumi, Gimana Rasanya?

DFSK Glory 560 menunjukkan kemampuannya di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]DFSK Glory 560 menunjukkan kemampuannya di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Glory 560 kini menjadi tulang punggung produsen mobil China, DFSK di Indonesia. Diperkenalkan lewat ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show 2019 pada 25 April 2019, SUV itu sudah dipesan lebih dari 2000 unit hingga Juli kemarin.

Baca selengkapnya

Mengekor Tren Global, Pasar SUV di Indonesia Meningkat

Suara.com – Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai peningkatan tren penjualan kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) di Indonesia merupakan sebuah kewajaran karena juga terjadi dalam skala global.

“SUV ini sangat menarik karena pasarnya besar dan terus naik. Tak hanya market di Indonesia tapi juga market dunia,” jelas Bebin Djuana dalam di sesi talkshow seputar kendaraan SUV, di dealer DFSK Pondok Indah, Jakarta Selatan pekan ini.

Selain itu, Bebin mengambil contoh dari brand besar Eropa. Saat ini bisa dilihat beberapa brand premium mulai menghadirkan kendaraan SUV.

Contohnya seperti Bentley dan Roll Royce yang sebelumnya kental dengan produk sedan. Artinya brand tersebut memang melihat adanya peningkatan tren SUV.

“Mereka banting stir ke SUV. Jadi ketika market SUV di Indonesia naik, itu wajar karena tren ini juga berlaku di dunia,” lanjut Bebin.

Bebin menambahkan, target market SUV pun sekarang ini juga mengalami pergeseran. Jika tadinya didominasi kaum pria, kini perempuan pun banyak yang memilih untuk mengendarai SUV.

Tahun lalu, menurut catatan Frost & Sullivan, penjualan kendaraan penumpang selama 2018 mencapai 869.835 unit. Selama 12 bulan itu mengatakan permintaan SUV naik 18,9 persen.

Memo Internal Bocor, Strategi BMW Kejar Mercedes Benz Terbongkar

Suara.com – Chief Executive Officer BMW, Oliver Zipse mendesak para karyawan untuk mengejar ketertinggalan perusahaan dari Mercedes Benz. Hal ini terungkap setelah surat elektronik yang dikirimkan kepada karyawan tersebar luas untuk umum.

Seperti diwartakan Carcoops, Zipse mendesak para staf untuk menemukan cara-cara inovatif untuk membuat perusahaan lebih baik dari para kompetitor.

“Tanpa menyalahkan situasi, kondisi, dan lanskap politik saat ini, semangat positif memungkinkan kita untuk mengambil peluang yang ada. Semangat positif seperti itu akan tercermin dalam budaya kita: semakin keras pekerjaan, semakin inovatif solusi kita,” tulis Zipse dalam surat elektroniknya.

Zipse menambahkan bahwa kemampuan BMW untuk membangun mobil listrik dan mesin pembakaran di jalur produksi yang sama memberikan keunggulan yang signifikan dari para pesaing. Dengan begitu perusahaan dapat mempercepat atau memperlambat produksi kendaraan listrik sesuai permintaan.

“Kita tidak selalu harus menjadi yang pertama, tetapi kita harus jauh lebih baik daripada pesaing dalam segala hal yang kita lakukan. Ini tidak hanya berlaku untuk produk dan layanan, tetapi juga untuk proses dan struktur perusahaan, serta biaya,” tegasnya.

Seperti diketahui, BMW memang menjadi perusahaan otomotif asal Jerman yang sudah memasarkan mobil listrik melalui peluncuran i3 pada 2013 dan i8 pada 2014.

Namun, Mercedes Benz dan Audi segera melancarkan strategi alternatif dengan menghadirkan crossover listrik melalui EQC dan e-Tron. Sedangkan BMW sama sekali belum mengisi segmen yang sedang berkembang ini.

TKDN Mobil Listrik Wajib 35%, DFSK Belum Ambil Keputusan

Suara.com – Sales and Marketing Director of Sales Center PT Sokonindo Autombile, Alex Pan mengaku belum mempelajari sepenuhnya draf Perpres mobil listrik yang sudah diteken Presiden Joko Widodo, khususnya yang menyangkut kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 35% pada tahap awal.

“Detailnya kita akan berbuat seperti apa belum tahu. Belum ada pembahasan,” ujar Alex di sela acara test drive Glory 560 di Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini.

Alex menambahkan, ke depannya DFSK masih akan melihat kebutuhan pasar. Terlebih draf Perpres juga baru diterima dua hari lalu.

“Ke depannya kami akan lihat apa kebutuhannya. Langsung mobil listrik atau seperti apa,” kata Alex.

Alex melanjutkan bahwa DFSK sudah melihat ada insentif dari pemerintah untuk produsen yang mengeluarkan mobil listrik. Meski demikian, pihaknya belum bisa memutuskan langkah yang akan diambil.

DFSK sendiri pada pameran GIIAS 2019 di akhir Juli lalu sudah memamerkan mobil listrik Glory E3. Bukan tidak mungkin, Glory E3 akan jadi jagoan pertama DFSK di segmen mobil lisrik Indonesia.

Dalam Perpres mobil listrik, diatur hal-hal yang terkait percepatan program kendaraan bermotor listrik secara rinci, salah satunya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai.

Regulasi terkait TKDN tertuang dalam Perpres pasal 8 berikut pernyataan lengkapnya :

(1) Industri KBL Berbasis Baterai dan industri komponen KBL Berbasis Baterai wajib mengutamakan penggunaan TKDN dengan kriteria sebagai berikut :

a. Untuk KBL Berbasis Baterai beroda dua dan/atau tiga tingkat penggunaan komponen dalam negeri sebagai berikut:

1) Tahun 2019 sampai dengan 2023, TKDN minimum sebesar 40% (empat puluh per seratus);

2) Tahun 2024 sampai dengan 2025, TKDN minimum sebesar 60% (enam puluh per seratus); dan

3) Tahun 2026 dan seterusnya, TKDN minimum sebesar 80% (delapan puluh per seratus),

b. Untuk KBL Berbasis Baterai beroda empat atau lebih tingkat penggunaan komponen dalam negeri sebagai berikut:

1) Tahun 2019 sampai dengan 2021, TKDN minimum sebesar 35% (tiga puluh lima per seratus);

2) Tahun 2022 sampai dengan 2023, TKDN minimum sebesar 40% (empat puluh per seratus);

3) Tahun 2024 sampai dengan 2029, TKDN minimum sebesar 60% (enam puluh per seratus); dan

4) Tahun 2030 dan seterusnya, TKDN minimum sebesar 80% (delapan puluh per seratus).

Generasi Milenial Tidak Tertarik Beli Mobil, Ganggu Industri Otomotif?

Suara.com – Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan transportasi online Uber ditemukan bahwa generasi milenial tak lagi tertarik untuk membeli mobil. Namun demikian apakah hal ini akan berdampak pada industri otomotif?

Menanggapi temuan ini, pengamat otomotif, Bebin Djuana menegaskan kecenderungan kaum milenial tidak akan berdampak pada industri otomotif.

“Saya katakan bahwa tidak menggangu industri otomotif. Karena biar bagaiamapun mobil itu tetap dibutuhkan. Karena mau generasi apapun manusia harus tetap berpindah dari titik A ke B dan seterusnya,” kata Bebin, di sela acara test drive Glory 560, baru-baru ini.

Artinya, tambah Bebib, industrinya akan tetap jalan. Jadi tinggal pabrikannya menawarkannya seperti apa.

“Jadi saya rasa tetap harus ada,” ujar Bebin.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Uber baru-baru ini ditemukan bahwa kelompok milenial di Asia Pasifik ternyata tidak tertarik untuk membeli mobil.

Riset yang melibatkan 9.000 responden itu menunjukkan bahwa 53 persen tak mau membeli mobil. Penyebabnya beragam, tetapi salah satunya karena mobil baru dinilai hanya akan membuat jalanan bertambah macet.

Riset itu juga menunjukkan bahwa pemilik mobil di Asia bisa terjebak macet selama 52 menit tiap hari dan perlu 26 menit untuk sekadar mencari lahan parkir.

Dari sekian banyak wilayah di Asia, Jakarta yang tertinggi, alias sangat buruk dalam hal kemacetan. Pemilik mobil perlu waktu rata-rata 90 menit setiap hari untuk menghadapi kemacetan dan 30 menit untuk mencari lahan parkir.

Video: Test Drive DFSK Glory 560 Jakarta – Sukabumi, Begini Rasanya!

Suara.com – Glory 560 kini menjadi tulang punggung produsen mobil China, DFSK di Indonesia. Diperkenalkan lewat ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show 2019 pada 25 April 2019, SUV itu sudah dipesan lebih dari 2000 unit hingga Juli kemarin.

Suara.com pada Selasa (20/8/2019) berkesempatan ikut menjajal Glory 560 dengan rute Jakarta – Sukabumi, Jawa Barat. Bagaimana pengalaman menunggangi SUV anyar ini? Simak artikel berikut:

Desain Sporty dan Tangguh

Dari segi ukuran, DFSK Glory 560 memiliki dimensi 4.515mm x 1.815mm x 1.735mm (PxLxT) cukup untuk memberikan kesan tangguh. Dilihat dari sisi samping, dapat terlihat garis bodi dari saudara Glory 580 ini membentuk lekuk yang memberikan gril sporty berbentuk sayap.

DFSK Glory 560 menunjukkan kemampuannya di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]DFSK Glory 560 menunjukkan kemampuannya di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Diperhatikan secara detail, Glory 560 memang ingin menonjolkan kesan sporty pada sebuah SUV. Hal ini terlihat dengan penggunaan antena hiu modern, dan velg berukuran 17-inci yang semakin memberikan kesan gagah.

Kabin Modern, Tapi…

Interior kabin DFSK Glory 560 tampak menawarkan kesan mewah dan modern. Perpaduan jok kulit dengan jaitan kontras berwarna merah semakin menegaskan kesan mewan di dalam mobil. Selain itu, kenyamanan berkendara juga didukung dengan penyematan berbagai fitur modern.

Interior mobil DFSK Glory 560 yang dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]Interior mobil DFSK Glory 560 yang dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Konsol tengah dilengkapi dengan layar sentuh 8 inci dan memiliki berbagai fungsi, seperti radio, koneksi bluetooth, navigasi GPS, interkonektivitas smartphone, sensor parkir belakang. Sama seperti mobil dikelasnya, mobil ini juga sudah menerapkan smart button yakni one-push start button.

Sebagai mobil yang menyasar segmen keluarga, DFSK Glory 560 memang cukup tertolong dengan bangku baris ketiga yang dapat dilipat dan berfungsi sebagai bagasi. Namun untuk penumpang tentunya kurang nyaman karena ruang kaki yang terlalu sempit.

Walaupun hal ini bisa disiasati dengan mengatur bangku pada penumpang baris kedua. hanya saja penumpang baris kedua harus sedikit berkorban dengan posisi kaki yang sedkiti mepet ke bangku depan.

Interior mobil DFSK Glory 560 yang dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]Interior mobil DFSK Glory 560 yang dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Selain itu, posisi AC bagian belakang yang terletak di sela bangku depan dirasa kurang efektif. Pasalnya hembusan AC jadi kurang terasa sampai baris ketiga. Walaupun memang kabin jadi teras lebih luas ketika tidak lagi lagi menempel pada bagian atap.

Beberapa fitur penunjang lainnya terbilang cukup modern, model ini sudah menggunakan Electric Parking Brake (EPB) untuk memudahkan pengoperasian rem parkir, sistem pengereman cakram di keempat roda yang memberikan stabilitas ketika melakukan pengereman, Anti-Lock Braking System (ABS) yang ditunjang dengan Electronic Brake Distribution (EBD),

Ada juga Hill Hold Control (HHC) yang bisa menjaga mobil di posisi tanjakan, Electronic Stability Control (ESP) dan Traction Control System (TCS) yang menjaga kestabilan mobil ketika menikung, sampai Dual Airbag System yang siap memberikan perlindungan ketika mobil mengalami kecelakaan.

Irit sih, sayangya…

DFSK Glory 560 sebenarnya hadir dengan dua pilihan mesin, yakni 1.500 dan 1.800 cc. Hanya saja tim Suara.com berkesempatan untuk mengeksplore varian mesin 1.500 cc turbocharger bertransmisi automatic.

Tenaga yang dihasilkan oleh teknologi mesin 1500 cc turbocharger akan terhubung ke roda melalui transmisi CVT. Bekal yang ada memang cukup bisa diandalkan ketika mobil berada di putaran atas.

DFSK Glory 560 dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]DFSK Glory 560 dipamerkan di arena IIMS 2019, Sabtu (4/5/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Hanya saja saat mesin berada di putaran bawah, mobil terasa lemot. Dari pengalaman yang tim dapatkan, tenaga Glory 560 baru terasa saat rpm 1.800 ke atas.

Konsumsi bahan bakarnya sendiri terbilang cukup irit. Mobil yang menjadi tulang punggung penjualan DFSK ini memcapai 1 liter banding 11,8 kilometer. Walaupun hasil tes internal pabrikan mencapai 1 liter banding 12,6 kilometer.

Dari sisi berkendara, secara keseleruhan DFSK Glory 560 cukup nyaman untuk dikendarai. Saat melaju di jalan tol, mobil terbilang cukup senyap.

Memasuki daerah Lido, Sukabumi, mobil kembali ditancap untuk melalui medan perbukitan. Kembali lagi, saat memulai di bawah rpm 2.000 mobil kurang responsif saat menghadapi tanjakan. Namun kalau start awal di atas rpm 2.000, mobil tidak mengalami masalah berarti.

Memasuki medan bergelombang, DFSK Glory 560 terasa istimewa pada bagian kaki-kaki. Bantingan mobil cukup empuk sehingga pengendara dan penumpang masih cukup nyaman ketika melewati jalan yang bergelombang. Selain itu ground clearence yang tinggi membuatnya mampu melampaui medan dengan nyaman.

Di Indonesia DFSK Glory 560 dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 189 – Rp 239 juta. Produk teranyar dario DFSK ini menjadi penantang Toyota Rush dan Daihatsu Terios di kelasnya.

Gelar Polling, Unggahan Vlogger Ini Kuak Sebab Ganjil-Genap Tak Efektif

Suara.com – Kemacetan merupakan salah satu isu lawas yang tak pernah usai di Jakarta. Beragam kebijakan pun telah diterapkan untuk mengurai masalah ini. Salah satunya adalah kebijakan mengenai ganjil-genap.

Namun rupanya kebijakan tersebut dinilai tidak efektif, setidaknya menurut hasil polling yang diunggah oleh seorang otovlogger kondang, Motomobi.

Melalui akun Instagramnya @motomobitv, terlihat bahwa banyak yang memandang bahwa kebijakan tersebut tidak efektif.

“Anda sudah mengisi polling ini? Mohon komentar dibawah alasan memilihnya. Boleh serious boleh tidak” ujar Om Mobi, sapaan akrab dari vlogger tersebut.

Polling mini yang mengungkap efektivitas kebijakan ganjil-genap. (Instagram/@motomobitv)Polling mini yang mengungkap efektivitas kebijakan ganjil-genap. (Instagram/@motomobitv)

Dalam poling tersebut, sebanyak 62% responden rupanya menganggap bahwa kebijakan tersebut dinilai tak efektif mengurangi kemacetan.

Usut punya usut, ketidakefektifan dari kebijakan tersebut ternyata disebabkan oleh polah dari masyarakat sendiri.

Hal tersebut tercermin dari kolom komentar di unggahan tersebut di mana ada kecenderungan dari masyarakat untuk mengakali kebijakan tersebut. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Gapapa.. tinggal beli mobil yang platnya ganjil & genap. Tetep macet deh.” ujar sesama vlogger, @shitlicious.

“Pola pikirnya ganjil genap memaksa orang beli mobil dengan plat ganjil dan genap ? Kenapa pola pikirnya ga dirubah ? Memaksa orang menggunakan transportasi umum ?” ujar @rifqisyalim.

Menengok Aksesoris Berkelas Mobil Medina Kamil, Serasa Kendaraan Mewah

Suara.com – Medina Kamil, seorang wanita yang tentu tak asing lagi bagi sobat traveler. Pernah menjadi pembawa acara Jejak Petualang, wanita berusia 37 tahun ini memang doyan blusukan hutan.

Namun tak cuma itu, ia kerap tampil ‘mesra’ bersama mobil kesayangannya. Bukan mobil mewah kelas ningrat, mobil yang ia gunakan cukup sering ditemui di masyarakat.

Dari akun Instagramnya, terlihat Medina merupakan seorang pengguna Suzuki Ertiga. Walaupun demikian, ada yang spesial dari mobil tersebut.

Walaupun terlihat mulus ala mobil standar, di mobil tersebut terpasang beberapa aksesoris yang diklaim merupakan produk unggulan.

Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)

Pada area interior, Suzuki Ertiga ini telah dipasangi karpet yang terlihat cukup nyaman dan berkelas. Karet tersebut terbuat dari PVC sehingga ringan dan awet.

Tak cuma itu, mobil ini juga terdapat kaca film premium. Konon kaca tersebut dapat mengurangi panas yang timbul akibat masuknya cahaya matahari.

Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)Mobil Medina Kamil, Suzuki Ertiga. (Instagram/@medinakamil)

Secara keseluruhan, mobil Medina Kamil terlihat nggak neko-neko. Walaupun demikian justru dengan keadaan mobil tersebut yang terawat dengan apik, mobil ini malah terlihat elegan.

Sekilas mengenai Suzuki Ertiga, mobil tersebut merupakan “penghuni” kelas kendaraan multifungsi (LMPV). Dibekali dengan mesin 1.462 cc, mobil ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 104,7PS serta torsi sebesar 138 Nm.

Keliling Dunia Naik Ducati Scrambler, Motor Orang Ini Akhirnya Malah Dicuri

Suara.com – Henry Crew, pemegang rekor untuk orang termuda yang keliling dunia naik motor harus menelan pil pahit.

Sempat menjelajahi dunia dengan menaiki Ducati Scrambler, motor dari orang tersebut justru malah dicuri orang.

Dilansir dari Visordown, motor yang disebut sebagai “Ducati Scrambler Dessert Sled” tersebut telah menemani Henry sejauh sekitar 88.513 km. Sebelum akhirnya motor tersebut dicuri di rumah orang tuanya di Hampshire, Inggris.

Henry pun mengumumkan hilangnya motor tersebut di akun media sosial.

“Jika anda bisa pasang mata untuk sebuah Ducati Scrambler Dessert Sled berwarna putih yang keliatan seperti telah menempuh jarak 60.000 mil dalam setahun, pelat knalpot yang rusak, banyak stiker dengan jerigen bahan bakar merah serta pelat hitam di samping. Itu adalah motor yang unik dan sentimental bagi saya.” tulis Henry.

Orang ini kecolongan motor setelah dirinya keliling dunia dengan kendaraan tersebut. (visordown.com)Orang ini kecolongan motor setelah dirinya keliling dunia dengan kendaraan tersebut. (visordown.com)

Saat belum dicuri, Henry beserta motornya pernah menjelajah ke sejumlah tempat ekstrem seperti di pegunungan Himalaya, pantai Australia dan Gurun Anza Borrego di California Amerika Serikat.

“Saya selalu menghabiskan waktu bersama motor tersebut selama tahun lalu. Saya patah hati saat memdapatinya hilang. Saya harap dengan kekuatan media sosial kami bisa menemukannya.” imbuhnya.

Lebih Segar, NSX Tampil dengan Warna Baru Indy Yellow Pearl

Suara.com – Honda NSX hadir dengan warna baru Indy Yellow Pearl yang diperkenalkan pertama kalinya pada ajang Monterey Car Week 2019.

Melalui keterangan tertulis Honda, Indy Yellow Pearl menjadi warna spesial yang mengingatkan pada warna Spa Yellow, sebagai salah satu dari dua warna kuning pada NSX generasi pertama.

Spa Yellow atau dikenal sebagai “Indy Yellow” di beberapa daerah, diaplikasikan pada sekitar 20 persen unit NSX yang diproduksi pada 1997 dan 2003. Sedangkan pada era 2004-2005, Spa Yellow digantikan dengan Rio Yellow.

Proses produksi NSX dilakukan di Performance Manufacturing Center (PMC) Marysville, Ohio dengan mempertahankan performa tinggi dari sebuah Super Car.

Terkait tenaga, NSX didukung oleh mesin Sport Hybrid SH-AWD inovatif yang terdiri dari mesin V6 3,5L twin-turbocharged, transmisi kopling ganda 9 percepatan (9DCT), dan tiga motor listrik yang mampu memberikan torsi seketika.

Honda NSX hadir dengan warna baru. [Honda]Honda NSX hadir dengan warna baru. [Honda]

“NSX generasi kedua tampil canggih dengan menggunakan bahan aluminum berkualitas sehingga memiliki rigiditas yang tinggi, bodi yang ringkas dan performa keselamatan tinggi,” tulis Honda.

Pilihan warna baru NSX ini sudah dapat dipesan dengan pengiriman pertama di bulan November mendatang. Namun, untuk saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Honda, apakah super car legendaris ini juga akan diboyong ke Indonesia.

Begini Cara Praktis Beli Mobil Baru dan Bekas

Suara.com – Kemajuan teknologi membuat seluruh pelaku industri bergerak ke arah digitalalisasi, tidak terkecuali Astra Digital. Merambah dunia otomotif, perusahaan di bawah naungan Astra Internasional ini coba menawarkan kemudahan dalam urusan jual beli mobil.

CEO PT Astra Digital Internasional Djap Tet Fa mengatakan, beli mobil yang selama ini dilakukan masyarakat dengan cara datang ke pameran atau ke diler, kini dapat smartphone layaknya belanja di e-commerce.

“Zaman terus berubah, cara orang membeli mobil pun berubah. Melalui Seva.id kami ingin memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk meng-upgrade hidup yang serba digital ini menjadi lebih cepat dan simple untuk kebutuhan otomotif masyarakat,” ujar Djap Tet Fa, di Jakarta.

Djap Tet Fa menambahkan, calon pembeli dapat memanfaatkan beberapa fitur yang dirancang dan dibuat untuk memberikan kemudahan, mulai dari permintaan test drive ataupun membantu estimasi pembiayaan.

Aplikasi jual beli mobil, Seva.id. [Seva]Aplikasi jual beli mobil, Seva.id. [Seva]

“Sebagai marketplace otomotif di bawah Grup Astra menyajikan beragam mobil baru, mobil bekas berkualitas, hingga servis prioritas. Ini cara baru beli mobil pada era digital,” kata Djap Tet Fa.

Layanannya, tidak hanya terbatas pada pembelian mobil baru secara online di bawah naungan Grup Astra, tapi juga dapat melakukan pemesanan beragam merk mobil bekas. Ada juga layanan tukar tambah yang ingin memiliki mobil baru.

“Sebagai marketplace otomotif terintegrasi, Seva.id memberikan cara baru beli mobil yang lebih simple, lebih cepat, dan lebih baik,” tutupnya.

Hendak Dipotret, Motor 1 Milyar Ini Malah Digilas Kijang Innova yang Sedang Belajar Ngedrift

Suara.com – Nyesek, mungkin itulah yang terpikirkan setelah membaca pengakuan warganet yang viral satu ini.

Melalui media sosial Facebook, warganet dengan akun bernama En Es Suprayogo ini menuturkan pengalaman kurang menyenangkan yang ia alami.

Dalam sebuah postingan, warganet  menceritakan momen saat dirinya hendak memotret motor mewah buatan Italia, Ducati Multistrada.

Bukannya mendapat foto yang epic, justru gambar yang tertangkap kamera memperlihatkan motor tersebut berada dalam kondisi mengenaskan.

Hal tersebut terjadi lantaran motor tersebut digilas oleh seorang pengemudi Kijang Innova yang dalam foto tersebut terlihat berwarna putih.

Motor digilas bocah yang belajar ngedrift. (Facebook)Motor digilas bocah yang belajar ngedrift. (Facebook)

Menurut warganet tersebut, mobil tersebut rupanya dikendarai bocah yang ternyata sedang belajar untuk melakukan manuver ekstrem.

“Mau difoto, eh motor display seharga Rp 1 miliar ini terlindas bocah yang belajar ngedrift.” ujarnya.

Tak cuma itu, pihak penabrak motor tersebut disebut tidak mau mengganti rugi secara penuh akibat insiden tersebut.

“Ibu pelaku tidak mau ganti rugi kerusakan motor dan kamera yang rontok.” imbuhnya.

Mobil tersebut kabarnya merupakan peninggalan sang suami dari ibu pelaku, sehingga tidak bisa dijual untuk membayar ganti rugi.

Ducati Multistrada 1200. [Shutterstock]Ducati Multistrada 1200. [Shutterstock]

“Mobil tersebut merupakan satu-satunya peninggalan almarhum suaminya  dan hanya sanggup ganti maksimal Rp 5 juta.” tulis warganet tersebut.

Kisah inipun kemudian menyebar luas di media sosial. Aksi pengemudi Kijang Innova tersebut juga menjadi sorotan. Berikut beberapa komentar warganet.

“Belajar ngedrift? Belajar nyetir? Pinter amat, ngedrift pake Innova.” ujar Andree Indrawann.

“Jadi gini, kalau memang itu mobil satu-satunya peninggalan alm. Suaminya. Lantas, ngapa dipake buat drift? Belajar drifting pakai mobil MPV? Anda bercanda?” ujar Herlambang Hunter.

Yamaha Vixion Terbaru Banyak Dicela, Ternyata Ini Sebabnya

Suara.com – Jumat pekan lalu (16/8/2019), Yamaha melakukan penyegaran pada salah satu lini motor sport mereka, Yamaha Vixion.

Penyegaran tersebut berupa hadirnya warna baru untuk memikat konsumen. Beberapa dealer motor pun dikabarkan telah memajang stok dagangan Vixion terbaru ini.

Namun bukannya kesengsem, justru motor ini mendapat banyak respons negatif dari masyarakat. Setidaknya hal tersebut terlihat pada unggahan Instagram yang satu ini.

Yamaha Vixion terbaru. (Instagram/@agoez_bandz4)Yamaha Vixion terbaru. (Instagram/@agoez_bandz4)

Sebuah akun Instagram @agoez_bandz4 mengabarkan bahwa varian warna terbaru dari Yamaha Vixion tersebut kini sudah dapat ditemui di dealer.

“Warna baru Yamaha Vixion sudah nongkrong di dealer.” ujar akun tersebut.

Namun rupanya versi terbaru tersebut dikritik pedas. Hal ini dikarenakan desain motor tersebut yang dinilai aneh oleh mayoritas warganet.

Tak cuma itu, warna baru tersebut juga kurang diterima masyarakat. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Walaupun saya pengguna Yamaha, tapi menurutku Vixion ini adalah desain Yamaha yang tergagal.” ujar @rezanevada.

“Bagusan seri sebelumnya, yang advance.” ujar @shev_khoiir.

“Kalo menurutku mending warna item kalo yang merah kaya cuma ngecat aja.” ujar @galihrahadian_46.

Perpres Mobil Listrik Diteken, DFSK Mulai Analisis Pasar Indonesia

Suara.com – Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Sokonindo Automobile, Alex Pan mengaku sudah menerima rincian Perpres kendaraan listrik yang diteken Presiden Jokowi Dodo atau Jokowi pada awal Agustus ini.

Kendati demikian, hal ini rupanya tidak serta-merta membuat DFSK memboyong mobil listrik ke Indonesia. Menurut Alex, saat ini pihaknya masih mempelajari aturan tersebut.

“Kita akan menganalisis aturan yang dikeluarkan. Menghadirkan teknologi yang akan dibawa dari Tiongkok dan Amerika Serikat. Karena pabrik kami disana sudah mampu memproduksinya,” kata Alex, di sela acara test drive Glory 560, di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019).

Seperti diketahui, DFSK sebenarnya sudah memperkenalkan E3 sebagai kendaraan yang sepenuhnya bertenaga listrik di GIIAS 2019. Namun hal ini rupanya membuat produsen otomotif asal Cina ini belum cukup yakin untuk memasarkannya di Indonesia.

Alex mengatakan, pihaknya akan kembali memerkan produk tersebut melalui pameran khusus mobil listrik pada September mendatang.

“Di GIIAS sudah kita bawa. Tapi September nanti ada pameran mobil listrik. Kita akan lihat respon pasar mengenai mobil listrik,” terang Alex.

Melihat tren kendaraan listrik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama instansi terkait lainnya akan menggelar pameran mobil listrik pertama di tanah air, yakni Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019. Pameran ini akan mengambil tema ‘Electric Vehicle for Smart Transportation’.

Kepala BPPT Hammam Riza menyebut, pameran tersebut lebih condong kepada pengenalan teknologi terbaru terkait kendaraan listrik dan bentuk antisipasi masuknya tren kendaraan listrik ke Indonesia.

“Rangkaian peresmian launching dari Indonesia Electric Motor Show 2019, kita yakini kendaraan bermotor listrik ataupun KBL merupakan salah satu diseruptive technology. Tentu saja kita semua harus bisa mengantisipasi,” ujar Riza, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Penjualan Glory 560 Tembus 2.000 Unit Hingga Juli 2019

Suara.com – PT Sokonindo Autombile, produsen mobil DFSK di Indonesia, mengklaim telah membukukan 2.000 pemesanan untuk Glory 560 hingga Juli 2019. Pencapaian ini menjadikan Glory 560 sebagai tulang punggung penjualan produsen asal China tersebut di segmen Low SUV Indonesia.

Sales and Marketing Director of Sales Center PT Sokonindo Autombile, Alex Pan, berharap Glory 560 bisa semakin diterima oleh masyarakat Indonesia.

“Didukung oleh penampilan eksterior menarik, penglaman berkendara yang nyaman, power yang kuat, serta garansi 7 tahun atau 150.000 kilometer tentunya akan menarik perhatian dari konsumen untuk memilih Glory 560,” kata Alex, di sela test drive Glory 560, di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/2019).

Sementara Deputy Product Division Head PT Sokonindo Automobile, Ricky Humisar, mengatakan mobil dengan kapasitas 7 penumpang tersebut menyasar segmen anak muda dengan rentang usia 30 sampai 49 tahun.

“Kalau dari sisi pendapatan, total pendapatannya itu di atas Rp 15 juta per bulan,” ujar Ricky.

Lebih lanjut, Ricky menegaskan, target pasar DFSK Glory 560 adalah konsumen kelas menengah dengan domisili perkotaan yang ingin meningkatkan kualitas hidup.

DFSK Glory 560 datang dengan dimensi 4.515 mm x 1.815 mm x 1.735 mm, cukup untuk memberikan kesan tangguh. Dimensinya yang kompak juga memberi kesan mewah namun tetap bisa diandalkan untuk ketika melesat di jalan-jalan perkotaan.

Kesan luks dan modern juga terlihat pada sisi interior DFSK Glory 560 yang menggunakan material soft touch. Balutan kulit berkualitas dipadukan jahitan benang merah di jok untuk menambah kesan eksklusif.

Untuk urusan tenaga, DFSK Glory 560 mengandalkan mesin 1.500 cc berteknologi turbocharger bertenaga 150 PS di putaran 5.600 rpm dan torsi 230 Nm di rentang putaran 1.800 – 4.000 rpm. Tenaga ini disalurkan melalui transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) ke roda depan secara mantap lagi halus.

DFSK Glory 560 yang menantang Toyota Rush dan Daihatsu Terios di Indonesia dipasarkan mulai dari Rp 189 – Rp 239 juta.

Uji Coba Ganjil-genap Sepekan Diklaim Turunkan Polusi Udara 20 Persen

Suara.com – Perluasan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor dengan plat nomor (ganjil-genap) yang sudah diujicoba sepekan, diklaim oleh Pemprov DKI Jakarta menurunkan polusi udara sebesar 20 persen.

“Sesuai pengalaman, kita terjadi penurunan 20 persen polusi udara di Jakarta usai diterapkan masa sosialisasi perluasan ganjil-genap sepekan ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Sementara itu, di lokasi lainnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih juga mengatakan terjadi penurunan tingkat konsentrasi partikel polusi di udara setelah pembatasan kendaraan roda empat mulai disosialisasikan di 25 ruas jalanan ibu kota.

“Perluasan ganjil-genap signifikan (menurunkan tingkat polusi) karena kendaraan sumber polusi utama. Terjadi perbaikan kualitas udara dengan rata-rata 18,9 persen dibandingkan sebelum kebijakan ini diterapkan,” kata Andono di Bundaran HI.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI, hasil pemantauan PM2,5 di stasiun pemantau Bundaran HI setelah tujuh hari sosialisasi perluasan ganjil-genap mencapai 51.29. Adapun, titik minimal tercatat pada 42.37 dan maksimal 63.43.

Jumlah tersebut berkurang signifikan jika dibandingkan periode sebelum perluasan ganjil genap, yaitu rata-rata 63.29 dengan titik minimal 54.90 dan titik maksimal 75.05.

Andono menuturkan pihaknya tidak menargetkan angka tertentu pada konsentrasi Partikulat (PM2,5). Meski demikian, Andono menilai jika telah terjadi penurunan maka kualitas udara di sekitar stasiun pemantau sudah membaik.

Selain di Bundaran HI, dia menuturkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga memiliki alat ukur yang tersebar di beberapa lokasi. Andono mengaku masih memantau status PM2,5 di tempat lain sampai saat ini.

“Selain di Bundaran HI, PM2,5 ada di Kelapa Gading dan Jagakarsa. Mungkin kalau pakai PM lebih besar akan menghasilkan nilai yang lebih akurat. Namun, sekarang kami coba pakai alat ukur sesuai dengan yang ditetapkan,” ucap Andono. [Antara]

Sah, Ini Mobil Pertama yang Mengorbit pada Matahari di Luar Angkasa

Suara.com – Setiap setahun sekali, planet Bumi beserta seluruh isinya termasuk mobil-mobil milik penduduk Bumi, berevolusi mengelilingi matahari.

Namun rupanya ada juga mobil yang bisa mengelilingi Matahari tanpa berpijak dengan Bumi.

Dilansir dari Autoevolution, sebuah Tesla Roadster telah berhasil “jalan-jalan” di luar angkasa dan mengitari matahari.

Mobil tersebut rupanya adalah mobil yang diluncurkan oleh “Juragan” Tesla, Elon Musk menggunakan Falcon Heavy Rocket pada bulan Februari lalu tahun lalu.

Tak cuma sekali-dua kali, mobil tersebut mengitari Matahari sebanyak 1.003 kali, membuatnya menjadi mobil pertama yang mengorbit pada Matahari.

Starman dan mobil Tesla Roadster yang dikirim ke antariksa oleh roket SpaceX pada Februari 2018 sedang melesat di antariksa. [AFP/SpaceX]Starman dan mobil Tesla Roadster yang dikirim ke antariksa oleh roket SpaceX pada Februari 2018 sedang melesat di antariksa. [AFP/SpaceX]

Saat ini mobil tersebut tengah berada sejauh 185,5 juta mil atau sekitar 2.985 juta km. 

Yang menarik adalah, mobil tersebut dibubuhi boneka lengkap dengan baju antariksa layaknya pengemudi mobil luar angkasa.

Tak cuma itu, mobil tersebut juga diluncurkan dalam kondisi memutar lagu Space Oddity karya David Bowie. Jika baterai mobil tersebut masih bekerja, maka kemungkinan mobil tersebut telah memutar lagu ini setidaknya sebanyak 151,765 kali.

Punya Kaki-Kaki Layaknya Laba-Laba, Mobil Ini Siap Terjang Segala Medan

Suara.com – Dengan berkembangnya teknologi alat transportasi, seringkali muncul inovasi-inovasi unik. Seperti yang satu ini.

Berbekal desain yang aneh, mobil satu ini bakal siap mengajak pengendaranya untuk menjelajah beragam medan.

Berkapasitas satu penumpang, mobil tersebut dibekali dengan banyak keunikan. Salah satunya adalah bentuk kaki-kaki layaknya kaki laba-laba.

Tak cuma itu, mobil ini ditenagai oleh baterai, membuatnya menjadi mobil elektrik yang ramah lingkungan.

Dalam video tersebut, terlihat bentuk kaki-kaki yang menyerupai kaki laba-laba tersebut berfungsi untuk menyangga kendaraan sekaligus membuat kendaraan tersebut tetap seimbang dan bisa meliuk-liuk di permukaan tanah yang tidak rata.

Tak cuma itu, setiap roda bergerak secara mandiri dan tidak dihubungkan oleh poros layaknya roda mobil konvensional. Roda semacam ini berfungsi agar mobil tersebut bisa tetap bergerak seandainya salah satu roda tersangkut oleh objek di jalan.

Selain itu, mobil ini diklaim mempunyai bobot yang cukup ringan, membuat mobil ini mudah dikendarai.

Ditambah dengan mesin elektriknya, tentu membuat mobil tersebut memiliki suara yang sangat senyap. Keren kan?

Tangki Bensin Motor Terbakar, Respons Orang Ini Kelewat Kalem

Suara.com – Tangki pada sepeda motor memiliki fungsi untuk menampung bahan bakar. Namun tak cuma itu, tangki tersebut harus juga bisa melindungi bahan bakar dari beragam hal yang berpotensi membuat  terbakaratau meledak, termasuk dari api.

Namun terkadang ada saja orang yang iseng dan justru bermain api di sekitar tangki bahan bakar sepeda motor, seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, video yang memperlihatkan aksi orang iseng dengan tangki motornya yang tengah terbakar.

Bukannya panik, orang terebut justru terlihat asyik bermain dengan api tersebut. Berikut videonya.

Dalam video tersebut terlihat seorang yang bermain dengan api yang timbul dari tangki bahan bakarnya. Tak hanya itu, ia juga menyalakan rokok dengan api tersebut.

Layaknya dilakukan oleh profesional, aksi tersebut justru mengundang reaksi negatif dari warganet. Namun ada juga yang menganggap aksi orang ini justru menjadi hiburan. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Takutnya nanti akan ditiru anak-anak muda.” ujar Mamohammedasghar.

“Ghost Rider itukah kamu? ujar Nidanag Eduj Bean.

Basuh Interior, Cara Mencuci Mobil Orang Ini Tuai Sindiran Pedas

Suara.com – Acara cuci mobil memang salah satu agenda rutin pemilik mobil agar kendaraan kesayangan mereka tetap terlihat menawan dan bebas kotoran.

Walaupun demikian, mencuci mobil tidak boleh dilakukan secara asal-asalan, apalagi jika sampai seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, video yang memperlihatkan cara mencuci mobil anti mainstream. Layaknya di salon mobil mewah, bagian interior dari mobil ini tidak luput dari perawatan.

Hanya saja cara penanganan interior mobil ini justru malah membuat banyak pemilik mobil merasa ngilu.

Dalam video tersebut terlihat sebuah mobil yang tengah dicuci. Namun iterior mobil tersebut juga tak lupa dibilas.

Dengan banyaknya perangkat elektronik yang rawan konslet jika terkena air, tak heran banyak pemilik mobil yang merasa kesal dengan video tersebut. Merekapun melontarkan sejumlah sindiran pedas terhadap si pencuci mobil. Berikut beberapa komentar di antaranya.

“Kecerdasan mendatangi anda tetapi anda bergerak lebih cepat.” ujar Daniel Aarón Febles Hernandez.

“Orang-orang yang masih menggunakan kuas dan semprotan harus belajar dari video ini.” ujar Jose Marine.

Protes Pelarangan Mobil Tua, Deretan Kendaraan Langka Ini Bikin Salah Fokus

Suara.com – Polusi udara Jakarta memang sempat menjadi topik yang santer dibicarakan oleh masyarakat beberapa waktu yang lalu.

Imbasnya, Pemerintah Jakarta mengeluarkan  Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di mana salah satunya adalah pelarangan mobil dengan usia lebih dari 10 tahun.

Namun hal tersebut justru membuat pemilik mobil-mobil tua menggelar protes dengan memajang sederet mobil-mobil tua yang sangat mubazir jika aturan tersebut telah diterapkan.

Protes tersebut dilakukan di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia (17/8/2019) pada hari Sabtu yang lalu.

Aksi tersebut terungkap melalui sebuah foto di media sosial Facebook yang diunggah oleh Ifan Ramadhana di sebuah grup pecinta mobil tua.

Tua, langka dan eksotis. Berikut adalah beberapa mobil keren yang ikut aksi protes peraturan pelarangan mobil tua di ibukota. 

1. Toyota Supra

Toyota Supra. (Facebook/Ifan Ramadhana)Toyota Supra. (Facebook/Ifan Ramadhana)

2. Toyota Hachiroku

Toyota AE86 'Hachiroku'. (Facebook/Ifan Ramadhana)Toyota AE86 ‘Hachiroku’. (Facebook/Ifan Ramadhana)

3. Chevrolet Corvete Stingray

Chevrolet Corvete Stingray. (Facebook/Ifan Ramadhana)Chevrolet Corvete Stingray. (Facebook/Ifan Ramadhana)

4. Alfa Romeo 156

Alfa Romeo 156. (Facebook/Ifan Ramadhana)Alfa Romeo 156. (Facebook/Ifan Ramadhana)

5. Nissan GTR Wagon

Nissan GTR Wagon. (Facebook/Ifan Ramadhana)Nissan GTR Wagon. (Facebook/Ifan Ramadhana)

Uji Coba Master Scooter Package, Dongkrak Performa Motor

Suara.com – Setelah dirilis di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Master Scooter Special Package akhirnya diuji coba secara langsung oleh Journalist Max Community (JMC).

Master Scooter Special Package yang terdiri dari Master Durability SAE 10W-40 1 Liter, Master Engine Treatment, dan Master Gear Oil GL-5 SAE 80W-90. Ketiganya diuji dengan rute perjalanan Jakarta – Bogor, Jawa Barat.

“Khusus untuk Yamaha NMax, Master Scooter Special Package perlu sedikit dimodifikasi, mengingat kebutuhan pelumas mesin sebanyak 900 ml dan gear oil 150 ml. Jadi, kami menggunakan Master Durability SAE 10W-40 kemasan 1 liter dan menyesuaikan spesifikasi agar sesuai dengan piston forged yang digunakan Yamaha, terang Peter Dionisius, Promotion Manager PT Autochem Industry.

Dia menambahkan, pelumas mesin tersebut juga ditambah Master Gear Oil dengan Master Metal Treatment, agar volume oli gir di Yamaha NMax terpenuhi.

“Master Metal Treatment menjadi solusi untuk peningkatan performa mesin. Dengan teknologi nano ceramic, akan membuat gerakan antar komponen bergerak menjadi lebih licin sehingga mampu meningkatkan tenaga mesin,” tambahnya.

Hasil tes di Yamaha NMax, menunjukan terjadi peningkatan tenaga dan torsi mesin dengan putaran yang lebih rendah, ketimbang tanpa Master Metal Treatment. Tenaga maksimal mengalami kenaikan 0,2 HP dan torsi maksimal 0,2 NM.

Ilustrasi pelumas sepeda motor. [Shutterstock]Ilustrasi pelumas sepeda motor. [Shutterstock]

Sedangkan putaran mesin mengalami penurunan hingga 320 rpm. Kondisi awal tanpa MASTER Metal Treatment adalah 14,9 HP @ 7.530 rpm dan 14,3 NM @ 7.290 rpm menjadi 15,1 HP @7.470 rpm dan 14,5 NM@ 7.150 rpm.

Terakhir adalah Master Gear Oil yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal pada gir di motor matik. Berkodekan GL-5, merupakan spesifikasi yang dirancang khusus untuk pelumasan roda gigi dan SAE 80W-90, menjadi pilihan kekentalan yang tepat untuk kondisi iklim tropis di Indonesia.

Ekspansi, Prime Gears Sajikan Apparel Riding Lifestyle

Suara.com – Prime Gears berekspansi, distributor yang terkenal sebagai pemegang brand Arai dan RS Taichi di Indonesia, sekarang menyasar segmen lebih luas.

Nantinya, Apparel otomotif yang disediakan bukan sekadar berfungsi melindungi, tetapi juga menunjang kebutuhan gaya hidup (lifestyle) para rider.

“Sebelumnya, kami hanya fokus ke barang distributor (Arai dan Taichi). Ke depannya kami kembangkan produk ke brand lain yang sesuai dengan lifestyle. Akan ada apparel lifestyle protection,” jelas Arief Rakhmat Budiman, Sales & Distributor Manager Prime Gears, di sela Touring Kemerdekaan Journalist Max Community di Tenjolaya Park Bogor, baru-baru ini.

Kebanyakan pakaian pendukung pengendaraan seperti jaket, celana atau sepatu, memang mengedepankan unsur safety semata. Sementara faktor tampilan keren, sedikit dikesampingkan.

Prime Gears sendiri memang memiliki beberapa produk yang kental dengan fashion. Lelaki yang akrab disapa Erbe ini, mengambil contoh Helm Sircon Taichi yang merupakan brand premium dari Cargloss.

Model ini merupakan helm harian berkualitas tinggi dengan desain keren dan filosofis. Helm ini dikembangkan dari seri fullface Sircon VR. Kelir dasarnya hitam dengan grafis emas beraura gahar. Sementara grafisnya, mengedepankan unsur Jepang yang sangat kuat.

Prime Gears Sajikan Apparel Riding Lifestyle. [Suara.com/Manuel Jeghesta] Prime Gears Sajikan Apparel Riding Lifestyle. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Sosok samurai bertopeng setan (oni dalam bahasa Jepang) bertaring dijadikan grafis utama pada bagian sisi helm. Pada bagian atas, ada aksara jepang bertuliskan (Oni).

“Sebagai distributor, kami juga ingin lebih mengembangkan brand RS Taichi. Lewat produk helm, kami bisa lebih menampilkan brand tersebut. Kolaborasi ini kami lakukan dengan memproduksi helm lewat brand premium Sircon dari Cargloss,” jelas Erbe.

Terkait harga, helm ini dibanderol Rp 750 ribu dan bisa didapatkan di gerai Prime Gears yang berlokasi di Bintaro, Jakarta Selatan.

Pantang Telpon saat Motoran, Pemerintah Inggris Larang Perangkat Handsfree

Suara.com – Perangkat handsfree memang mempunyai beragam wujud. Ada yang berbentuk seperti earphone yang tertempel di telinga namun ada juga yang terpasang di helm layaknya intercom.

Walaupun canggih dan memudahkan pengendara kendaraan untuk berbicara atahu bahkan menelpon saat berkendara, rupanya perangkat ini dianggap tidak aman, khususnya oleh pemerintah Inggris.

Dilansir dari Motorcyclenews, Pemerintah Inggris tengah mempertimbangkan untuk melarang penggunaan perangkat handsfree sebagaimana pelarangan terhadap penggunaan handphone saat berkendara.

Dianggap mengganggu konsentrasi, bahaya penggunaan baik handphone serta handsfree disejajarkan dengan bahaya dari berkendara sambil mabuk.

Tak cuma itu, mereka juga berencana akan menambah denda bagi pengendara yang kedapatan menggunakan perangkat handsfree.

Ilustrasi berkendara menggunakan hands-free untuk menerima panggilan telepon. [Shutterstock]Ilustrasi berkendara menggunakan hands-free untuk menerima panggilan telepon. [Shutterstock]

“Ada kesalah pahaman bahwa handsfree itu aman digunakan. Kenyataannya perangkat ini membuat pengendara teralihkan perhatiannya dan pemerintah harus mempertimbangkan untuk melarang perangkat ini.” ujar Lilian Greenwod, Ketua Commons Select Commitee.

“Kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa sebenarnya bisa dihindari, kita butuh aturan ketat dan edukasi lebih agar jalanan lebih aman.” imbuhnya.

Touring Kemerdekaan, JMC Bangkitkan Spirit Solidaritas

Suara.com – Journalist Max Community (JMC) merayakan HUT ke-74 Republik Indonesia dengan menggelar touring bertajuk ‘Ride n Camp Journalist Max Community touring Kemerdekaan’, berlangsung 16-17 Agustus 2019.

Touring kemerdekaan ini diikuti puluhan member JMC dengan membelah malam Ibu Kota menuju destinasi wisata di Tenjolaya Park, Bogor, Jawa Barat. Perjalanan para jurnalis pengguna motor berlambang Garpu Tala kali ini terlindungi oleh Motolite dari Adira Insurance.

JMC juga berkesempatan menguji coba Master Scooter Package, yang mampu melindungi jantung pacu kendaraan selama perjalanan. Pada pagi hari, para member bersama masyarakat dan pengunjung tenggelam dalam upacara kemerdekaan dengan khidmat di area Helipad, sebagai lokasi upacara.

Usai upacara kemerdekaan, perwakilan JMC juga menyerahkan donasi kepada Yayasan Nurul Mubtadi, Pondok Pesantren yang juga menampung sebagian anak yatim.

Syamsul Maarif, Pengasuh Yayasan Nurul Mubtadi, mengucapkan terima kasih kepada JMC karena semangat kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada Pesantren dan anak yatim yang mereka bina di Yayasan tersebut.

“Kita sangat senang di Hari Kemerdekaan ini, teman-teman komunitas mau berbagi dan mendukung anak-anak di Yayasan Nurul Mubtadi. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” kata Maarif.

Selain memberikan donasi, JMC bersama para sponsor juga menyediakan hadiah berupa ban IRC berbagai tipe, dan goodie bag bagi para pengunjung dan masyarakat sekitar yang mengikuti beragam lomba 17-an di area Tenjolaya Park.

Muhammad Ikhsan, Sekertaris Jenderal JMC mengungkapkan, touring kemerdekaan 2019 merupakan bentuk kecintaan para anggota komunitas terhadap Indonesia. Selain itu, touring ini menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat solidaritas sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai safety dan kekompakan.

Journalist Max Community (JMC) merayakan HUT ke-74 Republik Indonesia dengan menggelar touring bertajuk ‘Ride n Camp Journalist Max Community touring Kemerdekaan’, pada 16-17 Agustus 2019. [Suara.com/Manuel Jeghesta]Journalist Max Community (JMC) merayakan HUT ke-74 Republik Indonesia dengan menggelar touring bertajuk ‘Ride n Camp Journalist Max Community touring Kemerdekaan’, pada 16-17 Agustus 2019. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Touring Kemerdekaan 2019 ini, sebagai bentuk rasa cintanya kepada Indonesia sekaligus menguatkan solidaritas antar member. Dalam touring yang biasa kita lakukan, kita punya misi untuk selalu mengampanyekan safety sebagai bagian utama dalam berkendara di mana pun,” ujar Ikhsan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor Touring kemerdekaaan JMC 2019 yakni Prime Gears, IRC Tire, Pertamina (persero), Adira Finance, Master Oil, Adira Isurance, Dyandra Promosindo dan Tenjolaya Park, Bogor, Jawa Barat, sehingga acara ini berlangsung dengan sukses.

Lobak Goreng dan Kopi Avokad, Teman Bermobil Sore Hari di Medan

Suara.com – Membayangkan lobak digoreng begitu saja tanpa dipotong-potong atau diolah terlebih dahulu, mungkin tak mengundang selera. Apalagi kemungkinan berbau sedikit langu. Namun bila diparut, diperas, dicampur bumbu dan dibentuk macam potongan cake serta dibalur tepung lantas digoreng, ceritanya bisa lain lagi.

Inilah salah satu kudapan khas dari salah satu tempat menyesap kopi di Medan. Termasuk anak-anak muda penyuka otomotif. Suara.com berkesempatan mencicipi, saat diajak dua rekan seperjalanan bermobil keliling ibu kota Provinsi Sumatera Utara bersama Toyota Kijang Innova. Kami singgah di Macehat Coffee, Jalan Karo No 20, Medan Petisah.

“Kini tempatnya sudah lebih keren, ada levelling. Dahulu tidak ada teras cukup tinggi seperti ini. Tamu duduk langsung bersebelahan dengan mobil parkir,” cerita Angela Anindita yang sudah kenal kedai minum ini sejak 2015.

Rekan Angela Anindita, Sari Saraswati juga menyebutkan, secara penampilan, kafe satu ini bisa disebut non Instagramable, atau anti mainstream, karena terlihat biasa saja. Namun hidangannya itu yang membuat mereka rindu.

Secara visual, lokasi memang terbilang sederhana. Bahkan mobil-mobil tetamu pun diparkir centang perenang. Ada sebuah produk Dong Feng Sokon (DFSK) di pojok, ditengarai milik sang empunya kafe. Sebuah mesin untuk mematangkan biji kopi atau roasting ditempatkan di area samping dekat bangunan utama, sementara pariwara bengkel Toyota tergantung di dinding.

Avocado Coffee Float bikin ngiler, dengan satu scoop cokelat, serbuk cokelat dan muisjes di atas avokad warna hijau dan diguyur kopi espresso [Suara.com/ukirsari].Avocado Coffee Float bikin ngiler, dengan satu scoop cokelat, serbuk cokelat dan muisjes di atas avokad warna hijau dan diguyur kopi espresso [Suara.com/ukirsari].

Salah satu minuman andalan Macehat Coffee adalah Avocado Coffee Float berlabel Rp 35.000 yang sungguh mantap. Kopi dibuat dari hasil roasting biji kopi Mandailing. Macehat Coffee menggunakan bahan kopi jenis Arabica 100 persen Single Origin, dan Strictly High Grown (SHG). Legitnya si avokad, berpadu lembut dan manisnya es krim cokelat, bulir-bulir cokelat beras alias muisjes, serta bubuk cokelat, yang dihidangkan bersama guyuran kopi espresso.

Lantas untuk kudapan pasangannya, tersedia lobak goreng. Namanya boleh jadi membuat orang salah sangka karena disangka lobak bulat digoreng langsung. Padahal diproses terlebih dahulu hingga menghasilkan hidangan yang gurih lagi unik.

Salam dari Medan!

Asuransi Astra: CSR Bertujuan Pelihara Branding, Namun Visinya Begini

Suara.com – Asuransi Astra menyerahkan plakat sebagai bentuk simbolis pelaksanaan revitalisasi sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Perwari Trisula, di Jalan Abdullah Lubis No 38, Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (19/8/2019).

Dijumpai dalam acara Media Gathering bersama Asuransi Astra di Adimulia Hotel Medan, Rudy Chen, Chief Executive Officer (CEO) Asuransi Astra menyebutkan bahwa sekolah PAUD Terpadu Perwari Trisula adalah salah satu lokasi pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR).

“CSR dilakukan untuk memelihara branding, namun kami melakukannya menggunakan hati. Sesuatu projek yang berkelanjutan,” papar Rudy Chen.

Senada adalah yang disebutkan Gunawan Salim, Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra,”Saya suka bahwa CSR itu datangnya dari hati.”

Sehingga, tak heran bila dalam menggarap CSR, Asuransi Astra berusaha memformulasikan bahwa hal-hal yang dilaksanakan akan berarti besar bagi para penerimanya di masa mendatang.

“Kami memiliki beberapa projek, dikerjakan bersama-sama dan bantuannya ditujukan kepada pihak yang sangat membutuhkan. Di sisi lain, kami juga melihat pada kondisi karyawan yang terdiri dari kaum milenial, di mana mereka juga memiliki ide dan visi selaras kondisi terkini. Bersama mereka, kami memiliki projek seperti Berkah Senyum yang fokus kepada manula, lantas Pijar Ilmu Pertama dan Kedua, dengan fokus pada pendidikan anak-anak,” tambah Gunawan Salim.

Untuk revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Asuransi Astra mengantongi daftar 25 sekolah akan direvitalisasi seperti yang dilakukan di PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan.

“Terdekat ada lagi yang mesti saya dan Pak Rudy (Rudy Chen) akan resmikian pada 31 Agustus 2019 nanti,” ujar Gunawan Salim sembari berbagi sebuah link YouTube.

“Inilah cerita tentang Ibu Agnes, yang memiliki anak-anak asuh usia PAUD yang jumlahnya mencapai 60 anak serta terus bertambah. Tak jarang ia menemukan bayi dititipkan begitu saja di depan pintu rumahnya. Setiap hari ia mengantar anak-anak usia sekolah yang lebih besar dari rumahnya dengan kendaraan, lantas membawa anak-anak kurang beruntung yang memerlukan pendidikan untuk diasuh di rumahnya,” lanjut Gunawan Salim.

Hal itulah, tandasnya, sebagai contoh mengapa Asuransi Astra ingin melakukan CSR dari hati. Sebuah visi untuk mengentaskan tunas-tunas bangsa, agar mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara.

5 Berita Terpopuler Otomotif: Mengendarai Motor Rupanya Mencerdaskan

Suara.com – Sering mengendarai motor rupanya bisa membuat seseorang lebih cerdas, demikian kesimpulan sebuah penelitian yang digelar oleh sejumlah ilmuwan di Jepang.

Dalam studi yang digelar oleh Ryuta Kawashima, Yamaha Jepang dan Tohoku University itu ditemukan bahwa menyebabkan “penuaan yang cerdas”.

Kabar tentang efek motoran terhadap kecerdasan ini merupakan satu dari lima berita terpopuler di kanal otomotif Suara.com pada Senin (19/8/2019). Berikut daftar lengkapnya:

1. Naik Motor Ternyata Bikin Cerdas, Kok Bisa?

Menggeber motor jenis sport di jalan raya Chiangmai, Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].Menggeber motor jenis sport di jalan raya Chiangmai, Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Menurut ilmuwan yang mengembangkan ‘Brain Age‘ sebuah game pelatihan mental yang tersedia di platform Nintendo DS, mengemukakan bahwa mengendarai motor dapat meningkatkan fungsi kognitif dari seseorang.

Riset ini dilakukan oleh Ryuta Kawashima yang bekerja sama dengan Yamaha Jepang dan Tohoku University. Riset ini bertujuan untuk mempelajari efek ‘motoran’ pada orang usia pertengahan.

Baca selengkapnya

2. Menyentuh, Aksi Kru Bus Sugeng Rahayu Ini Patut Diacungi Jempol, Kenapa?

Aksi Kru Bus Sugeng Rahayu. (Facebook)Aksi Kru Bus Sugeng Rahayu. (Facebook)

Bus AKAP identik dengan aksi ugal-ugalan dan kerap dituding jadi penyebab lakalantas. Pun demikian, baik sopir maupun kru bus juga tetap bisa menunjukkan sisi humanisnya. Seperti aksi menyentuh dari kru bus Sugeng Rahayu yang patut diacungi jempol.

Baru pada akhir bulan Juli 2019 sopir dan kernet PO Sugeng Rahayu viral karena ngeblong dan berujung dengan mendengarkan nasihat dari petugas kepolisian.

Baca selengkapnya

3. 5 Perayaan Nuansa Otomotif Paling Seru di HUT Kemerdekaan NKRI ke-74

Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla memasuki halaman Istana Merdeka sebelum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc].Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla memasuki halaman Istana Merdeka sebelum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc].

Membayangkan diri mengaspal di trek seperti driver balap Formula One atau F1? Ya, mengapa tidak? Hanya jet darat tidak tersedia, sehingga perlu diganti karung. Begitu juga soal roda, karena tidak ada, maka setiap peserta mesti ngesot. Lucu? Sudah pasti.

Itulah segi edukasi sekaligus inovasi dari acara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan NKRI yang kerap disebut sebagai lomba 17 Agustusan. Balap karung masuk acara favorit, bersama dengan lomba makan krupuk.

Baca selengkapnya

4. Bermobil Keliling Bhutan, Nonton Pesawat Landing dan Take Off Dramatis

National Memorial Chorten di Thimphu bagi Raja Jigme Dorjee Wangchuck (19281972) [Cherie (IG: never_stop_exploriiing)]National Memorial Chorten di Thimphu bagi Raja Jigme Dorjee Wangchuck (19281972) [Cherie (IG: never_stop_exploriiing)]

Seperti sudah saya duga, dalam tulisan sebelumnya saya membahas tentang Divine Madman, salah satu guru spiritual dalam kepercayaan masyarakat Bhutan yang memberikan filosofi lewat pengantara (maaf) berupa phallus alias Mr P, dan ternyata topik ini “laris”. Beberapa rekan berkomentar: mengapa saya tidak membawakan oleh-oleh atau cendera mata gantungan mobil berupa benda ini?

Sebenarnya, apa yang mereka katakan itu ada benarnya. Bahwa miniatur Mr P bisa dijadikan buah tangan, tak ubahnya beberapa lembar kain tenun khas atau gelang dan kalung buatan warga setempat di Bhutan.

Baca selengkapnya

5. Gelar CSR di Medan, Asuransi Astra Ajak Mengecat Dinding Sekolah

Rudy Chen, CEO Asuransi Astra membagikan tali asih kepada murid-murid PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan [Suara.com/ukirsari].Rudy Chen, CEO Asuransi Astra membagikan tali asih kepada murid-murid PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan [Suara.com/ukirsari].

Asuransi Astra menggelar acara Corporate Social Responsibility (CSR) di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Perwari Trisula, Jalan Abdullah Lubis No 38, Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada awal pekan ini, Senin (19/8/2019)

Seremoni berlangsung singkat, yaitu pemberian plakat sebagai bentuk simbolis bahwa pihak Asuransi Astra siap melakukan revitalisasi atas gedung sekolah yang sudah berdiri sejak 1957. Serta pemberian tali asih kepada anak-anak muridnya seperti boneka serta alat belajar.

Baca selengkapnya

Gelar CSR di Medan, Asuransi Astra Ajak Mengecat Dinding Sekolah

Suara.com – Asuransi Astra menggelar acara Corporate Social Responsibility (CSR) di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Perwari Trisula, Jalan Abdullah Lubis No 38, Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada awal pekan ini, Senin (19/8/2019)

Seremoni berlangsung singkat, yaitu pemberian plakat sebagai bentuk simbolis bahwa pihak Asuransi Astra siap melakukan revitalisasi atas gedung sekolah yang sudah berdiri sejak 1957. Serta pemberian tali asih kepada anak-anak muridnya seperti boneka serta alat belajar.

Namun di luar itu, ada sebentuk hal indah yang berhasil membangun keakraban antara jajaran manajemen Asuransi Astra dan para jurnalis, dengan murid-murid PAUD Terpadu Perwari Trisula. Yaitu, acara mengecat bersama bagian depan gedung sekolah yang dilakukan bersama-sama. Dan bukan memulas cat laiknya mewarnai satu bidang dinding, melainkan mengisi bagian-bagian dari sketsa tentang masa kanak-kanak dan dunia pendidikan hasil goresan seorang seniman setempat.

Canda tawa karena kurang rapinya pengecatan, tumpahan cat ke wajah, sampai kesabaran para jurnalis mengajak anak-anak kecil untuk membalurkan kuas yang dicelupkan ke warna tertentu dan digerakkan mengikuti garis itulah yang menghadirkan keseruan tersendiri.

Penyerahan plakat dari Asuransi Astra sebagai simbolis dimulainya acara revitalisasi bangunan gedung sekolah PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan [Suara.com/ukirsari].Penyerahan plakat dari Asuransi Astra sebagai simbolis dimulainya acara revitalisasi bangunan gedung sekolah PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan [Suara.com/ukirsari].

Seperti disebutkan oleh Rudy Chen, Chief Executive Officer (CEO) Asuransi Astra, “Kegiatan ini mengingatkan kita kepada masa kanak-kanak, betapa berharganya, dan pendidikan tidak boleh dikesampingkan. Karena itulah kami mengadakan acara ini.”

Sementara Gunawan Salim, Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra menambahkan, “Acara mengecat bersama ini membuat saya sadar, kita juga pernah menjadi anak-anak. Dan kalau bisa berbuat baik, mengapa tidak?”

Pihak Asuransi Astra juga menambahkan, melongok kondisi fisik awal dari sekolah dengan peletakan batu pertama dilakukan pada 17 Maret 1957 oleh Nyonya N Josua dan diberi nama Yayasan Sekolah Perwari serta dibuka mulai 18 Februari 1957 adalah kurang layak. Padahal berlokasi di dekat jalan besar. Dan sayangnya tidak mendapat perhatian.

Hal inilah yang menjadi pendorong Asuransi Astra untuk melakukan revitalisasi agar anak-anak layak menempati gedung ini. Dan kegiatan CSR di PAUD Terpadu Perwari Trisula, Medan ini adalah bagian dari #PijarIlmu. Yaitu bentuk komitmen CSR Asuransi Astra untuk mendukung program Astra International & Otoritas Jasa Keuangan dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak.

Manajemen Asuransi Astra bersama jurnalis dan para murid PAUD Terpadu Perwari Trisula Medan [Dok. Asuransi Astra].Manajemen Asuransi Astra bersama jurnalis dan para murid PAUD Terpadu Perwari Trisula Medan [Dok. Asuransi Astra].

Selamat menuntut ilmu anak-anak, semoga kelak kalian menjadi penerus bangsa yang membanggakan!

Naik Motor Ternyata Bikin Cerdas, Kok Bisa?

Suara.com – Menurut ilmuwan yang mengembangkan ‘Brain Age‘ sebuah game pelatihan mental yang tersedia di platform Nintendo DS, mengemukakan bahwa mengendarai motor dapat meningkatkan fungsi kognitif dari seseorang.

Riset ini dilakukan oleh Ryuta Kawashima yang bekerja sama dengan Yamaha Jepang dan Tohoku University. Riset ini bertujuan untuk mempelajari efek ‘motoran’ pada orang usia pertengahan.

Dikutip dari Rideapart , mereka menyimpulkan bahwa  mengendarai motor dapat menyebabkan penuaan yang cerdas. 

Sebelumnya, riset ini dilakukan dengan meneliti sejumlah 22 orang yang berusia 40 hingga 50 tahunan yang memiliki motor namun tidak mengendarainya selama setidaknya 10 tahun. Dari orang-orang tersebut, separuh dari mereka dibuat untuk mengendarai motor setiap hari selama dua bulan, sementara sisanya tidak boleh naik motor dalam rentang waktu yang sama.

Ilustrasi Motor di Tengah Kota. (pexels.com/Juhasz Imre)Ilustrasi Motor di Tengah Kota. (pexels.com/Juhasz Imre)

Setelah dua bulan, para rider ini menjalani tes untuk mengingat urutan angka yang terbalik. Hasilnya, mereka yang setiap hari ‘motoran’ mendapat skor 50% lebih tinggi, sementara yang tidak motoran, mereka mengalami penurunan skor.

Selain itu, mereka yang rutin motoran juga merasa lebih senang dan melakukan lebih sedikit kesalahan saat bekerja.

Hal ini disebabkan karena mengendarai motor menuntun kewaspadaan tingkat tinggi dan penyelesaian problem secara konstan. Menurut Kawashima, otak pengendara menjadi lebih aktif saat mengendarai motor.

”Kalian bisa memperbaiki kondisi mental kalian dengan simpel, yakni naik motor” ujar Kawashima, dikutip dari Rideapart.

Bermobil Keliling Bhutan, Nonton Pesawat Landing dan Take Off Dramatis

Suara.com – Seperti sudah saya duga, dalam tulisan sebelumnya saya membahas tentang Divine Madman, salah satu guru spiritual dalam kepercayaan masyarakat Bhutan yang memberikan filosofi lewat pengantara (maaf) berupa phallus alias Mr P, dan ternyata topik ini “laris”. Beberapa rekan berkomentar: mengapa saya tidak membawakan oleh-oleh atau cendera mata gantungan mobil berupa benda ini?

Sebenarnya, apa yang mereka katakan itu ada benarnya. Bahwa miniatur Mr P bisa dijadikan buah tangan, tak ubahnya beberapa lembar kain tenun khas atau gelang dan kalung buatan warga setempat di Bhutan.

Namun, jangankan membelinya, masuk ke toko souvenir pun saya malu, karena kemungkinan “bertemu” Mr P. Apalagi di sepanjang perjalanan, mulai rumah-rumah warga hingga tempat peribadatan banyak dijumpai keberadaannya dalam bentuk lukisan pada dinding dekat pintu.

Padahal, sejatinya saya bisa menitipkan pembelian cendera mata khas ini kepada Rinchen, driver mobil sewa saya, atau Kindey Duba, sang pemandu perjalanan. Karena bagaimanapun, kami bertiga menjadi satu tim dalam perjalanan bermobil keliling Bhutan.

Antara satu kota dengan lainnya, terbilang cukup jauh. Seperti Paro, lokasi bandara sebagai gerbang masuk negara berjuluk Druk Yul atau Land of the Thunder Dragon itu jaraknya sekitar delapan jam dari Thimphu, ibu kota Bhutan. Bila Kindey Duba dan Rinchen tidak sabar atau kurang ramah, waduh, rasanya perjalanan bakal terasa hambar, sehingga saya ingin cepat-cepat pulang, bukan?

Beruntung keduanya sangat penolong lagi murah senyum, sehingga meskipun ke Bhutan seorang diri, saya tidak merasa terasing. Perjalanan bermobil yang lama, serta diselingi menginap di hotel transit pun tidak terasa menghabiskan waktu, karena saya dijaga oleh orang-orang terpercaya ini.

Pemandu lokal dan driver yang selalu siap buat wisatawan di Bhutan [Cherie (IG: _never__stop__exploriiing_]Pemandu lokal dan driver yang selalu siap buat wisatawan di Bhutan [Cherie (IG: never_stop_exploriiing)]

Beberapa keunikan soal perjalanan bermobil telah saya ungkapkan dalam tulisan-tulisan sebelumnya. Seperti kesiapan Rinchen dalam preparasi mobil, sehingga setiap kali kami bertiga hendak bertolak ke suatu kota atau destinasi, pasti sudah rapi. Acara singgah di tempat pengisian bahan bakar pun tidak ada, karena sudah dilakukan selesai mereka mengantar saya ke hotel.

Satu lagi, meski namanya perjalanan bermobil dan berlibur, operasional wisata saya di Bhutan serasa “ngantor” saja. Yaitu, perjalanan dimulai pukul 09.00 pagi dan selalu sudah sampai di hotel atau tempat bermalam pada pukul 17.00. Benar-benar terasa 9 to 5, kan?

Hal itu disebabkan karena ketiadaan lampu penerangan di jalan-jalan luar kota Bhutan, sehingga malam hari tentunya gelap total. Juga, tidak dibolehkan melintasi jalan-jalan di lereng pegunungan di saat-saat menjelang petang. Peraturan ini tentunya menambah perasaan safe pula bagi para wisatawan yang bepergian di Bhutan.

Laman berikut adalah suguhan seru sebelum menjauh dari bandara Paro.

  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Jangan Ditiru, Atraksi Pemotor di Lembang Ini Bikin Geram Warganet

Suara.com – Atraksi yang dilakukan pengendara sepeda motor biasanya berlangsung seru dan menegangkan. Tapi atraksi tersebut tentu harus dilakukan di tempat yang aman, bukan di jalan umum seperti yang dilakukan pemotor di Lembang, Bandung, yang bikin geram warganet.

Belakangan ini, di kalangan pemotor, kegiatan Sunmori (Sunday morning ride) tengah menjadi tren dan semakin banyak diikuti.

Ada beberapa lokasi yang kerap dijadika lokasi untuk melakukan kegiatan Sunmori yaitu di Lembang, Bandung dan di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Sudah barang tentu, Sunmori hadir dengan tujuan positif di kalangan pengendara motor. Namun akibat beberapa ulah oknum pemotor, citra kegiatan Sunmori pun jadi buruk.

Teranyar, seorang pengendara sepeda motor Yamaha Aerox melakukan atraksi salah satu ruas jalan di Lembang, Bandung yang berisiko membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain.

Lewat jejaring Instagram, akun @nikunglembang mengunggah dua video yang menampilkan aksi pemotor Yamaha Aerox warna kuning tengah melakukan atraksi.

Atraksi tersebut sebetulnya cukup sederhana, pemotor hanya berdiri di atas motor yang tengah melaju dan menjaga keseimbangan agar tidak jatuh.

Atraksi Pemotor di Lembang. (Instagram/nikunglembang)Atraksi Pemotor di Lembang. (Instagram/nikunglembang)

Pengendara motor tersebut berhasil melakukan aksinya, berdiri di atas motor dan bahkan menempuh jarak yang cukup jauh.

Tapi sekali lagi, kesuksesan atraksi tersebut tidak bisa dibenarkan karena dilakukan di jalan umum dan berisiko membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Atraksi Pemotor di Lembang. (Instagram/nikunglembang)Atraksi Pemotor di Lembang. (Instagram/nikunglembang)

Tak lama setelah diunggah, warganet pun ramai memberi komentar bernada kesal terkait atraksi pengendara motor di Lembang.

“Dari video ini dapat disimpulkan kalau si rider jago mancing, tapi mancing keributan,” kata @djamblangkebon.

“Haduh, menjelek-jelekan nama Aerox aja nih.” Ujar @damnshot.id

Menyentuh, Aksi Kru Bus Sugeng Rahayu Ini Patut Diacungi Jempol, Kenapa?

Suara.com – Bus AKAP identik dengan aksi ugal-ugalan dan kerap dituding jadi penyebab lakalantas. Pun demikian, baik sopir maupun kru bus juga tetap bisa menunjukkan sisi humanisnya. Seperti aksi menyentuh dari kru bus Sugeng Rahayu yang patut diacungi jempol.

Baru pada akhir bulan Juli 2019 sopir dan kernet PO Sugeng Rahayu viral karena ngeblong dan berujung dengan mendengarkan nasihat dari petugas kepolisian.

Kali ini berbeda, lewat video amatir seorang kru bus Sugeng Rahayu terlihat menggendong penumpang yang disabilitas.

Penumpang yang berjenis kelamin pria itu tak bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya, sehingga harus menggunakan alat bantu.

Namun kru bus Sugeng Rahayu ini berinisiatif untuk menggendong keluar bus, bahkan sampai ke ruang tunggu.

Aksi kru bus Sugeng Rahayu yang menggendong penumpang disabilitas ini pun menuai komentar positif dari warganet dan seolah mengubah kesan sopir dan kru bus yang dikenal ugal-ugalan.

“Terima kasih atas pelayanan dan ketulusannya. Semoga selalu diberikan kelancaran,” kata Ditemani.

“Meskipun sopirnya ugal-ugalan tapi Aku salut karena masih punya rasa kemanusiaan. Terus lanjutkan solidaritasmu tanpa batas lur.” Ujar Bang Luc.

Kena Santet, Sepeda Motor Turun Mesin Karena Paku Misterius di Dalam Mesin

Suara.com – Di Indonesia masih banyak hal yang berkaitan dengan klenik, seperti ilmu santet yang identik dengan ilmu hitam. Jika santet biasanya diarahkan ke manusia, kali ini sebuah sepeda motor jadi korban santet, sampai turun mesin, karena paku misterius yang ditemukan di dalam mesin.

Lewat jejaring Facebook, warganet bernama Tyo mengunggah gambar tangkap layar status WhatsApp.

Di gambar itu terlihat bagian dalam mesin motor, yang terdapat yang di dalam blok, dan sebuah gir yang dilepas dan dipegang.

Dengan diberi lingkaran merah, pada gir yang dilepas, terlihat sebuah keplaa paku. Barulah diketahui kalau oaku tersebut jadi penyebab mesin motor rusak dan tidak bekerja sebagaimana mestinya hingga berakhir dengan turun mesin.

Di bawah gambar tersebut terdapat tulisan “Gara-gara paku beli mesin baru. Besi aja bisa rusak apalagi perutmu,”

Motor Kena Santet. (Facebook/Tyo)Motor Kena Santet. (Facebook/Tyo)

Kabarnya sepeda motor tersebut digunakkan untuk ajang balap motor dan diduga, paku yang ditemukan di dalam mesin berasal dari rival yang melakukan persaingan tidak sehat.

Menilik kolom komentar, banyak warganet yang pernah mengalami sendiri kejadian mesin motor yang disantet, dan ditemukan benda aneh-aneh di dalamnya.

“Sekarang udah masuk era 4.0 mbah, udah digitalisasi istilahnya. Kalau motor kompetisi, hal begitu mah udah biasa. Dulu era 2-tak masih rame, tangki BBM isinya bisa jadi air kembang, padahal di race pertama masih aman,” kata Asmo.

“Percaya nggak percaya tapi emang nyta mbah. Dulu waktu masih rame dunia racing (drag liar) di Pekalongan, motor temenku sempet kena. Piston set berubah jadi kresek hitam. Kalau dipikir pakai otak mah nggak nyampe. Dari awal setting udah enak, giliran start auto mogok.” Beber Niam.

5 Perayaan Nuansa Otomotif Paling Seru di HUT Kemerdekaan NKRI ke-74

Suara.com – Membayangkan diri mengaspal di trek seperti driver balap Formula One atau F1? Ya, mengapa tidak? Hanya jet darat tidak tersedia, sehingga perlu diganti karung. Begitu juga soal roda, karena tidak ada, maka setiap peserta mesti ngesot. Lucu? Sudah pasti.

Itulah segi edukasi sekaligus inovasi dari acara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan NKRI yang kerap disebut sebagai lomba 17 Agustusan. Balap karung masuk acara favorit, bersama dengan lomba makan krupuk.

Sementara, di Kompleks Istana Kenegaraan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, menjelang Detik-detik Peringatan HUT Kemerdekaan NKRI dan sesudahnya, tersedia spot foto menarik yang menampilkan dua Cadillac kepresidenan dari era sebelum Presiden Joko Widodo.

Inilah lima hal paling menarik dari sektor otomotif yang dipetik mulai hari peringatan Kemerdekaan Indonesia, sampai akhir pekan, Minggu (18/8/2019).

1. Selain Mobil Presiden Jokowi, Ada Dua Lagi di HUT Kemerdekaan RI ke-74

Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla memasuki halaman Istana Merdeka sebelum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc].Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla memasuki halaman Istana Merdeka sebelum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Peringatan HUT RI tersebut mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc].

Saat menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan NKRI ke-74 (17/8/2019), Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo hadir mengendarai Mercedes-Benz S600 Pullman Guard Limousine menuju Istana Merdeka di Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Uniknya, selain Mercedes-Benz S600 Pullman Guard Limousine, di lokasi Kompleks Istana Kepresidenan juga diparkir dua unit mobil kepresidenan era Presiden Soeharto.

Baca selengkapnya

2. Peringati Hari Kemerdekaan RI, Purwakarta Gelar Pawai Mobil Hias

Sejumlah warga mengikuti karnaval mobil hias kemerdekaan di jalan RE Martadinata, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2019). Peserta karnaval dengan berbagai kreasi kendaraan hias berasal dari instansi pemerintah, kelompok seni, masyarakat dan perusahaan swasta dalam rangka peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj].Sejumlah warga mengikuti karnaval mobil hias kemerdekaan di jalan RE Martadinata, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2019). Peserta karnaval dengan berbagai kreasi kendaraan hias berasal dari instansi pemerintah, kelompok seni, masyarakat dan perusahaan swasta dalam rangka peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj].

Beragam mata acara memperingati hari kemerdekaan NKRI diperingati di seluruh penjuru Tanah Air. Beberapa yang populer antara lain adalah karnaval busana para pejuang serta busana tradisional, panjat pinang, serta makan kerupuk. Kabupaten Purwakarta di Provinsi Jawa Barat mengadakan pawai mobil hias untuk momentum ini.

Dikutip dari kantor berita Antara, parade mobil itu dilangsungkan di wilayah perkotaan Purwakarta.

Baca selengkapnya

3. Inovatif dan Edukatif, Balap Karung 17 Agustusan Pakai Helm

Sejumlah peserta beradu cepat dalam lomba balap karung helm di lapangan RT 02 dan 03/04, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2019). Lomba balap karung helm ini diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc].Sejumlah peserta beradu cepat dalam lomba balap karung helm di lapangan RT 02 dan 03/04, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2019). Lomba balap karung helm ini diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc].

Helm, peranti pelindung kepala untuk kegiatan bersepeda motor sampai balap kaliber dunia Formula One (F1) serta MotoGP ternyata memiliki makna yang lebih luas. Yaitu digunakan sebagai salah satu persyaratan ikut serta lomba 17 Agustusan. Yaitu acara seru mulai tingkat Rukun Tetangga (RI) di seantero Tanah Air, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-74.

Dikutip dari kantor berita Antara, paling tidak ada tiga area penyelenggaraan lomba balap karung menggunakan peranti safety kepala bernama helm ini. Yaitu di Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dusun Banjarsari, Desa Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sampai Way Tatan, Kota Bandarlampung.

Baca selengkapnya

4. Peringati HUT NKRI di Bogor dan Borobudur, HDCI Dukung Program Presiden

Presiden Joko Widodo Pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh].Presiden Joko Widodo Pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh].

Presiden NKRI Joko Widodo atau Jokowi tampil di Sidang Umum Bersama DPR/MPR pada Jumat lalu (16/8/2019) dan menyampaikan pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia yang ke-74.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak gentar menghadapi persaingan global. Sumber daya manusia (SDM) yang unggul memiliki kreativitas, inovasi dan kecepatan untuk bersaing secara global sehingga mampu melompati bangsa-bangsa lain di dunia. Tercakup di dalamnya adalah pembuatan mobil listrik serta pengembangan bahan baku baterai listrik milik Tanah Air.

Baca selengkapnya

5. Rayakan HUT RI ke-74, Festival Merah Putih Mitra Gojek Tembus 250 Kota

Sejumlah Mitra Pengemudi antre untuk mendapatkan jaket berlogo baru Gojek saat Festival Apresiasi Mitra di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019). Festival Apresiasi Mitra itu untuk memberikan apresiasi kepada mitra Gojek sekaligus mengenalkan logo dan membagikan jaket baru [ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ama].Sejumlah Mitra Pengemudi antre untuk mendapatkan jaket berlogo baru Gojek saat Festival Apresiasi Mitra di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019). Festival Apresiasi Mitra itu untuk memberikan apresiasi kepada mitra Gojek sekaligus mengenalkan logo dan membagikan jaket baru [ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ama].

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perusahaan decacorn Indonesia, Gojek merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan NKRI ke-74 dengan cara spesial. Yaitu melibatkan seluruh mitra pengemudinya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Paling tidak, jumlahnya tembus 50 ribu orang. Dikemas dalam nama Festival Merah Putih Mitra Gojek.

Dikutip dari kantor berita Antara, penyelenggaraan acara ini berlangsung serentak di 256 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Baca selengkapnya

Miris, Sekelompok Anak SMA Hadang dan Rusak Mobil di Sudirman Saat Konvoi

Suara.com – Seorang pemobil harus mengalami kejadian tak mengenakkan, setelah mobilnya dihadang dan dirusak oleh sekelompok anak SMA saat hendak keluar di sebuah gedung di kawasan Sudirman, Jakarta Seatan.

Aksi barbar sekleompok anak SMA ini terekam dashcam yang dipasang oleh pengemudi mobil, yang kemudian jadi barang bukti saat melaporkan ke petugas kepolisian.

Kejadian ini pun lantas viral setelah videonya diunggah di jejaring Instagram oleh akun @dashcam_owners_indonesia.

Lewat video berdurasi 26 detik itu, terlihat sekelompok anak SMA yang tengah konvoi menepi di tepi jalan Sudirman, mengeluarkan gestur mengancam sampai merusak mobil.

Akun @dashcam_owners_indonesia pun menjelaskan kronologi kejadian “Awal mula pelapor (pengemudi mobil) ingin keluar jalan ke Sudirman, persisnya di gedung Chess Plaza, namun akses jalannya tertutup dengan adanya sekumpulan anak sekolah ini, dan pelapor, karena terburu-buru lalu menerobos barisan anak sekolah ini,”

“Tidak tahu kenapa, segerombolan anak ini malah mengejar dan merusak mobil pelapor sampai persimpangan Semanggi, dan langsung dilaporkan ke Polantas yang sedang berjaga, dan polisi un langsung bergegas mencoba menghadang anak sekolah tersebut,” sambungnya.

Lebih lanjut, kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (17/8/2019) saat peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Alhasil, insiden ini pun ramai dikomentari warganet, mengingat saat momen peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia malah diwarnai oleh insiden yang tidak pantas, yang mirisnya dilakukan oleh sekelompok anak SMA.

“dan terjadinya tanggal 17 Agustus, miris,” komentar @aditjawir singkat.

“Tolong ganti kata-kata anak sekolah, karena menurut Saya, sikap mereka tak mencermikan anak sekolah,” kata @id_milan.

“Mungkin konvoi gak jelas, ditegur nggak terima karena rame merasa jagoan.” Ujar @daniel_trisnadi.

Wajib Catat, Inilah Tips Memilih Mobil Keluarga dari Ahlinya

Suara.com – Acara Xpander Pinter Bener Family Festival yang digelar di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada Minggu (18/8/2019) menghadirkan empat orang YouTuber yang terkenal ahli urusan otomotif khususnya mobil. Dalam sesi talkshow, mereka pun membeberkan beberapa faktor saat akan memilih mobil keluarga.

Sesi talkshow yang berlangsung pada pukul 16.00 WIB itu dihadiri oleh Fitra Eri, Ridwan Hanif, Mas Wahid dan juga Motomobi atau yang lebih dikenal dengan Om Mobi.

Selain membagikan pengalaman dengan Mitsubishi Xpander, mereka juga memberikan beberapa tips dalam memilih mobil keluarga. Apa saja?

1. Kapasitas

Om Mobi yang pertama kali menjawab pun menjelaskan kalau kapasitas adalah hal yang utama dalam memilih mobil keluarga.

“Kalau Saya sih, yang pertama itu pasti kapasitas. Karena kalau mobil keluarga kan, tentu untuk bepergian bersama keluarga. Jadi kalau mobilnya lega, jadi enak untuk jalan bareng keluarga,” katanya.

2. Desain, Kenyamanan dan Harga Jual Kembali

Berikutnya adalah Mas Wahid, pria asal Semarang yang juga seorang YouTuber ini menjelaskan tiga hal yang harus dimiliki sebuah mobil keluarga.

“Yang pertama desain, sebisa mungkin mobil keluarga itu punya desain yang ganteng, jadi nggak malu-maluin kalau dibawa bepergian,” kata Mas Wahid.

Mobil keluarga, menurut Mas Wahid haruslah bisa memberikan kenyamanan untuk penumpangnya “Nah yang kedua ini wajib, wajib ada di mobil keluarga, yaitu kenyamanan. Karena kita bawa keluarga kalau mobilnya nggak nyaman kan nggak enak,”

“Terus juga harga jual kembali, seperti Mitsubishi Xpander ini lah, contohnya. Sepengetahuan saya, harga jual kembali mobil ini masih tinggi, bahkan penurunannya pun nggak banyak,” terang Mas Wahid.

Xpander Pinter Bener Family Festival di Stadion Mandala Krida, Minggu (18/08/2019). (Mobimoto.com/Praba Mustika)Xpander Pinter Bener Family Festival di Stadion Mandala Krida, Minggu (18/08/2019). (Mobimoto.com/Praba Mustika)

3. Bicarakan dengan Keluarga dan Perhatikan After Sales Service-nya.

Menurut Ridwan Hanif, hal pertama yang harus dilakukan saat mencari mobil keluarga adalah membicarakan dengan keluarga.

“Pertama itu keluarga harus suka dulu sama mobilnya, jadi harus tanya sama istri bahkan sama anak juga,” buka Ridwan Hanif.

After sales service, juga jadi hal yang tak kalah penting saat memilih mobil keluarga “Nah, terus after sales service, kayak Xpander nih, dari Saya beli belum pernah ngeluarin ongkos untuk bengkel. Saya servis di bengkel resmi dan masih di-cover sampai 50 ribu kilometer atau tiga tahun. Jadi enak, biaya buat servis rutin bisa dipakai buat senang-senang bareng kelaurga,”

4. Pengemudi Juga Harus Nyaman

Mantan pembalap, Fitra Eri yang suka mengemudi menekankan kalau mobil keluarga juga harus memberikan kenyamanan untuk para pengemudinya.

“Kalau Saya, suka mengemudi, jadi pengemudi juga harus nyaman saat mengemudikan mobil keluarga,” katanya.

Melanjutkan “Karena biasanya mobil keluarga kan nggak terlalu memperhatikan kenyamanan pengemudi, ya pasti kenyamanan penumpang kan. Tapi kalau pengemudi saja sudah bisa nyaman, pasti penumpang juga nyaman.”

Ini Kata Keluarga Muda yang Hadiri Xpander Pinter Bener Family Festival

Suara.com – Sudah dua hari acara Xpander Pinter Bener Family Festival digelar di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Terlihat banyak keluarga muda yang mengunjungi Xpander Pinter Bener Family Festival di Yogyakarta.

Acara yang berlangsung pada 17 – 18 Agustus 2019 ini berlangsung meriah karena menghadirkan banyak bintang tamu.

Pada hari kedua, Minggu (18/08/2019) masih banyak terlihat keluarga muda yang meramaikan acara tersebut.

Salah satu sesi yang ditunggu adalah talkshow bersama beberapa pakar otomotif di Indonesia, mulai dari Fitra Eri, Ridwan Hanif, Motomobi hingga Mas Wahid.

Tentu ada alasan lain, mengapa mereka hadir ke Xpander Pinter Bener Family Festival. Kira-kira apa saja, ya?

Xpander Pinter Bener Family Festival di Stadion Mandala Krida, Minggu (18/08/2019). (Mobimoto.com/Praba Mustika)Xpander Pinter Bener Family Festival di Stadion Mandala Krida, Minggu (18/08/2019). (Mobimoto.com/Praba Mustika)

Ginanjar dan Iva, pasangan suami istri dari Gamping, Sleman mengaku hadir ke acara Xpander Pinter Bener Family Festival untuk mengisi waktu luang.

“Kalo Xpander sih belum punya, tapi kalo pengennya sih malah (beli) Pajero,” kata Ginanjar.

Lalu ada Andre dan Ika, pasangan keluarga muda yang sudah memiliki mobil Mitsubshi Xpander dan ingin mengikuti serunya acara Xpander Pinter Bener Family Festival.

“Sebenarnya udah punya, cuma karena kita pengen tahu di Jogja seberapa banyak sih yang punya Xpander, termasuk yang baru juga mungkin,” kata Andre menjelaskan.

Tak sekadar punya, Andre juga tergabung ke komunitas XMOC (Xpander Mitsubishi Owner Club Indonesia) di Yogyakarta.

“Kalau saat ini sih belum ada rencana untuk (beli) mobil baru, karena ya baru setahun juga punya Xpander dan masih enak banget untuk mobil keluarga,” jelas Andre.

5 Hal Seru Seputar Mobil Listrik yang Dibincangkan Pekan Ini

Suara.com – Setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang kendaraan bermotor listrik, produk-produk non-emisi ini pun segera dikenalkan kembali kepada khalayak. Tak tanggung-tanggung, wadahnya adalah pidato kenegaraan dalam Sidang Umum Bersama DPR/MPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

Selain itu, ada pula regulasi yang disusun oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia. Termasuk ketegorinya. Bila datang dalam kondisi utuh atau Completely Built Up (CBU) maka implementasi hukumnya dijabarkan dengan detail. Demikian pula bila datang dalam kondisi terurai atau Completely Knocked Down (CKD), maka memiliki aturan yang mesti dipatuhi.

Berikut adalah lima (5) artikel paling menarik seputar mobil listrik dengan cakupan se-Tanah Air atau nasional. Selamat menikmati.

1. Sidang MPR, Presiden Joko Widodo Sebut Bahan Baterai dan Mobil Listrik

Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019) [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama].Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019) [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama].

Hadir mengenakan busana tradisional Sasak dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam Sidang Umum Bersama DPR-MPR di Gedung MPR/DPR/DPD RI Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Presiden NKRI Joko Widodo atau Jokowi  menjadikan sektor industri otomotif sebagai salah satu topik.

Dalam pidato kenegaraannya di pembukaan Sidang Umum Bersama DPR-MPR, mantan wali kota Solo serta gubernur DKI Jakarta ini secara khusus menyatakan ketersediaan bahan baku bijih logam.

Baca selengkapnya

2. Perpres Mobil Listrik dan Regulasi Ada, Isi Ulang Baterai Gratis

Suasana peresmian Stasiun Pengisian Listrik BPPT [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Suasana peresmian Stasiun Pengisian Listrik BPPT [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Peraturan Presiden atau Perpres mobil listrik telah ditandatangani Presiden Joko Widodo atau Jokowi dua pekan lalu (5/8/2019). Kini, diteruskan dengan proses pengundangan di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM).

Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia atau Polri juga telah menerbitkan regulasi kendaraan berpenggerak motor. Sehingga ujung-ujungnya, para konsumen atau calon peminat kendaraan listrik bakal semakin jelas mendefinisikan produk-produk terelektrifikasi ini.

Baca selengkapnya

3. Kendaraan Listrik Anda CBU atau CKD? Begini Aturan dari Polri

Nissan LEAF. Sebagai ilustrasi mobil listrik [Pixabay]Nissan LEAF. Sebagai ilustrasi mobil listrik [Pixabay]

Agar kendaraan bertenaga listrik yang dimiliki warga Indonesia bisa melintas ruas-ruas jalans seantero negeri kita, Kepolisian Republik Indonesia atau Polri telah menerbitkan ketentuan. Termasuk sisi kelengkapan si kendaraan, lengkap dengan cara pengadaannya, apakah Completely Built-Up (CBU) atau Completely Knocked-Down (CKD).

Apakah hal ini penting?

Baca selengkapnya

4. Viar Mulai Riset Daur Ulang Baterai Sepeda Motor Listrik

Sepeda motor listrik Viar. [Suara.com/Adam Iyasa] Sepeda motor listrik Viar. [Suara.com/Adam Iyasa]

PT Triangle Motorindo selaku produsen sepeda motor listrik Viar di Indonesia mengaku sudah mulai mempelajari teknologi daur ulang baterai.

Kendaraan listrik memang dikenal ramah lingkungan, tetapi salah satu masalahnya saat ini adalah baterai bekas. Jika tak didaur ulang dengan baik, baterai kendaraan listrik akan menjadi limbah berbahaya.

Baca selengkapnya

5. Perpres Mobil Listrik Diteken, Bukan Berarti yang Didorong Produk Impor

Stasiun Pengisian Listrik BPPT [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].Stasiun Pengisian Listrik BPPT [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Agus Tjahajana Wirakusumah, seorang pengamat otomotif berharap adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 bukan berarti membuat industri otomotif yang sudah tumbuh akan dikesampingkan. Dalam artian, demi mengejar produk-produk bertenaga listrik, maka manufaktur dengan kendaraan mesin konvensional dikorbankan, bahkan menjadi mati.

Menurutnya, rencana pemerintah untuk mendorong percepatan produksi kendaraan listrik bisa memiliki esensi yang salah jika tidak diperhitungkan.

Baca selengkapnya

Jarang yang Tahu, Toyota Pernah Rilis Yaris Edisi Superman, Ini Wujudnya

Suara.com – Berbagai cara dilakukan produsen mobil untuk menarik minat pasar, salah satunya adalah dengan membuat edisi khusus. Siapa sangka, Toyota pernah merilis Toyota Yaris edisi Superman yang jarang orang tahu.

Namun sebelumnya, jangan membayangkan mobil tersebut akan hadir dengan sentuhan sporty atau elegan, Toyota Yaris edisi Superman ini malah jadi buah bibir warganet karena desainnya. Memang seperti apa sih, wujudnya?

Melalui jejaring Instagram, akun @wheelsaroundme mengunggah foto Toyota Yaris edisi Superman di salah satu ruas jalan.

Diketahui, Toyota Yaris Superman Limited Edition–nama asli–hadir pertama kali di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2006.

Akun @wheelsaroundme menjelaskan detail mobil tersebut pada bagian caption dalam bahasa Inggris, yang jika diterjemahkan berarti “Sebagian bilang mobil ini jelek, yang lain bilang mobil ricer (plesetan dari racer) dari pabriknya. Aku sendiri mengatakan ini mobil yang keren karena aku sangat menginginkannya saat pertama kali melihatnya di usia 8 tahun, di ajang IIMS 2006. Inilah mobil langka Toyota Yaris 1.5E Superman Limited Edition!”

Toyota Yaris Superman Limited Edition. (Instagram/wheelsaroundme)Toyota Yaris Superman Limited Edition. (Instagram/wheelsaroundme)

“Toyota meluncurkan mobil edisi terbatas ini di tahun 2006, sebuah Yaris yang dipenuhi stiker Superman di sisi eksterior dan aksesori bertemakan Superman di bagian interior,” sambung @wheelsaroundme.

Pemilik akun @wheelsaroundme mengaku begitu senang saat mendapati ada Toyota Yaris edisi Superman dengan kondisi yang masih orisinal.

“Aku melihat mobil ini 30 menit yang lalu dan merasa kagum karena Aku tidak pernah melihat mobil ini lagi selama 13 tahun lamanya. Sebuah mobil yang sangat unik, satu-satunya mobil Toyota bertema Superman yang pernah dijual di Indonesia… Tanpa kaca film sehingga Aku bisa melihat interior bernuansa Superman dengan kulit setir warna biru yang masih terlihat seperti baru. Jelas @wheelsaroundme.

Toyota Yaris Superman Limited Edition. (Instagram/wheelsaroundme)Toyota Yaris Superman Limited Edition. (Instagram/wheelsaroundme)

Tak sendiri, banyak warganet yang juga kagum dengan Toyota Yaris edisi Superman yang masih begitu orisinil tanpa banyak sentuhan modifikasi.

“Stikernya juga masih dalam kondisi yang bagus,” kata @adiyatmak kagum.

“Orang yang nggak tahu, bakal ngira versi Superman ini di-rice sama pemiliknya,” ujar @abandonedcarsofindonesia.

“Saya masih bingung apa niat Toyota bikin mobil ini. BTW kira-kira tempat tisunya masih ada nggak ya?” Ujar @fajarbidurhani.

Kelaparan, Driver Ojek Online Pesan Ojol Lain Untuk Antarkan Makanan

Suara.com – Kehadiran ojek online alias ojol memang memudahkan masyarakat, bahkan untuk urusan perut sekalipun. Tak hanya masyarakat, driver ojol pun dimudahkan karena ia juga bisa memesan makanan via driver ojol lainnya saat kelaparan.

Kejadian ini dialami dan diceritakan oleh driver ojol yang cukup aktif di jejaring Twitter bernama @ryan_nus.

Lewat jejaring Twitter, ia mengunggah beberapa foto disertai cuitan singkat “Gue udah kelar 30 poin, laper, nggak ada tukang makanan lewat dan meutuskan order GoFood,”

Salah satu gambar yang diunggah @ryan_nus memang memperlihatkan bahwa hari itu ia sudah menyelesaikan 30 orderan dari 34 orderan masuk.

Ojol Pesan Ojol. (Twitter/ryan_nus)Ojol Pesan Ojol. (Twitter/ryan_nus)

Tidak sendiri, ternyata driver ojol yang melakukan order ke ojol yang lain juga sering dilakukan oleh beberapa driver ojol lain.

Seperti driver ojol bernama @encistwantoo yang menyahuti unggahan @ryan_nus.

“Kita juga sering bro, kalau lagi pas narik terus lapar, order gofood deh. Kalau dikasih lebih pada nggak mau, kayak sama siapa aja pake dilebihin segala, suka gimana gitu dah hati ini,” katanya.

“Gue juga sering gitu kok, ya itung-itung bantu temen yang belum tupo,” tulis @adjiRDI.

“Harusnya pesen pada diri sendiri aja wkwk.” Ujar @UrLithium bercanda.

Mendadak Blank, Polisi PJR Selamatkan Sopir Truk yang Menepi di Bahu Jalan

Suara.com – Seorang polisi harus bisa bertindak tegas, menindak siapa yang melakukan pelanggaran. Tapi yang dilakukan seorang polisi PJR (Patroli Jalan Raya) melihat sopir truk menepi di bahu jalan ini lain. Sopir truk yang mendadak blank pun dibantu oleh polsii PJR yang melintas.

Melalui jejaring Twitter, warganet bernama @geekkboyy mengunggah foto yang disertai cuitan yang berisi kronologi kejadian tersebut.

“Bapak sopir ini mungkin bekerja tanpa istirahat, bahkan sedang sakit pun dia bekerja,” cuit @geekkboyy.

Pada foto tersebut terlihat seorang petugas kepolisian memapah pria, yang diduga merupakan sopir truk menuju ke mobil PJR.

“Singkat cerita, karena tensi darah naik, pengelihatan sopir ini mendadak gelap dan menepi di pinggir jalan yang dilarang untuk parkir atau menepi,” sambung @geekkboyy.

Polisi PJR Bantu Sopir Truk. (Twitter)Polisi PJR Bantu Sopir Truk. (Twitter)

Ia melanjutkan cuitan “Tiba-tiba ada mobil anggota polisi PJR yang melintas. Setelah melihat kondisi sopir yang sakit, bukannya ditilang malah ditolong. Selanjutnya oleh petugas, sopir ini dilarikan ke RS terdekat,”

Dijelaskan pula, kejadian tersebut memang sudah lama terjadi namun @geekkboyy ingin menunjukkan bahwa banyak petugas polisi PJR yang bisa diandalkan.

“Kejadian tanggal 10 Agustus 2017. Terima kasih untuk pak Budi Purwanto untuk pelayanannya.” Jelas @geekkboyy membeberkan nama polisi PJR yang membantu sopir truk tersebut.

Sementara itu di kolom komentar, banyak warganet yang ikut salut dan mengapresiasi tindakan polisi yang melakukan aksi humanis.

“Bagusan gini, berhenti dulu dan respek untuk pak polisi,” kata @VenusJKT48.

“Respek untuk keduanya, yang satu tidak memaksa meski keadaan sakit dan berani ambil risiko daripada nekat jalan tapi membahayakan orang lain, yang satu lagi menerapkan moral hukum di atas peraturan hukum, salut.” Ujar @Alviadevana.

Rayakan HUT RI ke-74, Festival Merah Putih Mitra Gojek Tembus 250 Kota

Suara.com – Berbeda dengan tahun sebelumnya, perusahaan decacorn Indonesia, Gojek merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan NKRI ke-74 dengan cara spesial. Yaitu melibatkan seluruh mitra pengemudinya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Paling tidak, jumlahnya tembus 50 ribu orang. Dikemas dalam nama Festival Merah Putih Mitra Gojek.

Dikutip dari kantor berita Antara, penyelenggaraan acara ini berlangsung serentak di 256 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Sebagai perusahaan karya anak bangsa, kemerdekaan punya makna tersendiri bagi kami. Semangat kemerdekaan untuk terus maju membuat Indonesia bangga, tidak hanya diadopsi oleh kami, namun jutaan mitra yang selalu berusaha memberikan pelayanan prima. Oleh karenanya, Gojek hari ini turut berpartisipasi dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia dengan mengadakan Festival Merah Putih Mitra Gojek,” jelas Nadiem Makarim, Founder dan CEO Gojek, Sabtu (17/8/2019).

Sejumlah Mitra Pengemudi mendapatkan jaket berlogo baru Gojek saat Festival Apresiasi Mitra di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019). Festival Apresiasi Mitra itu untuk memberikan apresiasi kepada mitra Gojek sekaligus mengenalkan logo dan membagikan jaket baru[ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ama].Sejumlah Mitra Pengemudi mendapatkan jaket berlogo baru Gojek saat Festival Apresiasi Mitra di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019). Festival Apresiasi Mitra itu untuk memberikan apresiasi kepada mitra Gojek sekaligus mengenalkan logo dan membagikan jaket baru [ANTARA FOTO/Didik Suhartono/ama].

Nadiem Makarim menandaskan, bahwa jutaan mitra yang memberikan pelayanan terbaik dan memanfaatkan teknologi untuk hidup lebih baik merupakan elemen penting penggerak perkembangan ekonomi digital.

Acara Festival Merah Putih Mitra Gojek sendiri diperingati bersama para mitra dengan menggelar upacara dan mengenakan atribut baru dengan logo merah putih di dada.

Hans Patuwo, Chief Operations Officer Gojek yang menjadi inspektur upacara HUT ke-74 RI di Lapangan Buperta Cibubur, Jawa Barat, mengatakan bahwa melalui kemitraan yang telah terjalin, Gojek dan mitra menjadi teladan sekaligus pelopor layanan berbasis digital di Indonesia yang telah membantu jutaan masyarakat Indonesia menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

“Harapan kami, semakin banyak mitra Gojek yang membawa dampak positif bagi keluarga dan lingkungannya masing-masing,” tukas Hans Patuwo.

Dalam Festival Merah Putih Mitra Gojek, digelar bazaar Gojek Swadaya. Lewat acara ini, mitra memiliki kesempatan untuk mengenal lebih jauh ragam program yang dihadirkan Gojek untuk mendukung kesejahteraan mereka dan keluarga.

Bekerja sama dengan beragam institusi yang memiliki kesamaan visi, Gojek memberikan mitra pengemudi akses khusus terhadap ragam layanan finansial, keringanan biaya operasional, dan produk asuransi terjangkau.

Festival Merah Putih Mitra Gojek ini adalah acara puncak dari Kirab Nasional Merajut Nusantara sebagai bagian dari peringatan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia. Kegiatan itu sendii telah diselenggarakan sejak awal Agustus 2019 dengan atribut baru untuk menandai dimulainya babak baru sejarah Gojek.

“Keberanian mitra-mitra kami untuk memanfaatkan teknologi patut diacungi jempol. Dari yang tidak bisa menggunakan smartphone sekarang bisa melayani jutaan pengguna Gojek. Dari yang tidak punya rekening bank sekarang bisa punya perencanaan keuangan bahkan mencicil rumah lewat KPR,” terang Nadiem Makarim.

Ia menyatakan pula bahwa mitra pengemudi GoJek telah berevolusi menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing dan membawa Indonesia menjadi pemain utama ekonomi digital di Asia Tenggara.

Selamat Hari Merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia!